News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terduga Teroris Ditangkap, Pengamanan di Sampit Diperketat

Pascapenangkapan 2 orang terduga teroris di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), aparat keamanan setempat akan semakin meningkatkan pengamanan
Kamis, 23 Desember 2021 - 13:26 WIB
Personel Brimob Detasemen B Pelopor Polda Kalteng tengah menggelar apel gelar pasukan
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Pascapenangkapan 2 orang terduga teroris di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), aparat keamanan setempat akan semakin meningkatkan pengamanan di sana. Apalagi diketahui, para terduga teroris itu sudah melakukan perekrutan kader atau anggota di Sampit, serta akan melakukan aksi teror pada malam pergantian tahun mendatang.

"Kami telah menyusun rencana kontigensi bila sewaktu-waktu terjadi perubahan situasi. Pengamanan akan kami lakukan baik secara terbuka maupun tertutup," tegas Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Kamis (23/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika sebelumnya pengamanan lebih difokus ke masalah arus lalu lintas, sekarang perhatian aparat juga diarahkan untuk mengawasi secara ketat objek-objek vital dan rumah ibadah, serta titik-titik rawan yang sudah dipetakan aparat sebelumnya.

Kapolres juga menyebutkan, hingga saat ini pihaknya terus berkordinasi Tim Densus 88 Antiteror, untuk menjamin masalah keamanan di Kotim sepanjang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

Seperti yang diketahui, Selasa malam (21/12/2021) lalu, tim Densus 88 anti teror bersama Satbrimob Polda Kalteng, berhasil meringkus 2 orang terduga teroris jaringan jaringan teroris kelompok Anshorud Daulah (AD) yang berafiliasi ke ISIS di Timur Tengah.

Kedua orang yang tertangkap tersebut berinisial AT dan AA, yang ditangkap di rumah kontrakan mereka yang juga dijadikan usaha rumah makan di Jalan Pemuda, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang.

Hasil penggeledahan di rumah mereka, Tim Densus 88 berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat tuduhan jika mereka memang bagian dari kelompok teroris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti yang diamankan tersebut di antaranya 3 buah senjata airsoftgun laras panjang dan pendek beserta gotri atau amunisinya, senjata tajam jenis pisau, dan sejumlah buku yang berisi tentang ideologi mereka.

Menurut Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Eko Saputro, para terduga teroris tersebut sudah melakukan perekrutan anggota atau kader di Sampit, dan mereka merencanakan akan melakukan aksi teror atau yang mereka namakan aksi amaliyah saat malam pergantian tahun mendatang. (Didi Syachwani/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral