GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Preman Berkedok Ormas 'Dibiarkan', Habib Rizieq Shihab Sentil Keras Pemerintah: Kemarin Berani membubarkan FPI, Ini Jelas...

Mantan Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab menanggapi soal preman berkedok Ormas yang bikin resah masyarakat dan sentil keras pemerintah.
Senin, 12 Mei 2025 - 13:06 WIB
Pendiri FPI, Habib Rizieq Shihab.
Sumber :
  • IST

tvOnenews.com - Pendiri sekaligus mantan Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habieb Rizieq Shihab ikut menyoroti soal preman berkedok Ormas yang membuat resah masyarakat hingga menyentil keras pemerintah.

Pemerintah dinilai tebang pilih dalam penegakan hukum, giliran FPI prosesnya bisa dengan mudah dibubarkan, sementara dalam hal ini Ormas-ormas yang berkegiatan premanisme terkesan 'dibiarkan' oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tokoh dari Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) itu juga membeberkan alasan kuat mengapa Ormas berkegiatan premanisme itu masih eksis? simak jawabannya di bawah ini.

Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas.
Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas.
Sumber :
  • Taufik-tvOne

 

Sebagaimana diketahui,  publik dihebohkan atas perseteruan dan ketegangan antara Ketua GRIB (Gerakan Indonesia Rakyat Bersatu), Hercules dengan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Polemik ini berawal ketika Rosario de Marshall atau Hercules dengan lantang menghina Letjen (Purn) Sutiyoso dengan sebutan "sudah bau tanah".

Mantan preman Tanah Abang itu membela Wapres Gibran Rakabuming Raka soal usulan pemakzulan yang dituntut oleh Forum Purnawirawan TNI.

Adapun salah satu tokoh yang mendukung pemakzulan tersebut adalah mantan Gubernur DKI, Sutiyoso dan pernah menjadi Wadanjen Kopassus tahun 1992.

Sontak saja pernyataan Hercules soal 'bau tanah' itu menjadi perbincangan hangat publik dan memicu reaksi keras dari kalangan Purnawirawan.

Salah satunya yang cukup keras adalah Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang geram atas pernyataan dari Hercules.

Gatot mengecam keras sikap Hercules yang dianggap tidak menghargai tokoh Militer Indonesia, Sutiyoso.

Sambil menyindir Hercules dan disebut tidak tahu diri, karena dalam perjalanannya mendapat bantuan juga dari Purnawirawan TNI.
 
“Saya sudah dua bulan lebih puasa bicara, tapi begitu soal Hercules, ini kurang ajar nih orang. Tidak tahu diri. Dia merasa paling hebat,” kata Gatot, dalam pernyataan keras yang menyita perhatian publik.

Tak hanya mengecam, Gatot juga mengungkit masa lalu Hercules yang dikenal sebagai mantan TBO (Tenaga Bantuan Operasi)—dan menyebut bahwa keberadaan Hercules di Jakarta tak lepas dari bantuan para purnawirawan TNI juga. 

“Ingat, kau dulu TBO. Bisa ke Jakarta juga karena bantuan purnawirawan. Kok ngomong seenaknya. Tidak sopan,” tegasnya.

"Sudah jadi raja kau? kamu itu preman, preman yang memakai pakaian Ormas, saya bisa buktikan kalau kau itu preman," sambungnya.

Habib Rizieq Shihab Beberkan Bagaimana Pemerintah Bisa dengan Mudah Bubarkan FPI

Sementara itu, Habib Rizieq Shihab ikut mengomentari soal ramainya premanisme kembali di Indonesia.

"Kita belajar dari FPI, FPI ini bukan organisasi preman. Melainkan, organisasi sosial, kemasyarakatan, kemanusiaan, pemerintah berani bubarin. Kenapa organisasi preman nggak berani dia bubarin? Ada apa?" ungkapnya dilansir dari youtube Cerita Untungs.

Menurut HRS, preman berkedok ormas ini pembinanya adalah para pejabat yang punya kepentingan,

"Sebenarnya jawabannya sudah jelas, karena banyak ormas-ormas preman tadi, pembinanya para pejabat. Kalau pembinanya pejabat, bagaimana ceritanya?," 

"Itu yang saya katakan waktu kita bicara sama media asing, apa yang musti kita lakukan kalau penjahat dan pejabat sudah berkolaborasi, mereka saling memanfaatkan satu sama lainnya, saling melindungi," ujarnya.

Habib Rizieq Shihab berpandangan bahwa seharusnya ormas-ormas yang memang sudah terbukti melakukan pemerasan, melakukan intimidasi dan teror.

"Kalau masih berupa oknum, oknum-oknum itu tangkap, berikan peringatan kepada ormasnya. Tapi kalau itu sudah sistematis, sudah struktural, memang ormasnya seperti itu berbagai daerah, ya bubarkan," tegas HRS.

Di samping itu, Habib Rizieq menyentil pemerintah yang dinilai tidak adil karena berani membubarkan FPI, sementara kondisi saat ini banyak preman yang berkedok ormas masih 'dibiarkan'.

"Kenapa musti takut? kemarin pemerintah berani membubarkan FPI, nah yang jelas-jelas preman yang mengganggu masyarakat, mengganggu ketenteraman usaha, bisa mengganggu investasi," ujarnya.

Habib Rizieq Shihab bicara aksi premanisme, Selasa (6/5/2025)
Habib Rizieq Shihab bicara aksi premanisme, Selasa (6/5/2025)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CERITA UNTUNGS

 

Rizieq menegaskan kembali sikap pemerintah yang seharusnya tegas menindak perlakuan Ormas yang meresahkan dan merugikan itu harus dibubarkan.

"Kalau masih berupa oknum, kalau memang organisasi tersebut secara umum bagus, cuma ada oknum-oknumnya yang nggak baik, oknumnya tangkap, penjarakan mereka semua," ujarnya.

"Tapi kalau sudah struktural, masif, memang organisasi ini di berbagai daerah sok jago, di berbagai daerah jadi tukang peras, di berbagai daerah meresahkan masyarakat. Bubarkan, nggak peduli pembinanya siapa," ujarnya.

Untuk itu, Habib Rizieq Shihab berpesan kepada para pejabat, termasuk Presiden Prabowo Subianto untuk lebih menyoroti polemik ini.

"Maka itu sekarang saya minta, pejabat-pejabat tinggi, termasuk presiden sekalipun. Kalau namanya masih tercantum sebagai pembina-pembina di organisasi semacam ini, segera tarik itu nama, itu memalukan si pejabat," ujarnya.

"Karena ke depannya rakyat sudah muak dengan begini-begini," paparnya.

Merespons pernyataan dari Ari Untung bahwa respons masyarakat atas preman yang meresahkan itu, sampai ingin minta diadakan kembali Petrus.

"Makanya seperti mas Ari katakan, sampai saking muaknya masyarakat, sampai ada minta diadakan Petrus. Itu kan menunjukkan masyarakat sudah muak," pungkasnya.


Sebagai informasi, pemerintah resmi bubarkan FPI (Front Pembela islam pada tahun 2020.

Mahfud MD, yang saat itu menjabat sebagai Menkopolhukam mengatakan pemerintah telah resmi bubarkan FPI. 

Pembubaran itu berdasarkan keputusan bersama pejabat tinggi negara. Mahfud menegaskan, FPI dilarang melakukan aktivitasnya lagi setelah pernyataan ini disampaikan.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini disampaikan saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam siang ini (30/12/2020). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan, pemerintah menghentikan kegiatan dan aktivitas Front Pembela Islam (FPI) dalam bentuk apapun.  

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang akan dilakukan karena FPI tak lagi mempunyai legal standing baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa," kata dia, saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.  (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Tuduhan Selingkuh hingga Berujung Tersangka: Jejak Kasus Resbob dan Bigmo di Laporan Azizah Salsha

Dari Tuduhan Selingkuh hingga Berujung Tersangka: Jejak Kasus Resbob dan Bigmo di Laporan Azizah Salsha

YouTuber Resbob dan Bigmo resmi jadi tersangka kasus pencemaran nama baik Azizah Salsha. Simak kronologi lengkap perkara dari laporan hingga penetapan tersangka
Gubernur Khofifah-Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Kembangkan Energi Terbarukan dan Ekonomi Hijau

Gubernur Khofifah-Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Kembangkan Energi Terbarukan dan Ekonomi Hijau

Gubernur Khofifah terima audiensi Swaniti Initiative di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
John Herdman Dapat kabar Gembira, Gelandang Bundesliga 2 Ini Bisa Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia

John Herdman Dapat kabar Gembira, Gelandang Bundesliga 2 Ini Bisa Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia

Kabar baik untuk John Herdman! Gelandang muda Bundesliga 2, Laurin Ulrich, berpotensi menjadi opsi baru di lini tengah Timnas Indonesia dan kandidat pengganti Thom Haye.
Kalah 0-1 dari Manila Digger di Leg Pertama, Ini Syarat Lolos Dewa United ke Semifinal AFC Challenge League

Kalah 0-1 dari Manila Digger di Leg Pertama, Ini Syarat Lolos Dewa United ke Semifinal AFC Challenge League

Dewa United harus menelan kekalahan pada pertandingan leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026.
Profil Sabrina Farhana Disorot Usai Polemik Rumah Tangga Pendiri Nussa Rara, Mantan Anchor yang Kini Pimpin Agensi Digital

Profil Sabrina Farhana Disorot Usai Polemik Rumah Tangga Pendiri Nussa Rara, Mantan Anchor yang Kini Pimpin Agensi Digital

Profil Sabrina Farhana disorot usai polemik rumah tangga pendiri Nussa Rara viral. Mantan anchor Metro TV ini kini dikenal sebagai CEO agensi digital.
Mahfud MD Murka ke Dwi Sasetyaningtyas, Beri Peringatan ke Alumni LPDP Itu: Saya Marah Pada Anda

Mahfud MD Murka ke Dwi Sasetyaningtyas, Beri Peringatan ke Alumni LPDP Itu: Saya Marah Pada Anda

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD marah kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang belakangan ini viral karena pernyataannya.

Trending

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih Brasil Sarankan John Herdman Panggil Gelandang Ini untuk FIFA Series 2026, Layak Jadi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia?

Pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, menyarankan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia untuk memanggil Rivaldo Pakpahan
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Terpopuler News: Suami Dwi Sasetyaningtyas Terpukul Atas Polemik Istrinya, hingga Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar

Suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro alumni beasiswa LPDP yang merasa sedih di tengah polemik istrinya. Remaja asal Makassar tewas karena tertembak Polisi
Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Awal Mula Resbob dan Bigmo Dilaporkan Azizah Salsha, Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kronologi YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Azizah Salsha.
Selengkapnya

Viral