News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Dinilai Lampui Kewenangan oleh Guru Besar FK Unpad: Terjadi Krisis Nilai!

Arah kebijakan Kemenkes saat ini, dinilai bukan cuma mencederai tata kelola sistem pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan nasional, tetapi juga berpotensi meruntuhkan pilar-pilar etik, profesionalisme, dan otonomi keilmuan yang selama ini menjadi dasar keberlangsungan sistem kesehatan yang bermartabat dan berkeadilan. 
Selasa, 20 Mei 2025 - 04:53 WIB
Para Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad)
Sumber :
  • ANTARA

Bandung, tvOnenews.com-Arah kebijakan Kemenkes saat ini, dinilai bukan cuma mencederai tata kelola sistem pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan nasional, tetapi juga berpotensi meruntuhkan pilar-pilar etik, profesionalisme, dan otonomi keilmuan yang selama ini menjadi dasar keberlangsungan sistem kesehatan yang bermartabat dan berkeadilan. Pernyataan ini disampaikan para Guru Besar dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) dengan tajuk Maklumat Padjajaran. Maklumat dibacakan bergantian oleh Prof Dr Endang Sutedja dan Prof Dr Johanes Cornelius Mose.

Maklumat itu bertujuan menyelamatkan martabat pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan nasional, serta untuk mengevaluasi kebijakan Kementerian Kesehatan di RS Pendidikan Universitas Padjajaran/RSHS Bandung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Dia menyampaikan, pendidikan kedokteran bukan hanya proses teknis mencetak tenaga kerja, tetapi adalah tindakan merawat kehidupan, di mana setiap lulusan bukan hanya membawa kompetensi, tetapi juga nurani, tanggung jawab, dan kepercayaan publik.

Guru Besar FK Unpad itu menegaskan, ketika pemerintah secara sepihak melemahkan kolegium, mengintervensi universitas, dan memindahkan proses pendidikan dari ruang akademik ke birokrasi, maka yang terjadi adalah pelanggaran terhadap etika secara umum dan etika kedokteran.

"Kita menyaksikan apa yang disebut Max Weber sebagai 'Entzauberung' – hilangnya kesakralan ilmu dan pengabdian akibat rasionalitas instrumentalis," katanya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, ketika pemerintah mengubah rumah sakit pendidikan menjadi pusat produksi dan deregulasi kompetensi, tanpa ruang akademik, maka profesi medis tidak lagi menjadi pilar peradaban, melainkan alat sistem kekuasaan dan pasar. "Ini bukan hanya krisis kebijakan, melainkan krisis nilai," kata Endang.

Selanjutnya Prof Dr Johanes Cornelius Mose mengatakan para guru besar itu menilai Kementerian Kesehatan telah bertindak melebihi kewenangan sebagai pejabat negara yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Pasca penerbitan Undang-Undang No 17 Tahun 2023, lanjut dia, Kementerian Kesehatan secara ekspansif mengambil alih fungsi desain dan pengelolaan pendidikan tenaga medis, termasuk pembentukan kolegium tanpa partisipasi organisasi profesi dan universitas.

Kemenkes juga melakukan penyederhanaan jalur kompetensi profesi medis yang sulit dan berbahaya melalui pelatihan teknis singkat, serta penerapan kebijakan Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit (RSPPU) secara unilateral, tanpa kerangka pendidikan tinggi.

"Kebijakan pelaksanaan RSPPU yang cenderung sepihak dan mengabaikan ketentuan perundang-undangan menghapus peran universitas sebagai institusi akademik yang sah, melanggar prinsip otonomi ilmiah dan tridarma perguruan tinggi, serta berpotensi merusak mutu pendidikan spesialis dan sistem jaminan mutu pendidikan nasional," kata Johanes.

Tindakan tersebut, lanjut dia, telah mengabaikan fungsi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai pemegang otoritas dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Karena pendidikan profesi medis bukan domain administratif kementerian teknis, melainkan bagian dari sistem akademik nasional.

"Saat rumah sakit vertikal menjadi pusat pendidikan tanpa integrasi akademik, fungsi keilmuan, evaluasi akademik, dan pertanggungjawaban publik terhadap mutu lulusan menjadi lenyap," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Johanes Mose, menekankan harusnya ada komunikasi yang baik antara unsur-unsur yang membentuk sistem pendidikan kesehatan, dalam hal ini kedokteran.

"Unsur itu adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Dikti Saintek, serta kolegium. Seperti tiga dudukan di atas tungku, jika satu hilang maka bejana di atasnya akan tumpah," ucap Johanes.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Terseret Isu Video Asusila 'Banyuwangi Bilqis', Bilqis Luvena Danendra Menangis di Pelukan Mama

Usai Terseret Isu Video Asusila 'Banyuwangi Bilqis', Bilqis Luvena Danendra Menangis di Pelukan Mama

Usai terseret isu video asusila 'Banyuwangi Bilqis', Bilqis Luvena Danendra menangis di pelukan sang mama.
Bangga! Pembalap Indonesia Sean Gelael Juara di Balapan 6 Hours of Fuji

Bangga! Pembalap Indonesia Sean Gelael Juara di Balapan 6 Hours of Fuji

Kabar membanggakan datang dari dunia motorsport Indonesia, setelah pembalap kebanggaan tanah air yakni Sean Gelael menjadi juara di kejuaraan balap FIA World Endurance Championships 6 Hours of Fuji di Jepang, Minggu (27/9/2026).
Reaksi Tak Terduga Xavi Hernandez usai Raih Kemenangan Bersama Timnas Belanda: Saya Senang tapi …

Reaksi Tak Terduga Xavi Hernandez usai Raih Kemenangan Bersama Timnas Belanda: Saya Senang tapi …

Pelatih Timnas Belanda, Xavi Hernandez, mengakui rasa bahagianya usai kemenangan atas Serbia. Namun, dia menekankan bahwa De Oranje bisa lebih baik lagi.
Prabowo Minta RS Tak Bedakan Pasien BPJS, Dana Rp20 Triliun Dicairkan Tahun Ini

Prabowo Minta RS Tak Bedakan Pasien BPJS, Dana Rp20 Triliun Dicairkan Tahun Ini

Presiden Prabowo meminta rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dan non-BPJS serta menyetujui pencairan dana Rp20 triliun ke BPJS Kesehatan.
Potensi Sumbang 2 Medali Emas, Taufik Hidayat Apresiasi Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Potensi Sumbang 2 Medali Emas, Taufik Hidayat Apresiasi Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat memberikan apresiasi terhadap perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026.
Raih 3 Poin Perdana dari Bangladesh, Gavin Lee Sebut Singapura Kesulitan dengan Kondisi Cuaca

Raih 3 Poin Perdana dari Bangladesh, Gavin Lee Sebut Singapura Kesulitan dengan Kondisi Cuaca

Lewat gol tunggal Harhys Stewart, Singapura mengamankan poin penuh dari Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Selengkapnya

Viral