GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalankan Proyek 1 Juta Hektare Cetak Sawah, Serap Jutaan Lapangan Pekerjaan di Papua

Andi Syamsudin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam bergerak cepat merealisasikan proyek 1 juta hektare cetak sawah untuk mendukung swasembada pangan nasional. 
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 11:51 WIB
Proyek 1 Juta Hektare Cetak Sawah di Papua.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Andi Syamsudin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam bergerak cepat merealisasikan proyek 1 juta hektare cetak sawah untuk mendukung swasembada pangan nasional. 

Salah satu langkahnya yakni dengan memesan dua ribu unit alat berat dari China. Sebagian alat berat itu kini sudah mulai difungsikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya. Dalam benak saya, bagaimana gagasan cetak sawah satu juta hektare ini bisa terealisasi dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi," ucap Haji Isam.

Melalui proyek tersebut, lapangan pekerjaan untuk masyarakat Papua akan terbuka lebar. Haji Isam menekankan jika seluruh karyawannya nanti harus sejahtera. 

"Saya berharap gagasan Presiden terpilih bapak Prabowo Subianto ini juga bisa menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Papua,” katanya. 

Proyek cetak sawah itu ditarget dapat terealisasi dalam tiga tahun. Hal itu mengharuskan Haji Isam menahkodai langsung semua kegiatan di lapangan. Mulai dari survey, bongkar muat alat berat, pembukaan lahan pelabuhan, sampai pembukaan jalan poros 140 kilometer. Haji Isam melakukan pengawasan secara langsung.

Pelaksanaan proyek ini bukannya tanpa hambatan. Pada 12 Agustus 2024, kurang lebih 60 orang masyarakat Wanam mempertanyakan pembukaan lahan di kampung mereka, Wanam Distrik Ilwayab. 

Mereka menyetop alat berat milik Haji Isam, yang saat itu sedang beroperasi membuka lahan untuk pembangunan pelabuhan. 

Menurut Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) distrik Ilwayab, Yohanes Mahuze, sampai saat ini, pemerintah Kabupaten, pemerintah provinsi, bahkan pusat, belum melakukan sosialiasi terkait rencana progam nasional tersebut. 

Haji Isam sebagai pelaksana progam menyambut baik aksi protes masyarakat tersebut. Bahkan, dia sempat menolak dipayungi oleh pengawalnya. Haji Isam bersedia berpanas-panasan dengan masyarakat setempat. 

Untuk menjawab pertanyaan masyarakat, Haji Isam menghadirkan Kasatgas Pangan dari Kementrian Pertahanan Mayjen TNI Rizal Ramdani dan tokoh masyarakat Papua Selatan, Jhon Glube Gebze. 

Setelah berdialog, masyarakat akhirnya sepakat mendukung program pemerintah tersebut dengan catatan; mereka juga berhak atas tanah ulayat, olehnya itu masyarakat adat meminta hasil limbah dari pembukaan lahan dikelola oleh masyarakat adat. 

Untuk mengantisipasi masalah yang sama terjadi, sosialisasi terus dilakukan di Distrik Ilwayab, Distrik Kaptel, Distrik Ngguti dan Distrik Muting. 

Jauh hari sebelumnya, Haji Isam dan timnya sudah melakukan survey untuk titik pembangunan pelabuhan, titik-titik ruas jalan poros di empat distrik, dan termasuk lokasi cetak sawah. 

Bagi Haji Isam, proyek besar tanpa didukung infrastruktur yang memadai hanya sebuah kesia-siaan. Pembangunan jalan, pelabuhan, perumahan untuk kariawan, pengairan, dan sarana telekomunikasi, semua harus dipikirkan dari sekarang. 

“Jangan sampai proyek ini berjalan, karyawan tidak memiliki tempat tinggal. Karyawan tidak memilik sarana air bersih, listrik dan telkomunkasi, sehingga mereka tidak betah,” ungkap Haji Isam.

Bagi beberapa petinggi TNI yang mendampingi Haji Isam di lapangan, Haji Isam adalah adalah aset negara yang harus dijaga. Menurut mereka, tidak ada pengusaha seperti Haji Isam. Buang uang tanpa berpikir untung rugi untuk negara. 

Pangdam XVII/ Cendrawasi, Mayjen Rudi Puruwito, menyampaikan pihaknya akan mendukung secara totalitas gagasan Presiden terpilih dan Haji Isam.

Asisten Operasi Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Asops Kaskogabwilhan III), Brigjen Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan Haji Isam adalah Patrior Merah Putih. 

“Pak Haji Patriot Merah Putih," ungkap Jenderal muda tersebut. 

Apa yang menjadi gagasan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, melalui tangan Haji Isam diharapkan bisa menjadi kado pada hari Kemerdekan Republik Indonesia bagi tanah Papua, khususnya Merauke. 

Dampak positifnya, proyek ini bisa menciptakan jutaan lapangan kerja, memutus pengangguran, dan meningkatkan perputaran ekonomi serta meningkatkan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat di tanah Papua.

Menurut Country Manager of Sany Indonesia, Mr. Liang Jing atau biasa disapa Jason, pesanan dua ribu unit itu merupakan angka yang sangat besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini pertama kali di China, bahkan di dunia. 2,000 unit sekaligus, ini rekor dunia”, ungkap Jason, Rabu siang. 

Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, memiliki gagasan besar untuk bangsa ini, bagaimana Indonesia bisa mencapai swasembada pangan, sehingga Indonesia tidak mengimpor beras lagi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral