News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemampuan Literasi Digital, Kunci Utama Sukses dalam Pembelajaran Online

Di era digital, kemampuan literasi digital menjadi kunci utama untuk sukses dalam pembelajaran online. Penguasaan literasi digital memungkinkan siswa untuk mengakses informasi, berkolaborasi, dan belajar secara efektif di lingkungan digital.  
Senin, 23 September 2024 - 11:38 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Di era digital, kemampuan literasi digital menjadi kunci utama untuk sukses dalam pembelajaran online. Penguasaan literasi digital memungkinkan siswa untuk mengakses informasi, berkolaborasi, dan belajar secara efektif di lingkungan digital.
 
”Literasi digital merupakan kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, menciptakan, dan mengomunikasikan informasi secara efektif dan bertanggung jawab dalam berbagai platform digital,” tutur Helpdesk CBT (Computer-Based Testing) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Syamsudin dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, Senin (23/9). 

Mengusung tema ”Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”, diskusi online yang diikuti santri madrasah dan tenaga pendidik itu digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syamsudin mengatakan, kemampuan literasi digital sangat bergantung pada komponen akses, komunikasi, kreativitas, dan etika. Artinya, pengguna memiliki kemampuan untuk menemukan dan mengakses informasi, dapat berkomunikasi secara efektif dalam berbagai platform digital.

”Juga, kemampuan untuk menciptakan konten digital, seperti video, blog dan website, serta kemampuan untuk menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab dan etis,” jelas Syamsudin dalam diskusi virtual yang dipandu moderator Yoga itu.

Manfaat memiliki kemampuan literasi digital yang baik, menurut Syamsudin, yakni akses informasi: kemudahan dalam menemukan dan mengakses informasi terkini dan akurat; kolaborasi efektif: mampu berkolaborasi dengan rekan belajar secara online.

”Kemudian, belajar jadi lebih interaktif: meningkatkan interaksi dan partisipasi dalam proses pembelajaran; pengembangan diri: membuka peluang belajar secara mandiri dan mengembangkan keterampilan baru,” beber Syamsudin di hadapan santri madrasah yang mengikuti acara diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.

Tantangan yang dihadpi belajar secara online, sambung Syamsudin, yakni konektivitas akses internet yang terbatas atau tidak stabil, mudahnya terdistraksi oleh media sosial atau hiburan digital, serta menjaga motivasi belajar dalam lingkungan yang tak terstruktur.

Sejumlah madrasah yang menggelar nobar diskusi online di Kabupaten Rokan Hulu kali ini, antara lain: MTs dan MA Basma Darul ’Ilmu Wassa’adah, MTs Miftahul Ulum, MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3, dan MTsN 5 Rokan Hulu, MTs Nurul Iman, MTs Daarussalamah, dan MTs Ishlahiyah.

Dari sudut pandang berbeda, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA AWS) E. Rizky Wulandari menambahkan, sukses belajar online harus memiliki kemampuan menjaga keamanan digital di ruang digital (internet).

”Mengamankan perangkat digital, identitas digital, waspada penipuan digital, paham rekam jejak digital, dan paham keamanan digial bagi anak,” jelas Rizky Wulandari.

Sementara, pegiat literasi digital Indonesia Moh. Rouf Azizi mengingatkan penggunaan teknologi digital dalam proses pembelajaran memiliki sejumlah keunggulan dan kelemahan. Keunggulannya membantu guru dan membuat siswa memahami pelajaran dengan mudah, siswa lebih tertarik untuk belajar, belajar bisa di mana saja, dan memungkinkan kolaborasi antar-guru.

”Kelemahannya, kemungkinan terjadinya pelanggaran hak kekayaan intelektual (HAKI), waktu mempersiapkan pelajaran lebih lama, siswa mudah terdistraksi, kemungkinan penyalahgunaan teknologi,” rinci Moh. Rouf Azizi.

tvonenews

Untuk diketahui, nobar webinar seperti digelar di Kabupaten Rokan Hulu, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak dimulai pada 2017, sampai dengan akhir 2023 program ini tercatat telah diikuti 24,6 juta orang. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024.

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Masinis kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka. Ada beberapa alasannya sehingga terancam dijerat hukuman sekitar 5-12 tahun penjara.
Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi kemenangan atas Bangladesh harus dibarengi selisih gol lebih baik dari Malaysia.
Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Menilik nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026. Opposite asal Indonesia itu berpeluang debut lebih cepat bersama Hyundai Hillstate.
Jadwal Timnas Indonesia Vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang, Tapi Tiket Final Belum Aman

Jadwal Timnas Indonesia Vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang, Tapi Tiket Final Belum Aman

Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Wajib menang, Garuda masih harus menunggu hasil laga Malaysia vs Singapura
Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Bungkam Korea Selatan Dua Set Langsung di Laga Pembuka Fase Grup Asian Games 2026

Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Bungkam Korea Selatan Dua Set Langsung di Laga Pembuka Fase Grup Asian Games 2026

Timnas Sepak Takraw Putra Indonesia mengawali perjuangan mereka di Asian Games 2026 dengan catatan positif usai kemenangan pada laga perdana merak di fase grup.
KPK Cek Glamping hingga Kebun Durian-Alpukat 1,5 Hektare Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat di Subang, Ini Penampakannya

KPK Cek Glamping hingga Kebun Durian-Alpukat 1,5 Hektare Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat di Subang, Ini Penampakannya

KPK melakukan pengecekan terhadap glamping dan kebun durian-alpukat seluas sekitar 1,5 hektar yang berlokasi di Ciater, Subang, Jawa Barat. Lahan tersebut diduga milik anggota Polri Yayat Sudrajat.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral