News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pos Indonesia Salurkan Bansos PKH dan Sembako di Palembang saat Ramadan dan Idulfitri

PT Pos Indonesia (Persero) atau Pos IND selalu menunjukkan komitmen untuk menjalani amanah pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) program PKH dan sembako.
Kamis, 18 April 2024 - 19:46 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) atau Pos IND selalu menunjukkan komitmen untuk menjalani amanah pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) program PKH dan sembako.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - PT Pos Indonesia (Persero) atau Pos IND selalu menunjukkan komitmen untuk menjalani amanah pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) program PKH dan sembako. Bahkan, penyaluran bansos tersebut tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan hingga libur Hari Raya Idulfitri 1445 Hijiriah atau Lebaran 2024.

Kota Palembang menjadi salah satu lokasi yang dituju Pos IND dalam penyaluran bansos program PKH dan sembako selama bulan Ramadan dan libur Lebaran ini pada April 2024. Penyaluran pun dilaksanakan oleh Kantorpos KCU Palembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IGM Kantorpos KCU Palembang Fendi Anjasmara menjelaskan pihaknya telah menyalurkan bansos tersebut kepada 67.613 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Menurutnya, alokasi penyaluran bantuan itu pun berjalan dengan lancar.

"Alokasinya di triwulan I itu sebanyak 67.613 KPM dan realisasinya sudah mencapai 60.562 atau sekitar 89,57 persen," ujar Fendi.

Fendi memastikan penyaluran bansos dapat berjalan dengan baik lantaran pihaknya melakukan sejumlah metode seperti penyaluran melalui Kantorpos, komunitas, dan door to door. Ketiga metode tersebut sudah kerap dilakukan Pos Indonesia dan selalu berhasil dilakukan hingga saat ini.

"Mekanismenya seperti biasa semua penerima kami beri surat panggilan untuk datang ke Kantorpos masing-masing atau ke titik-titik bagi yang sudah kami tentukan (komunitas). Lalu, mereka membawa KTP aslinya. Apabila tidak bisa hadir, mereka bisa diwakili oleh anggota keluarga yang satu KK," kata Fendi.

"Dan apabila tidak ada yang mewakili, nanti kami akan datangi ke rumahnya. Kami salurkan langsung ke tempat-tempat mereka tinggal," lanjutnya.

Dalam penyaluran bansos PKH dan sembako, Pos IND selalu melakukan percepatan dengan menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC). Aplikasi tersebut bertujuan untuk membantu percepatan pembayaran, termasuk penyaluran bansos PKH dan sembako.

"Aplikasi ini tentunya sangat membantu sekali bagi kita. Dan memang itu salah satu syarat wajib untuk menyalurkan. Karena setiap penerima yang disalurkan, kami wajib mengambil foto wajahnya, foto KTP-nya dan surat panggilannya," jelas Fendi.

"Dan di situ nanti akan langsung terekam geotagging-nya. Tempat di mana penerima mengambil bantuannya. Makanya tanpa ada PGC, penyaluran menjadi manual. Dan itu sangat riskan sekali," tuturnya.

Kehadiran aplikasi PGC ini juga membantu para petugas juru bayar Kantorpos dalam melakukan pembayaran yang masuk dalam kategori wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Termasuk di daerah-daerah Palembang seperti Kabupaten Musi Banyu Asin, Bayung Lencir, Oki Sungai Menang, Cengal.

Di mana para petugas akan menghadapi kendala sinyal sehingga proses dokumen dalam pembayaran melalui online sulit direalisasikan. Kini, kendala tersebut kini sudah bisa diatasi karena aplikasi PGC memungkinkan petugas tetap melakukan proses pembayaran dengan mode offline. 

Upaya-upaya lain juga dilakukan agar penyaluran bansos ini di wilayah 3T ini bisa berjalan dengan baik. Misalnya, meminta agar masyarakat bisa mengambil di tempat-tempat yang sudah ditentukan.

"Khusus di bulan Ramadan ini, kami menyalurkan ke wilayah-wilayah yang dia terdapat sinyal. Bagi masyarakat yang dia blank spot, tidak ada sinyal di sana, kami meminta mereka supaya mengambil di tempat-tempat yang sudah kita tentukan. Karena waktu bulan Ramadan ini sangat terbatas sekali. Kami harus selesai menyalurkan sebelum Idulfitri," tuturnya.

Selain itu, Pos IND juga selalu melakukan koordinasi ke sejumlah pihak ketika ingin melakukan penyaluran. Mulai dari petugas dinas sosial, TKH, TKSK, serta melibatkan kelurahan, kecamatan, hingga RT RW.

PT Pos Indonesia (Persero) atau Pos IND selalu menunjukkan komitmen untuk menjalani amanah pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) program PKH dan sembako.

KPM Terbantu Kehadiran Pos Indonesia

Ungkapan syukur dan apresiasi KPM terhadap pelayanan Pos Indonesia
Berbagai upaya dan pelayanan terbaik Pos Indonesia dalam menyalurkan bansos PKH dan sembako berbuah hasil. Banyak KPM sudah menerima dan merasakan bansos yang disalurkan Pos Indonesia, termasuk KPM di Palembang.

Salah satunya adalah KPM bernama Winarti. Ia merupakan KPM yang mendapat bansos melalui metode door to door alias diantar langsung ke rumah.

"Alhamdulillah, ini langsung dianterin, jadi kami tidak ke Kantorpos," kata Winarti.

Winarti mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp400 ribu, serta mendapat beberapa bahan sembako seperti beras lima kologram, minyak, mie instan, telur, kecap, dan bumbu penyedap. Ia pun bahagia bisa mendapatkan bantuan ini. Ibu yang kegiatan sehari-harinya sebagai penjual kerupuk ini mengaku bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kehidupan rumah tangganya.

"Alhamdulillah terbantu sekali kalau kami. Alhamdulillah pokoknya dapat bantuan ini, pokoknya lebih dari cukup, anak saya bisa makan," ujarnya.

Winarti juga senang karena mendapat pelayanan yang baik dari petugas Kantorpos. "Baik, ramah-ramah, dan tidak mempersulit kami," katanya.

Ungkapan bahagia juga dilontarkan KPM lainnya, Najemah. Ia mengaku telah mendapat bantuan ini dengan mengambilnya di Kantorpos.

"Ke sini ngambil bantuan BPNT, sebesar Rp600.000," kata Najemah.

Bagi Najemah, bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. 

"Sangat membantu kak, soalnya kan kita dari duit ini bisa beli pampers dan segala macem. Terutama untuk makan," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Najemah berharap bantuan ini bisa terus dilanjutkan pemerintah. Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan ini.

"Saya sangat berterimakasih atas bantuannya yang diberikan kepada saya dan yang lainnya. Dan saya terima kasih juga kepada Kantorpos yang telah menyalurkan bantuan ini," tutur Najemah.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Cantik Berkelas! Sherly Tjoanda Ternyata Punya Pendidikan Mentereng: Double Degree di Belanda

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda selain dikenal sebagai 'gubernur cantik' ternyata punya pendidikan mentereng: Double Degree di Belanda.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Dedi Mulyadi Marah? Ungkap Borok Tata Ruang Bogor yang Bisa Jadi 'Bom Waktu' Bencana Bagi Jakarta dan Bekasi

Dedi Mulyadi Marah? Ungkap Borok Tata Ruang Bogor yang Bisa Jadi 'Bom Waktu' Bencana Bagi Jakarta dan Bekasi

Nasib keselamatan jutaan warga di Jakarta, Bekasi, hingga Karawang kini bergantung pada kondisi lingkungan di wilayah Bogor. 
Gelar Aksi Unjuk Rasa, Massa Desak Kejati Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Gelar Aksi Unjuk Rasa, Massa Desak Kejati Sulsel Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Massa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) pada Rabu (6/5/2026).
Bukan Sekedar Hobi, Gubernur Sherly Tjoanda Punya Cara Jitu untuk ‘Healing’ di Maluku Utara

Bukan Sekedar Hobi, Gubernur Sherly Tjoanda Punya Cara Jitu untuk ‘Healing’ di Maluku Utara

Sosok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda terus menjadi pusat perhatian masyarakat. Ditengah kesibukannya, ia memiliki cara untuk menghilangkan rasa penat
Pengamat Minta Kejalasan Sosok JM yang Disinyalir Jadi Pengatur Proyek Pemkab Tanggamus

Pengamat Minta Kejalasan Sosok JM yang Disinyalir Jadi Pengatur Proyek Pemkab Tanggamus

Direktur Lingkar Studi Muda Nusantara sekaligus pengamat kebijakan publik, Ricard Ahmad Supriyanto menyorot sosok JM yang diduga kuat sebagai operator dalam mengatur sejumlah proyek yang berlangsung di wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Trending

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan Keras Koh Hanny, Langsung Hubungi Tim Kreatif Richard Lee usai Dituding Cabut Sertifikat Mualaf karena Emosi

Bantahan keras Koh Hanny Kristianto, langsung menghubungi tim kreatif dokter Richard Lee usai dituding cabut sertifikat mualaf karena emosi.
Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani: Keluarga Saya Tidak Mau Bertemu dengan Maia Estianty Lagi

Ahmad Dhani tutup pintu silaturahmi, secara tegas menyatakan bahwa keluarganya tidak mau bertemu lagi dengan Maia Estianty.
Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragisnya Siswa Wafat Gara-gara Sepatu di Samarinda: Dedi Mulyadi Dukung Gebrakan Kemendikdasmen-Jaksa Jaga PIP

Tragedi memilukan yang menimpa siswa SMK di Samarinda meninggal dunia gara-gara sepatu, menjadi titik balik perbaikan besar-besaran sistem bantuan pendidikan.
Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Murid Sekolah Rakyat Ngadu ke Sherly Tjoanda soal Rumah, Gubernur Malut Langsung Jelaskan Program Kemensos dan RTLH

Murid Sekolah Rakyat Ngadu ke Sherly Tjoanda soal Rumah, Gubernur Malut Langsung Jelaskan Program Kemensos dan RTLH

Murid Sekolah Rakyat ngadu langsung ke Sherly Tjoanda soal rumah mereka, Gubernur Malut itu langsung menjelaskan program Kemensos dan RTLH.
Selengkapnya

Viral