GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIPMI Otomotif Dukung Investasi Rp16,3 Triliun BYD Auto di Indonesia

Perusahaan otomotif asal China, BYD Auto Industry Co, Ltd menegaskan komitmennya untuk berinvestasi sebesar Rp16,3 triliun di Indonesia.
Jumat, 31 Januari 2025 - 18:10 WIB
Perusahaan otomotif asal China, BYD Auto Industry Co, Ltd menegaskan komitmennya untuk berinvestasi sebesar Rp16,3 triliun di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Perusahaan otomotif asal China, BYD Auto Industry Co, Ltd menegaskan komitmennya untuk berinvestasi sebesar Rp16,3 triliun di Indonesia. Investasi ini akan diwujudkan melalui pembangunan pabrik di Subang Smartpolitan, dengan target penyelesaian dan mulai produksi pada akhir tahun 2026.

Dalam rencana ekspansinya, pabrik milik PT BYD Motor Indonesia ini akan memiliki kapasitas produksi mencapai 150.000 unit mobil per tahun. Fokus utama produksi adalah kendaraan dengan inovasi terbaru, yakni Super Dual Model Hybrid, yang mengombinasikan combustion engine dan baterai. Teknologi yang diusung adalah Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan daya tempuh luar biasa, mencapai 1.000 km hingga 2.100 km dalam satu kali pengisian penuh bahan bakar dan baterai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Otomotif, Hasstriansyah MPP, yang berkesempatan mengunjungi pabrik BYD di Shenzhen, China, mengungkapkan kekagumannya terhadap lini produk BYD.

“Lini produk mereka seperti Denza D9, YangWang U8, YangWang U9, dan Fangchengbao 5 sangat lengkap, mewah, dan tangguh. Mobil-mobil ini mampu mencapai kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari tiga detik serta memiliki kemampuan off-road yang luar biasa, bahkan bisa mengapung di air,” ujarnya.

Hasstriansyah juga menambahkan bahwa pencapaian BYD tidak terlepas dari ribuan paten teknologi yang dikembangkan oleh puluhan ribu insinyur di 11 fasilitas R&D milik perusahaan tersebut.

“Indonesia wajib menjadi bagian dari kemajuan teknologi baru ini,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pengusaha muda dalam mempercepat adopsi teknologi kendaraan listrik di Indonesia. “Kita tidak boleh hanya menjadi pasar. Kita harus terlibat dalam rantai pasok global, memastikan bahwa Indonesia mendapatkan manfaat maksimal dari investasi ini,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran BYD di Indonesia tidak hanya akan mempercepat transformasi industri otomotif ke arah kendaraan listrik tetapi juga menciptakan ekosistem yang lebih matang. “Kita harus melihat ini sebagai peluang besar. Dari sisi tenaga kerja, riset, dan inovasi, semua harus bisa kita manfaatkan untuk kemajuan industri nasional,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral