News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Praktisi Hukum Sorot Eksploitasi dan Kriminalisasi Anak di Kasus Pencemaran Nama Baik

Praktisi hukum Achmad Taufan Soedirjo menyoroti eksploitasi dan kriminalisasi anak bisa terjadi di kasus pencemaran nama baik.
Minggu, 1 September 2024 - 14:15 WIB
Praktisi Hukum Sorot Eksploitasi dan Kriminalisasi Anak di Kasus Pencemaran Nama Baik
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Praktisi hukum Achmad Taufan Soedirjo menyoroti eksploitasi dan kriminalisasi anak bisa terjadi di kasus pencemaran nama baik.

Menurutnya, keterlibatan anak dalam kasus pencemaran nama baik sangat berbahaya, terutama jika dimanfaatkan untuk tujuan tertentu yang tidak mengutamakan kepentingan anak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan ini bisa dianggap sebagai kriminalisasi anak, yang mana anak menjadi korban dalam situasi yang seharusnya tidak melibatkan mereka.

"Setiap anak berhak dilindungi dari segala bentuk eksploitasi, termasuk dalam kasus pencemaran nama baik dengan motif tertentu bahkan masuk ranah kriminalisasi," ucap Achmad Taufan, Minggu (1/9/2024).

Advokat ATS LAW FIRM & Partners tersebut menjabarkan anak-anak yang terlibat sering kali tidak memahami sepenuhnya konsekuensi dari tindakan mereka atau situasi yang dihadapi.

"Mereka berisiko mengalami trauma psikologis, stigma sosial, serta dampak negatif lain yang dapat menghambat perkembangan mereka," tambahnya.

Dia juga mencontohkan satu kasus hukum yang melibatkan anak dalam bagian perkara pencemaran nama baik seorang dosen Dr Syafran Sofyan di Jakarta. 

Kasus yang menimpa Dr Syafran Sofyan yang juga akademisi ternama itu, telah berjalan selama dua tahun tanpa kejelasan hukum. 

Tuduhan pelecehan seksual terhadap cucunya, Shila, yang diajukan oleh AR, hingga kini tidak menunjukkan bukti kuat. 

Bahkan, proses dan status hukumnya pun masih mengambang tanpa kejelasan dalam kurun dua tahun terakhir.

"Bahwa kasus tersebut banyak terjadi rekayasa yang kami duga dilakukan oleh pelapor yang bekerjasama dengan oknum penegak hukum dengan memutar balikkan fakta sehingga penuh dengan kebohongan. Motif kasus ini dari awal adalah balas dendam, Fitnah, dan Pemerasan terhadap klien kami. Hal tersebut sebagai mana bukti-bukti dan saksi-saksi yang berada di lokasi, yang melihat dan mendengar langsung tentang kejadian tanggal 11 Februari 2023 di rumah klien kami," jelasnya.

 

Selain itu, ayah kandung Shila, M. Rozali, telah mencabut laporannya di Komnas Anak dan menyatakan bahwa tidak ada pelecehan yang menimpa anaknya. Namun, kasus ini tetap berlanjut tanpa kejelasan, memunculkan dugaan adanya rekayasa dan motif lain di balik laporan tersebut.

 

Achmad Taufan menegaskan penolakan terhadap tindakan kriminalisasi dan eksploitasi terhadap anak, terlebih memanfaatkan modus pemerasan. 

 

Achmad Taufan menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat merugikan dan tidak dapat dibenarkan dari sudut pandang hukum maupun moral. 

 

Dia menekankan pentingnya perlindungan hukum yang kuat untuk melindungi hak-hak tiap warga negara, dan memastikan pelaku kejahatan diadili sesuai hukum yang berlaku serta mendorong proses yang transparan.

 

"Membela hak-hak klien secara maksimal dan akan mengambil semua langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi klien dari tuduhan yang tidak berdasar atau penyalahgunaan proses hukum," pungkas Taufan.

 

Lebih lanjut, Taufan menjelaskan Dr. Syafran Sofyan, merupakan seorang ahli hukum dan pembina terkemuka dalam aliansi perlindungan perempuan dan anak. Bahkan, pihaknya telah melakukan gelar perkara secara menyeluruh, meninjau semua bukti, saksi, dan kronologis yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berdasarkan hasil tersebut, mereka dapat membuktikan bahwa klien mereka tidak bersalah. Taufan juga mengungkapkan bahwa pelapor dalam kasus ini adalah keluarga yang telah lama dihidupi dan dibantu oleh kliennya.(lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Penembakan Guru oleh KKB di Yahukimo, Pengamat Nilai sebagai Sinyal Perang Psikologis

Soal Penembakan Guru oleh KKB di Yahukimo, Pengamat Nilai sebagai Sinyal Perang Psikologis

Soal penembakan guru di lingkungan Sekolah Yakpesmi Distrik Dekai, Yahukimo, Pengamat menyebutkan hal itu bagian indikator strategis pergeseran konflik yang mengancam ketahanan negara Indonesia dari dalam.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Meski Tak Lagi di Red Sparks, Megawati Hangestri Tetap Disorot Media Korea: Megatron Adalah

Meski Tak Lagi di Red Sparks, Megawati Hangestri Tetap Disorot Media Korea: Megatron Adalah

Meski sudah meninggalkan Red Sparks, nama Megawati Hangestri kembali mencuat di Korea Selatan berkat performa impresifnya bersama Jakarta Pertamina Enduro.
Mesin V4 Yamaha Bermasalah hingga Fabio Quartararo Kecelakaan Hebat di Malaysia, Jack Miller Bilang Begini..

Mesin V4 Yamaha Bermasalah hingga Fabio Quartararo Kecelakaan Hebat di Malaysia, Jack Miller Bilang Begini..

Jack Miller, membebarkan soal masalah teknis pada mesin V4 Yamaha yang membuat pabrikan tersebut menarik diri dari hari kedua tes pramusim MotoGP Sepang, Malaysia.
Megawati Hangestri Cs Heroik Rebut Puncak Klasemen Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro: Kerja Keras Berbuah Manis!

Megawati Hangestri Cs Heroik Rebut Puncak Klasemen Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro: Kerja Keras Berbuah Manis!

Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro memberikan pernyataannya usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan heroik membawa timnya merebut puncak klasemen Proliga 2026.
Pramono Ungkap Sebanyak 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Pramono Ungkap Sebanyak 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Dia menjelaskan hal itu terjadi karena adanya Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang menonaktifkan sekitar 11.085.000 peserta.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT