News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kinerja Penyaluran Bansos Tuai Pujian Pemerintah, Pos Indonesia Berkomitmen Jaga Kualitas

PT Pos Indonesia (Persero) mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos).
Minggu, 19 Mei 2024 - 18:40 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - PT Pos Indonesia (Persero) mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos). Kinerja positif dan keberhasilan mencapai target penyaluran dengan angka tinggi menjadikan perusahaan yang saat ini dikenal dengan brand Pos IND tersebut terus dipercaya menyalurkan berbagai program bansos pemerintah.

Kinerja apik Pos Indonesia selama menyalurkan beberapa program bansos pemerintah diakui Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Endang Patmintarsih. Ia menilai Pos IND memiliki pola kerja yang efektif sehingga penyaluran bansos selalu berjalan dengan baik, termasuk di DI Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terbantu dengan kehadiran Pos Indonesia yang ditunjuk untuk menjalani penyaluran bansos, terutama PKH (Program Keluarga Harapan) dan Sembako. Kami bersama PT Pos Indoensia selalu mengevaluasi agar penyaluran tepat sasaran dan tepat manfaat," ujar Endang.

Dalam proses penyaluran bansos, Pos Indonesia menerapkan tiga metode, yaitu penyaluran melalui Kantorpos, komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bagi mereka yang sedang sakit, lansia, maupun disabilitas. Metode pengantaran ini disebut juga door to door.

Menurut Endang, ketiga metode penyaluran yang diterapkan Pos Indonesia sangat efektif. Terutama untuk metode penyaluran door to door. Ia menilai metode tersebut sangat membantu KPM yang kesulitan mengambil bantuan karena berbagai macam kendala. Salah satunya, mereka yang tinggal di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terpelosok).

"Sangat efektif karena di DIY ini kan masih ada locus-locus yang benar-benar pedalaman di beberapa kabupaten, seperti Kulonprogo, Gunung Kidul, dan Sleman. Artinya, masih ada beberapa daerah yang masih sulit diakses. Dengan adanya metode door to door yang dilakukan PT Pos Indonesia sangat membantu penerimanya, terutama bagi mereka yang lansia dan tidak punya siapa-siapa," kata Endang.

"Meski sudah masuk era digital saat ini, cukup sulit untuk bisa menjangkau beberapa wilayah. Paling hanya bisa, misalkan sampai di kecamatan. Nah, di kecamatan kan masih ada beberapa desa yang mungkin sulit dijangkau," lanjutnya.

Endang juga mengapresiasi positif langkah Pos Indonesia yang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak secara intens. Termasuk dengan pihak Dinsos di wilayah Yogyakarta.

"Jadi sangat membantu sekali. Dan saya berterima kasih untuk PT. Pos Indonesia. Khususnya di cabang Yogyakarta. Kami selalu berkolaborasi dengan baik, selalu berkomunikasi dengan baik. Kami intens berkomunikasi dan berkoordinasi. Kalau tidak pihaknya ke kami, saya pasti yang datang berkoordinasi dengan Pos Indonesia. Jadi kami selalu saling bertanya, diskusi, atau evaluasi," ucap Endang.

Kinerja Pos IND yang mengedepankan sinergitas dan kolaborasi ini menuai pujian dari pemberi amanah, dalam hal ini Kementerian Sosial. Dinas Sosial baik di provinsi hiingga tingkat kabupaten pun merasakan hal yang sama.

"Terima kasih sekali dengan. PT Pos Indonesia yang sudah membantu program-program pemerintah bersama-sama untuk tujuannya tepat sasaran dan tepat manfaat. Selain itu juga akuntabel karena bisa dipertanggungjawabkan," tutur Endang.

PT Pos Indonesia (Persero) mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos).

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Capai 97 Persen 

Tidak hanya di wilayah Yogyakarta, penyaluran bansos juga dikerjakan dengan baik oleh Pos Indonesia di seluruh wilayah Tanah Air, khususnya pada 2024. 

Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyaluran bansos PKH dan Sembako hingga 97 persen dari total 4 juta KPM yang ditargetkan.

"Alhamdulillah dalam proses penyalurannya, capaian kami sampai sekarang ini sekitar 96-97 persen. Ada memang beberapa perubahan data (penerima bantuan/KPM di Data Terpadu Kesejarhteraan Sosial). Jadi, kami belum bisa saat ini menyalurkan sampai 100 persen," kata Haris.

Haris memastikan Pos Indonesia terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mendapatkan data-data baru KPM. Sehingga penyaluran bansos juga bisa diterima KPM yang belum mendapatkan.

"Kami melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di daerah untuk memastikan bahwa memang penerima ini masih ada. Kami pastikan dan kami lakukan proses pengantaran bantuan langsung ke rumah penerima," jelasnya.

Selain koordinasi dan menerapkan beberapa metode, Pos Indonesia juga mengandalkan kecanggihan teknologi aplikasi Pos Giro Cash (PGC) agar penyaluran bansos berjalan optimal. Dalam perkembangannya, PGC dirancang khusus untuk memvalidasi data KPM agar bantuan tersalurkan tepat sasaran.

"Pada awalnya, Pos Giro Cash ini hanya untuk bisa memastikan data penerima, melakukan percepatan, kemudian dari sisi back office-nya kami memang sudah betul-betul (sistem kerja) governance. Jadi proses SOP-nya sudah diikuti. Dalam perkembangannya, sesuai dengan tuntutan, kami juga menyematkan fitur-fitur seperti geotagging, foto rumah, dan sebagainya. Nah ini semua kami maksudkan agar memang dalam proses penyaluran ini tidak hanya bisa tepat sasaran, tepat jumlah, juga informatif ya," ucap Haris.

Hal ini juga didukung dengan penggunaan teknologi biometric hingga geotagging, sehingga penerima bantuan benar-benar tervalidasi. Bukti valid dari biometric dan geotagging inilah yang menjadi penegas KPM atau penerima bantuan itu layak atau tidak mendapatkan bantuan.

"Jadi ini semua dimaksudkan agar penyaluran ini sesuai dengan keinginan dari pemerintah, bahwa bantuan ini betul-betul bisa sampai kepada yang berhak dan membantu mereka dalam memenuhi berbagai kebutuhan sesuai dengan tujuan pemberian bantuan tersebut," katanya menambahkan.

Haris juga mengungkapkan Pos Indonesia memiliki teknologi dashboard sebagai pengukur kinerja mereka dalam penyaluran bansos. Teknologi ini juga dihadirkan untuk kinerja dan proses kerja Pos dapat dipantau pemerintah sebagai pemberi kerja.

"Kami menyiapkan aplikasi dalam proses penyaluran ini sehingga dari berbagai proses itu bisa ditelusuri dan sedapat mungkin menghindari transaksi yang sifatnya manual. Sehingga konsistensinya terjaga," kata Haris.

Komitmen Pos IND Pertahankan Kualitas Kerja

Pada kesempatan itu, Haris juga mengungkapkan komitmen Pos Indonesia menjaga kualitas kinerjanya dalam menyalurkan bansos. Ia memastikan Pos tidak akan jemawa meskipun kinerjanya menuai banyak pujian, termasuk dari Presiden Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Suatu kehormatan buat kami, Pak Presiden Jokowi khususnya pada 2023, 12 kali datang ke Kantorpos melihat langsung penyaluran yang kami laksanakan. Ini suatu kehormatan. Satu-satunya mungkin, BUMN yang didatangi oleh Presiden sebanyak 12 kali dalam setahun," ujar Haris.

"Namun, ini tidak membuat kami terus berpuas diri. Di balik keberhasilan ini tentunya mengandung konsekuensi. Bagaimana kami harus menjaga kinerja ini dan terus menjaga semangatnya. Bahasanya jangan jemawa karena kita sudah berhasil dan diapresiasi. Jangan juga lupa untuk menjaga kualitas kami. Ini yang jadi PR kami. Bagaimana kami menjaga kualitas ini sampai kapanpun. Sehingga memang, tidak salah dalam hal ini, pemerintah memilih PT Pos Indonesia," pungkas Haris.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MotoGP Mandalika 2026 Tinggal Menghitung Hari, Persiapan Sudah 95 Persen

MotoGP Mandalika 2026 Tinggal Menghitung Hari, Persiapan Sudah 95 Persen

MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang hanya tinggal menghitung hari dengan persiapan penyelenggaraan kini dikabarkan telah mencapai 95 persen.
Resmi Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki Ikut Tarkam?

Resmi Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki Ikut Tarkam?

Rivan Nurmulki dikabarkan akan bermain tarkam usai memutuskan mundur dari skuad Timnas Voli Indonesia.
‎Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia ‎

‎Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia ‎

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas akibat berbagi poin dengan Malaysia dalam partai kedua FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim mengakhiri laga dengan skor kacamata dalam duel bertajuk Derbi Nusantara.
5 Zodiak Untung Besar di Bulan Oktober 2026: Ada Taurus dan Leo

5 Zodiak Untung Besar di Bulan Oktober 2026: Ada Taurus dan Leo

Berikut 5 zodiak yang diprediksi dapat untung besar di bulan Oktober 2026: Ada Taurus dan Leo, zodiakmu termasuk?
Penghormatan Terakhir Bagi Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Dimakamkan Secara Kenegaraan

Penghormatan Terakhir Bagi Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Dimakamkan Secara Kenegaraan

Istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah binti Mohamad Ali dikabarkan meninggal dunia di usia 100 tahun pada Senin (28/9/2026)
Sidang Lanjutan Kasus Daycare Little Aresha, Hakim PN Yogyakarta Datangi Langsung Lokasi Dugaan Kekerasa

Sidang Lanjutan Kasus Daycare Little Aresha, Hakim PN Yogyakarta Datangi Langsung Lokasi Dugaan Kekerasa

Sidang lanjutan kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Kota Yogyakarta, kembali digelar dengan agenda Pemeriksaan Setempat (PS) pada Senin siang.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral