News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:20 WIB
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial. 

Seorang anggota kepolisian, Bharada Andika Rahmadani, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah diduga melakukan penembakan yang menewaskan rekan kerjanya, Bharatu Valdo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus ini ditangani dengan serius. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa sang pelaku kini dijerat dengan ancaman hukuman yang cukup berat. 

"Persangkaan pasal pidana yang dikenakan, Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana," ujar Budi saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (21/10).

Pasca-kejadian pada Jumat (16/10) lalu, Bharada Andika diketahui langsung mendatangi petugas piket penjagaan untuk menyerahkan diri. 

Menurut keterangan Budi, pelaku telah mengakui kesalahannya secara terbuka. 

"Kondisi yang bersangkutan menyadari kesalahan bahwa sudah melakukan perbuatan pidana terhadap rekan kerjanya," tambahnya.

Meski pelaku sudah menyerahkan diri, penyidik tidak berhenti di situ. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman intensif, mulai dari asal-usul senjata api yang digunakan, hingga menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. 

"Motif, pengguna senjata api, dan dugaan perundungan, serta ada kemungkinan keterlibatan orang lain, ini masih didalami," jelas Budi.

Di sisi lain, kuasa hukum korban, Petrus Bala Pattyona, memberikan perspektif baru terkait pemicu insiden ini. 

Berdasarkan informasi yang ia terima dari penyidik, aksi nekat pelaku diduga merupakan buntut dari rasa marah akibat perundungan yang sering dilakukan oleh teman-teman seangkatan korban terhadap pelaku.

"Penjelasan penyidik bahwa pelaku ini melampiaskan kemarahan kepada korban karena teman-teman seangkatan korban sering mem-bully tersangka. Bukan almarhum yang mem-bully, tapi teman-temannya," ungkap Petrus pada Senin (19/10).

Saat ini, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya memegang kendali penuh atas kasus ini. 

Keberadaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian menjadi bukti kunci yang memperkuat jalannya 
penyidikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petrus mengapresiasi kinerja kepolisian yang dianggap telah bekerja secara transparan.

"Penyidik melakukan proses ini sangat profesional karena semua informasi apapun di-crosscheck, termasuk mereka memiliki data yang sangat akurat yaitu CCTV," ujar Petrus. (ant/dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Pelatih Islam Makhachev, Javier Mendez, mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai Carlos Prates yang dinilai memiliki striking eksplosif dan akurat di kelasnya
The Jakmania Dilarang Away 6 Laga Persija, Shin Tae-yong Beri Reaksi Berkelas

The Jakmania Dilarang Away 6 Laga Persija, Shin Tae-yong Beri Reaksi Berkelas

Shin Tae-yong buka suara soal sanksi larangan away enam laga bagi The Jakmania. Pelatih Persija itu meminta suporter tak mengulangi kericuhan di laga mendatang.
Pemerataan dan Keamanan Pangan Jadi Catatan Penting dalam Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Pemerataan dan Keamanan Pangan Jadi Catatan Penting dalam Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMKRI, Aldoni F. Sinaga, memberikan catatan kritis terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
Karya 100 Seniman dari Berbagai Daerah di Indonesia Dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta, Bentuk Dukungan terhadap Seni Kontemporer

Karya 100 Seniman dari Berbagai Daerah di Indonesia Dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta, Bentuk Dukungan terhadap Seni Kontemporer

Pameran seni rupa tahunan Nandur Srawung kembali dilaksanakan tahun ini untuk ketiga belas kalinya. Menghadirkan 100 seniman terpilih dari berbagai daerah.
Intip Cara Kerja Klinik Berjalan di Gerbong Kereta, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sergai

Intip Cara Kerja Klinik Berjalan di Gerbong Kereta, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Sergai

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menggelar bakti sosial melalui Kereta Sehat (Rail Clinic) di Stasiun Lidah Tanah, Kabupaten
Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Mengenal Lu’lu Atunni’mah, Ibu 4 Anak di Ponorogo yang Meninggal Dunia di Atas Motor saat Antar Buah Hatinya Berobat

Berikut kisah Lu’lu Atunni’mah (38), warga Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang viral meninggal dunia di atas sepeda motor.

Trending

Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Islam Makhachev Diingatkan Waspada, Javier Mendez Ungkap Kekuatan Mematikan Carlos Prates

Pelatih Islam Makhachev, Javier Mendez, mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai Carlos Prates yang dinilai memiliki striking eksplosif dan akurat di kelasnya
Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat sepak bola Tanah Air, Binder Singh alias Bung Binder, mengklaim bahwa Timnas Indonesia segera mendapatkan dua pemain tambahan dari jalur naturalisasi. Mereka diharapkan tersedia untuk Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral