News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Dituntut 10 Tahun dan 3 Bulan

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono 10 tahun dan 3 bulan penjara. Jaksa menilai Andhi terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp58,9 miliar.
Jumat, 8 Maret 2024 - 14:40 WIB
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024).
Sumber :
  • tvOnenews - Haris

tvOnenews.com - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono 10 tahun dan 3 bulan penjara. Jaksa menilai Andhi terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp58,9 miliar.

“Menyatakan terdakwa Andhi Pramono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa Joko Hermawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap terdakwa Andhi Pramono dengan pidana penjara selama 10 tahun dan 3 bulan," sambung dia.

Selain itu, Jaksa juga menuntut Andhi membayar denda Rp1 miliar. Nantinya, apabila denda tak dibayar, akan diganti dengan pidana badan selama 6 bulan.

"Pidana denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," jelasnya.

Lebih jauh, hal yang memberatkan tuntutan itu yakni Andhi tak mengakui perbuatannya dan telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sementara hal yang meringankan tuntutan yakni Andhi bersikap sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum.

"Hal-hal memberatkan. Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Perbuatan terdakwa telah merusak kepercayaan masyarakat kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Terdakwa tidak mengakui perbuatannya," ujar jaksa.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jaksa menyakini Andhi Pramono melanggar pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono menerima gratifikasi dengan total nilai Rp58,9 miliar yang terdiri dari mata uang rupiah dan mata uang asing.

"Bahwa Terdakwa sejak tanggal 22 Maret 2012 sampai dengan tanggal 27 Januari 2023 atau setidak-tidaknya pada waktu antara tahun 2012 sampai dengan tahun 2023, telah menerima gratifikasi berupa uang seluruhnya berjumlah Rp50.286.275.189,79 (Rp50,2 miliar) dan USD264,500 atau setara dengan Rp3.800.871.000,00 (Rp3,8 miliar) serta SGD409,000 atau setara dengan Rp4.886.970.000,00 (Rp4,8 miliar) atau sekira jumlah tersebut," kata JPU saat membacakan dakwaan di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2023).(har/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curhat Thoriq Alkatiri Wasit Berlisensi FIFA Nimbrung di Kolom Komentar Dedi Mulyadi, Resah Banyak Calo Pajak Kendaraan

Curhat Thoriq Alkatiri Wasit Berlisensi FIFA Nimbrung di Kolom Komentar Dedi Mulyadi, Resah Banyak Calo Pajak Kendaraan

Di kolom komentar unggahan Instagram Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), wasit FIFA, Thoriq Alkatiri mengaku belum bayar pajak kendaraan bermotor akibat calo.
Soroti Prinsip BoP yang Berubah, Pakar Nilai Pemerintah Perlu Hati-Hati Ambil Langkah Kebijakan Internasional

Soroti Prinsip BoP yang Berubah, Pakar Nilai Pemerintah Perlu Hati-Hati Ambil Langkah Kebijakan Internasional

Pengamat hukum internasional, Hikmahanto Juwana menyoroti perkembangan terbaru soal Board of Peace (BoP) serta bergabungnya Indonesia dalam organisasi tersebut.
Inter Milan Full Senyum! AS Roma Pincang Jelang Duel Krusial Lawan Nerazzurri di Giuseppe Meazza, 4 Pilar Tim Tamu Masih Cedera

Inter Milan Full Senyum! AS Roma Pincang Jelang Duel Krusial Lawan Nerazzurri di Giuseppe Meazza, 4 Pilar Tim Tamu Masih Cedera

AS Roma menghadapi ujian berat jelang lawatan ke markas Inter Milan. Tim ibu kota Italia terancam tampil pincang karena harus kehilangan empat pemain penting.
Hasil Man City Vs Liverpool: Haaland Hattrick, The Reds Hancur Lebur usai Kalah Telak 4-0

Hasil Man City Vs Liverpool: Haaland Hattrick, The Reds Hancur Lebur usai Kalah Telak 4-0

Erling Haaland cetak hattrick dan penalti, Man City hancurkan Liverpool 4-0 di Piala FA. Guardiola catat rekor 8 semifinal Wembley beruntun.
Peacekeeper Indonesia Jadi Korban Lagi Usai 3 Prajurit Gugur, Menlu Sugiono Desak PBB Beri Jaminan Keamanan

Peacekeeper Indonesia Jadi Korban Lagi Usai 3 Prajurit Gugur, Menlu Sugiono Desak PBB Beri Jaminan Keamanan

Insiden baru yang menimpa Peacekeeper Indonesia lagi menjadi rentetan serangan yang menimpa pasukan RI dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Gagal Bersinar di Liverpool, Wonderkid Italia Giovanni Leoni Siap Dipulangkan Inter Milan Musim Panas Nanti

Gagal Bersinar di Liverpool, Wonderkid Italia Giovanni Leoni Siap Dipulangkan Inter Milan Musim Panas Nanti

Klub Liga Italia, Inter Milan kembali menghidupkan minat mereka terhadap bek muda Liverpool, Giovanni Leoni, menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral