News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Kasus Asusila Anak di Bawah Umur Terjadi di Tasikmalaya, Polisi Bergerak

Kepolisian Resor Tasikmalaya selama awal 2025 mengungkap lima kasus tindak pidana asusila dengan tersangka orang dewasa dan korbannya di bawah umur, termasuk balita.
Jumat, 17 Januari 2025 - 18:38 WIB
Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya selama awal 2025 mengungkap lima kasus tindak pidana asusila dengan tersangka orang dewasa dan korbannya di bawah umur, termasuk balita.

"Awal tahun 2025 ini telah mengungkap lima perkara, kejadiannya tersebar di lima kecamatan Kabupaten Tasikmalaya," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta saat jumpa pers pengungkapan kasus asusila di Tasikmalaya, Jumat (17/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan Polres Tasikmalaya pada awal 2025 mendapatkan laporan adanya tindak pidana asusila yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak laki-laki dan perempuan di bawah umur.

Laporan itu, kata dia, terjadi di lima kecamatan yakni Kecamatan Cikalong, Sodonghilir, Bojongasih, Taraju, dan Culamega dengan waktu kejadian asusila pada September 2024 sampai Januari 2025.

"Untuk korban laki-laki berupa kekerasan sodomi, sementara perempuan perbuatan persetubuhan," katanya.

Kasus asusila yang ditangani Polres Tasikmalaya yakni kejadian di Kecamatan Cikalong dengan tersangka inisial SP (45) dan korbannya dua bocah laki-laki. Selanjutnya kasus tersangka seorang kakek inisial I (59) dengan korban cucu tirinya perempuan usia 13 tahun di Kecamatan Taraju.

Kejadian lainnya di Kecamatan Culamega dengan tersangka merupakan oknum pengurus pimpinan lembaga keagamaan inisial W (45) dengan korban anak didiknya perempuan sebanyak tiga orang.

Selanjutnya kejadian di Kecamatan Sodonghilir dengan tersangka pengusaha kayu inisial T (56) dengan korban merupakan balita perempuan berusia lima tahun. Kasus terakhir di Kecamatan Bojongasih dengan tersangka inisial DR (24) dan korbannya perempuan 16 tahun.

Ridwan menyampaikan dari lima kasus itu terdapat delapan anak-anak terdiri dari dua laki-laki, dan korban lainnya perempuan yang saat ini sudah mendapatkan penanganan untuk pemulihan kondisi psikisnya.

Modus yang dilakukan tersangka itu, kata Ridwan, berbagai cara seperti membujuk rayu, menjanjikan akan diberikan hadiah, termasuk memberikan uang agar korbannya mau mengikuti perbuatan asusilanya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada yang memberikan uang agar aksinya itu tidak diberitahu ke orang lain," katanya.

Akibat perbuatannya itu seluruh tersangka mendekam di Rumah Tahanan Polres Tasikmalaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ant/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.
Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..
Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (3/4/2026).
Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Kenaikan harga pangan dan bahan bakar kembali menjadi pendorong inflasi pada Maret 2026, meski secara umum masih dalam batas aman.
Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Ada titik terang terkait nasib para pemain Timnas Indonesia yang terseret Pasporgate di Liga Belanda. Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, akhirnya buka suara.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral