Pria Begal Spion Mobil di Pluit Masih Diburu, Polisi: Terduga Pelaku Berpindah-Pindah
- IST
Jakarta, tvOnenews.com - Polisih masih menyelidiki kasus pria yang melakukan aksi begal spion mobil yang terjadi di Jalan depan Emporium Pluit, Jakarta Utara, pada Jumat (21/2/2025).
Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengatakan bahwa pelaku masih dalam pemburuan. Pasalnya pelaku berpindah-pindah tempat tinggal pasca peristiwa pembegalan.
“Terduga pelaku tinggalnya berpindah-pindah, tidak menetap. Tidak ada keluarganya,” kata Agus, saat dihubungi, pada Senin (24/2/2025).
Lebih lanjut Agus menyebutkan bahwa pihak kepolisian juga telah mengetahui identitas yang bersangkutan.
Sementara itu saat ini pihak kepolisian juga telah mencari ke tempat tinggal sementara dan tempat nongkrongnya.
“Identitas pelaku sudah diketahui.
Kami sudah lakukan upaya pencarian ke tempat dia tinggal sementara dan sering nongkrong, namun terduga pelaku tersebut sudah kabur sejak kejadian,” jelas Agus.
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria begal spion mobil di Jalan depan Emporium Pluit, Jakarta Utara, pada Jumat (21/2/2025).
Insiden ini diunggah dalam akun Instagram @lbj_jakarta dengan keterangan ‘Begal Spion Mobil di Pluit Jakut, Beraksi Saat Lalin Padat’.
Terlihat dalam video tersebut, terduga pelaku yang menggunakan pakaian serba hitam beraksi diantara kemacetan mobil di tempat kejadian perkara (TKP).
Kemudian pelaku tiba-tiba menjarah kaca spion sebelah kiri mobil berwarna hitam jenis Toyota Voxy yang melintas. Setelahnya pria tersebut langsung melarikan diri.
Sementara itu tertulis keterangan bahwa pelaku beraksi seorang diri saat kondisi jalanan macet.
Menanggapi peristiwa ini, Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya mengatakan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan.
"Kita sudah melakukan penyelidikan. Semoga cepat terungkap," kata Agus, kepada wartawan, pada Sabtu (22/2/2025).
Lebih lanjut Agus menerangkan saat ini pihaknya akan mengerahkan anggota di lapangan untuk meminimalisir terjadinya hal serupa.
“Hal ini meresahkan warga. Upaya preventif, kita akan tempatkan strong point anggota untuk hadir di titik rawan dan jam rawan,” jelas Agus.
Kemudian Agus juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat berada di jalan guna mencegah terjadinya kejahatan.
Load more