Pengakuan Mengejutkan dari Seorang Mantan Intel Timor Timur: Dulu Hercules Ketakutan, Dia ke Indonesia Cuma...
- Kolase tvOnenews
tvOnenews.com, Jakarta – Nama Hercules Rosario Marshal kembali menghiasi pemberitaan nasional usai sederet pernyataan kontroversial yang ia lontarkan belakangan ini. Dari menyindir Sutiyoso hingga menantang Gatot Nurmantyo.
Bahkan Hercules sempat mengancam akan mengerahkan ribuan anak buah untuk menggeruduk Gedung Sate, Ketua Umum GRIB Jaya itu kembali tampil dengan gaya garang dan lantang. ciri khasnya sejak dikenal sebagai preman Ibu Kota.
Namun di tengah hiruk-pikuk polemik ini, muncul suara berbeda dari seorang tokoh yang mengenal Hercules di masa lalu yakni Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat, eks Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang pernah memimpin operasi intelijen di Timor Timur era 1990-an.
Yayat membuka kembali lembaran lama yang menyimpan potret lain dari Hercules yang tidak banyak diketahui publik.
- Istimewa
Hercules Ketakutan dan Minta Perlindungan
Yayat Sudrajat pernah menjadi Dansatgas Intelijen Tribuana 8 dalam rangka pengamanan jajak pendapat (referendum) Timor Timur menjelang lepasnya provinsi tersebut dari Indonesia.
Dalam masa tugas itulah, ia pertama kali bertemu Hercules yang saat itu bukan siapa-siapa selain seorang Tenaga Bantuan Operasi (TBO) dalam Operasi Seroja yang dijalankan militer Indonesia.
Namun jauh dari kesan sangar dan dominan seperti yang terlihat sekarang, Hercules kala itu justru datang dalam keadaan ketakutan.
Menurut pengakuan Yayat, Hercules bahkan datang langsung meminta pengawalan militer hanya untuk kembali ke kampung halamannya di Timor Timur.
“Dia takut pada saat jajak pendapat, saya ketemu dia, dia minta bantuan saya untuk 'Pak tolong saya kawal saya' dengan membawa nama Pak Zacky Anwar,” ujar Yayat Sudrajat dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Sabtu (17/5/2025).
Kala itu, situasi Timor Timur memang tengah berkecamuk. Keamanan tak terjamin dan konflik antarkubu meluas. Hercules merasa tidak aman untuk kembali sendiri, dan mengandalkan pengaruh serta nama besar TNI untuk menjaga dirinya.
“Dia datang seperti orang ketakutan. Karena dia bawa nama Pak Zacky Anwar, ya saya siapkanlah pengamanan, dan aman,” lanjut Yayat.
Load more