GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duel Maut Manusia Silver di Klaten, Bacok dan Tusuk Temannya hingga Tewas

Duel maut manusia Silver di Klaten menuai perhatian warga. Pasalnya, duel tersebut menelan korban. Kapolres Klaten, AKBP Warsono ceritakan kronologi insidennya.
Selasa, 14 Mei 2024 - 19:41 WIB
Duel Maut Manusia Silver di Klaten, Bacok dan Tusuk Temannya hingga Tewas
Sumber :
  • tim tvOne - Indratno Emprilianto

Klaten, tvOnenews.com - Duel maut manusia Silver di Klaten menuai perhatian warga. Pasalnya, duel tersebut menelan korban.

Kapolres Klaten, AKBP Warsono jelaskan, bahwa kasus duel manusia silver yang berujung pembunuhan itu terjadi di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menambahkan, pelakunya ada dua orang, yang sehari-hari mencari uang di traffic light sebagai manusia silver.

"Kedua pelaku adalah Beni Prayoga alias Sibon (40) asal Sleman dan Nafa Gama Saputra alias Putra (37) asal Jakarta," kata Kapolres Klaten AKBP Warsono kepada awak media, Selasa (14/05/2024). 

Sambungnya menjelaskan, keduanya ditangkap polisi di daerah Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (12/05/2024). 

Saat ini, dia katakan, keduanya telah diamankan di Mapolres Klaten dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Di samping itu, ia katakan, bahwa peristiwa tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain tersebut dilakukan kedua tersangka pada 7 Mei 2024 di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

"Korbannya adalah dua orang pengamen masing-masing nama panggilan Wili (35) dan Sendi (28)."

"Modusnya operandi dilakukan tersangka Sibon menggunakan pisau sepanjang 40 centimeter dengan cara membacok dan menusuk kedua korban. Sedangkan Putra memukul Sendi menggunakan sebatang bambu," imbuhnya.

Selain itu, ia juga ungkapkan soal awal kejadiannya, di mana insiden itu berawal dari kedatangan kedua korban ke tempat kos tersangka di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. 

Saat itu tersangka Sibon tersulut emosi ketika Wili membentak anaknya dengan kata-kata kasar. 

Putra yang mendengar ada kegaduhan kemudian keluar dari kamarnya untuk melihat. Namun Putra justru dibentak dan dipukul oleh Sendi.

"Tak terima dengan perlakuan tersebut, Sibon lalu mengambil sebilah pisau dan langsung membacok serta menusuk Wili dan Sendi. Sedangkan Putra memukul Sendi menggunakan bambu. 

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia di lokasi dan satu korban meninggal dunia di rumah sakit. Kedua korban mengalami luka pada bagian punggung dan perut.

"Usai penganiayaan tersebut kedua tersangka lalu melarikan diri dari lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyelidikan, kedua tersangka berhasil ditangkap di daerah Banyuwangi, Jawa Timur," beber Kapolres.

Bersama tersangka, katanya, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, satu batang bambu, dan pakaian. 

Kemudian, tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau Pasal 354 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Sibon mengaku sakit hati dan emosi tak terima anaknya dibentak dengan kata-kata kasar oleh korban Wili. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun menyesal telah menghabisi nyawa korban yang tak lain merupakan temannya sendiri.

"Saat itu kedua korban datang ke rumah dalam kondisi mabok. Anak saya dibentak-bentak dengan kata-kata kasar. Saya tidak terima. Saya kenal dengan korban. Kami (berempat) berteman sudah lama sekitar 20 tahun ada. Sehari-hari ngamen dan jadi manusia silver. Sekarang saya menyesal," ujarnya. (ieo/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! AFC Beri Hukuman Berat untuk Pemain Qatar usai Insiden Panas Lawan Timnas Indonesia U-7 di Piala Asia U-17 2026

Resmi! AFC Beri Hukuman Berat untuk Pemain Qatar usai Insiden Panas Lawan Timnas Indonesia U-7 di Piala Asia U-17 2026

Pemain Qatar U-17, Amrmohamed Ezzat, dijatuhi sanksi AFC usai memukul pemain Timnas Indonesia U-17 hingga terancam absen di ajang penting dunia.
Dusan Bogdanovic Jadi Chairman Oxford United, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Dibawa ke Inggris

Dusan Bogdanovic Jadi Chairman Oxford United, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Dibawa ke Inggris

Dusan Bogdanovic resmi jadi Chairman Oxford United. Sejumlah pemain Timnas Indonesia berpeluang dibawa olehnya ke Inggris, termasuk Dony Tri hingga Rizky Ridho.
Tak Cuma Santriwati Gadis, Ayah Korban Sebut Pelaku Pelecehan Ponpes Pati Juga Dekati Wanita Bersuami

Tak Cuma Santriwati Gadis, Ayah Korban Sebut Pelaku Pelecehan Ponpes Pati Juga Dekati Wanita Bersuami

Ayah korban ungkap dugaan oknum kiai ponpes di Pati tak cuma dekati santriwati gadis, tapi juga wanita bersuami di lingkungan pesantren. Simak pernyataannya!
Jelang Idul Adha 2026, Kementan Kerahkan 9.743 Petugas Awasi Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Jelang Idul Adha 2026, Kementan Kerahkan 9.743 Petugas Awasi Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Pemerintah mulai memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha 2026.
Pernyataan Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI 2026 soal Ucapan "Mungkin Itu Hanya Perasaan Adik-Adik Saja": Tidak Patut Saya Sampaikan

Pernyataan Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI 2026 soal Ucapan "Mungkin Itu Hanya Perasaan Adik-Adik Saja": Tidak Patut Saya Sampaikan

Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Provinsi Kalimantan Barat meminta maaf soal pernyataan “mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja”.
Sherly Tjoanda Sampai Tak Mampu Menahan Tawa Usai Dengar Pejabat Bagikan Trik Unik Hilangkan Bau Durian

Sherly Tjoanda Sampai Tak Mampu Menahan Tawa Usai Dengar Pejabat Bagikan Trik Unik Hilangkan Bau Durian

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali menjadi sorotan publik usai dirinya mengikuti trik unik cara menghilangkan bau durian secara instan dari pejabat.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Selengkapnya

Viral