GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menara Angin Pabrikan PT Kenertec Power System Menjulang Tinggi di Lima Benua

Kebun angin pertama dan terbesar di Indonesia yang terletak di Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan ini merupakan wujud komitmen Indonesia dalam merealisasikan bauran energi primer Energi Baru dan Terbarukan sebesar 23%.
Senin, 25 Maret 2024 - 13:29 WIB
Menara angin yang diproduksi PT Kenertec Power System (PT KPS) dipasok untuk pembangunan PLTB Sidrap.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Masih ingat dengan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin) Sidrap yang dibangun pada 2017 lalu? Kebun angin pertama dan terbesar di Indonesia yang terletak di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan ini merupakan wujud komitmen Indonesia dalam merealisasikan bauran energi primer Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025.

Pembangunan PLTB Sidrap yang mampu mengaliri listrik di sebagian wilayah Sulawesi ini sejatinya tak lepas dari peran PT Kenertec Power System (PT KPS) sebagai pemasok menara angin. Pada proyek tersebut, PT KPS sebagai satu-satunya perusahaan pembuatan menara angin di Indonesia yang mengirimkan 30 unit menara angin dari basis produksinya yang berlokasi di Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berdiri di area seluas 29 ha, PT Kenertec Power System adalah satu-satunya perusahaan menara angin di Indonesia. Selama 17 tahun, kami telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan penyedia layanan turbin angin terkemuka di dunia,” ujar Mr. Choi Chang Don, General Manager Marketing PT KPS.

PT Kenertec Power System bukanlah pemain baru dalam penyediaan menara angin di Indonesia maupun di kancah internasional. Berdiri sejak tahun 2006, menara angin PT Kenertec Power System telah menjulang tinggi di puluhan negara yang tersebar daratan Amerika, Afrika, Australia, Asia dan Eropa. 

Beberapa kota yang menjadi tujuan ekspor menara angin PT Kenertec Power System di antaranya adalah kota Brisbane di Australia, Port Elizabeth di Afrika Selatan, Vancouver, Houston dan San Diego di Amerika Serikat. Sedangkan di Eropa, menara angin PT Kenertec diekspor ke kota Cuxhaven di Jerman, Paldiskti di Estonia serta Klaipeda di Lithuania. Dan di daratan Asia, menara angin PT Kenertec dikirim ke Kandla dan Chennai di India.
Energi angin atau energi bayu menjadi cabang industri energi yang telah berkembang dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir di seluruh dunia. 

Alasannya karena angin disebut sebagai sumber energi alternatif terbersih karena menimbulkan dampak buruk yang lebih sedikit daripada sumber energi lainnya. Penggunaan energi angin melalui menara angin tidak menghasilkan emisi karbon dioksida, gas rumah kaca maupun senyawa kimia berbahaya. Selain itu pembangkit listrik berenergi angin cenderung menggunakan lebih sedikit lahan daripada pembangkit listrik tenaga alternatif lainnya, lantaran dapat dibangun di lahan pertanian atau peternakan dan hanya menggunakan sebagian kecil lahan.

tvonenews

Menara angin juga terbilang lebih awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang dengan rata-rata usia pemakaian 15-20 tahun. Di PT Kenertec Power System, pembuatan menara angin melewati banyak tahapan, mulai dari pemotongan material, bevelling, bending, longseam, hingga finishing. Seluruh tahapan dilakukan dengan teliti oleh pekerja yang berpengalaman. 

“Untuk menjaga kualitas produk, kami selalu memperhatikan performa mesin, tenaga kerja atau manpower, kualitas bahan baku serta kepatuhan pada metode pengerjaan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Demi menjaga kualitas bisnis perusahaan, PT KPS juga telah mengantongi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, Sertifikat SMK3, DIN 18800-7 Class E, DIN EN ISO 3834-2 serta sederet sertifikat pendukung lainnya. PT KPS juga memiliki sertifikat TKDN, di mana 30-40% bahan baku produksinya merupakan produk dalam negeri. 

PT KPS merupakan unit usaha dari Korindo Group yang bergerak di bidang produksi menara angin. Berdiri sejak tahun 2006, PT KPS memiliki visi menjadi produsen menara angin kelas dunia. Guna meningkatkan kualitas produk, PT KPS terus mengembangkan inovasi dan pemberdayaan karyawan lewat beragam pelatihan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup kembali mencatatkan prestasi melalui penghargaan Best Employer Brand yang diraih Telkom untuk kedua kalinya secara berturut-turut serta penghargaan Learning Champion yang diraih Telkomsel.
FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

Persib Bandung bakal ketiban durian runtuh seiring dengan pemanggilan Frans Putros ke Timnas Irak. Hal ini bisa berujung kepada hadiah signifikan yang diberikan oleh FIFA.
Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Interaksi antara Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengajak anaknya Cece Lyn blusukan ke rumah warga tuai sorotan publik. Malah minta 'cari' baby.
Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai ketidakpastian ekonomi adalah sebuah keniscayaan. Sebab, situasi geopolitik dunia saat ini membuat dinamika ekonomi menjadi sulit diprediksi.
Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Tersangka kasus badut pembunuh ibu mertua dan penganiaya istri, Satuan (43), si badut di Mojokerto, diperiksa ahli psikologi forensik.
Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan pekerjaan baru bagi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cicadas Bandung sebagai solusi agar tetap berpenghasilan.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral