News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lautan Sampah di Kampung Nelayan Cilincing Jakarta, Ironi di Hari Peduli Sampah Nasional

Sampah membentang di pinggir laut proyek tanggul laut raksasa, mengepung permukiman warga RW 4 dan RW 15, Kalibaru, Cilincing.
Jumat, 25 Februari 2022 - 21:01 WIB
Sampah di Kampung Nelayan, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara dibersihkan
Sumber :
  • Kodim 0502/JU

Jakarta - Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) jatuh setiap 21 Februari, tetapi peringatannya tahun ini diwarnai dengan ironi, adanya lautan sampah di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara.

Sampah membentang di pinggir laut proyek tanggul laut raksasa, mengepung permukiman warga RW 4 dan RW 15, Kalibaru, Cilincing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tumpukan sampah itu bahkan sudah menggunung sehingga bisa dilewati layaknya daratan. Jenis sampah yang mendominasi adalah plastik dan styrofoam. Membuat kawasan ini berbau tak sedap.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Achmad Hariadi menyebutkan panjang area yang tertimbun sampah mencapai 400 meter. Menurutnya Pemkot Jakut terus berupaya mengatasi tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.

Hariadi mengungkapkan hamparan sampah terletak dekat Proyek Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN) yang tengah dikerjakan Kementerian PUPR.

Dia optimistis bila program tanggul segera dirampungkan, tak akan ada lagi tempat kumuh di sana.

"Sebelah kiri itu sudah dilakukan penataan, di RW 6 juga sudah penataan," ujarnya.

472 Ton Sampah Diangkut

Ini hari ketiga Pemkot Jakut melakukan pembersihan di Kampung Nelayan, RW 4 dan RW 15. Camat Cilincing Muhammad Andri menuturkan, telah mengerahkan 34 unit truk untuk mengangkut sampah dari Kalibaru sejak Rabu (23/2/2022) hingga Kamis (24/2/2022).

Dalam dua hari, sampah yang dikeruk di kawasan tersebut beratnya mencapai 472 ton.

"Sampai hari kedua kemarin, kita sudah (angkut) 472 ton dengan 34 truk yang dikerahkan," ujar Andri, Jumat (25/2/2022). 

Dia menambahkan, hari ini pun masih tiga alat berat yang mereka operasikan. 

"Kami punya target tujuh hari, dilakukan dengan alat berat. Setelah itu kami teruskan dengan manual," ujar Andri.

Hari ini petugas gabungan turun ke Kampung Nelayan ini untuk membersihkan sebagian sampah yang telah menggunung. Aparat TNI-Polri dan Pemkot Jakut dikerahkan.

“Pembersihan sampah di sekitar pesisir Pantai Kalibaru adalah bentuk nyata kepedulian kita semua terhadap pentingnya hidup bersih dan lingkungan yang sehat,” ujar Dandim 0502/JU Letkol Inf Frega Wenas Inkiriwang, Jumat siang.

Frega menuturkan betapa pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Dia berpesan pada masyarakat untuk menjaga kebersihan, menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari kita bangun kesadaran bersama bahwa sampah dapat memberikan manfaat apabila dikelola dengan baik namun bisa menjadi sumber bencana dan penyakit apabila kita abaikan,” tambahnya.

Pembinaan Warga Kampung Nelayan

Pemerintah Kota Jakarta Utara akan melakukan pembinaan terhadap warga dan tokoh masyarakat di RW 4 dan RW 15 Kampung Nelayan, Kali Baru, Cilincing menyusul adanya gunungan sampah. 

Camat Cilincing menambahkan, pembinaan dilakukan kepada Ketua RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Dasawisma beserta pengurus dengan tujuan agar warga lebih menyadari pentingnya mengelola dan mengurangi sampah dari sumbernya, termasuk juga memperkenalkan berbagai jenis sampah yang dapat diolah kembali agar memiliki nilai ekonomi.

"Kami akan musyawarah, berdiskusi dengan tokoh masyarakat dan warga. Nanti akan kami buat bagaimana pengaturan untuk pengelolaan sampah di sini, termasuk pengurangan sampah dari warga supaya tidak menumpuk di lokasi," kata Andri.

Menurut Andri, penyebab sampah menumpuk adalah karena tidak mungkin dibuatkan lokasi pengelolaan sampah (LPS) di area yang tadinya laut serta sulitnya akses truk sampah menuju lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang tidak ditempatkan tempat sampah, lokasi pengelolaan sampah (LPS). Karena layanan LPS dilayani ke Jalan Raya Cilincing, kalau ke sini kan lebih sulit truk kebersihan masuk. Jadi kalau dibuat LPS pun pengangkutannya akan terhambat," kata Andri.

"Oleh karena itu nanti akan dibicarakan dulu terkait akses, tempat kesepakatannya seperti apa termasuk layanan yang akan dibuat," ujar Andri. (act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Santri Nasional 2026, Santri MAN 1 Kota Malang Bagikan 200 Paket Sembako untuk Ojol

Hari Santri Nasional 2026, Santri MAN 1 Kota Malang Bagikan 200 Paket Sembako untuk Ojol

Puluhan santri dan santriwati Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan aksi nyata berbagi kepada masyarakat. 
Senyum Lebar Saat Lumat MU, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Viral di Italia

Senyum Lebar Saat Lumat MU, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Viral di Italia

Como 1907 memberikan kejutan dengan mengalahkan Manchester United dalam laga lanjutan Liga Champions 2026-2027 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Bharada Andika Rahmadani, resmi dijerat dengan pasal pembunuhan berencana oleh Polda Metro Jaya dalam kasus penembakan maut antaranggota kepolisian yang menewas
Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora sesumbar bahwa dirinya bisa membuat KO dua rivalnya yakni Jaron Ennis dan Vergil Ortiz usai meraih kemenangan dramatis atas Ermal Hadribeaj.
Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Plastik hitam berbahaya untuk bungkus makanan karena berpotensi mengandung bahan kimia dari limbah elektronik. Simak risiko kesehatan dan alternatif yang lebih aman.
Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan peringatan ...

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Selengkapnya

Viral