News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima GRIB Jaya Disebut Ormas Preman, Tangan Kanan Hercules Berani Serang Balik Anggota DPR RI: Bukannya Anda...

Dituduh sebagai preman yang berlindung di balik nama ormas, orang kepercayaan Hercules di GRIB Jaya, Zulfikar berani 'serang balik' anggota Komisi III DPR RI.
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:11 WIB
Tangan kanan Hercules serang balik anggota DPR RI
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Tangan kanan Hercules yakni Zulfikar tak terima ketika GRIB Jaya dituduh sebagai ormas preman oleh anggota DPR RI Ahmad Sahroni.

Tidak tanggung-tanggung, Zulfikar berani menyerang balik Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang sebelumnya juga ingin membubarkan GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik yang melibatkan Hercules beserta ormasnya GRIB Jaya dengan sejumlah pihak di tanah air seakan belum mereda bahkan cenderung memanas.

Mulai dari ucapan pimpinan GRIB Jaya Hercules yang turut menyenggol sejumlah mantan pejabat tinggi di tanah air termasuk gubernur hingga purnawirawan TNI.

Bahkan yang terbaru ormas bentukan Hercules GRIB Jaya dianggap meresahkan masyarakat atas tingkah laku mereka di beberapa tempat.

Baru-baru ini, ormas GRIB Jaya kedapatan menduduki tanah milik BMKG seluas 12 hektare di Tangerang Selatan yang hendak digunakan untuk pembangunan gedung arsip. 

Tidak tanggung-tanggung, perwakilan GRIB Jaya bahkan mengajukan tuntutan ganti rugi senilai Rp5 miliar kepada BMKG sebagai syarat penarikan massa.

Ketum GRIB Jaya Hercules
Ketum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Youtube GRIB TV

 

Wajar saja jika publik seketika dibuat geram akan hal itu. Apalagi, kasus serupa bukan cuma sekali terjadi hingga pihak kepolisian dituntut untuk menyelesaikan polemik ini.

Advokat Saor Siagian hingga Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni juga ikutan gerah atas polemik ini. Di hadapan anggota dewan, keduanya kompak agar hal tersebut segera diselesaikan.

Ahmad Sahroni bahkan menyikapi dengan tegas masalah ini. Ia berharap agar instruksi presiden untuk membubarkan ormas yang suka bikin resah ditegakkan.

“Kalau ngurusin preman doang kalau mau ditindak, tindak aja. Gak usah bikin satgas ini, satgas itu, gak penting itu. Sekarang gimana perintah presiden sudah jelas berantas itu preman,“ kata Sahroni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kesempatan yang sama, Ahmad Sahroni juga geram karena ormas tersebut kerap berlindung dibalik kata 'orang dekat dengan presiden' sehingga merasa kebal hukum.

Akan tetapi, tuduhan yang dilayangkan oleh Ahmad Sahroni tadi mendapat respons keras dari tangan kanan Hercules di ormas GRIB Jaya yaitu Zulfikar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral