News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Pelestarian Pesisir Cirebon, IESR dan Ratusan GEN-B Lakukan Gebrakan Tangani Masalah Sampah di Pantai Kesunean: Seribu Mangrove Ditanam

IESR bersama Generasi Energi Bersih (GEN-B) mengajak masyarakat pesisir Kesunean Selatan, Cirebon, untuk melakukan aksi besar-besaran bersih pantai dan penanaman seribu mangrove.
Rabu, 28 Mei 2025 - 03:10 WIB
Aksi lingkungan yang dilakukan Institute for Essential Services Reform (IESR) bersama Generasi Energi Bersih (GEN-B) di Cirebon.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Cirebon, tvOnenews.com – Institute for Essential Services Reform (IESR) bersama Generasi Energi Bersih (GEN-B) belum lama ini kembali menggulirkan aksi pengurangan emisi karbon dan pelestarian lingkungan lewat program Sustainable Emission Reduction Initiative (SERI) atau Solusi Rendah Emisi Indonesia.

Proyek ini menyasar kawasan pesisir RW 09 Kesunean Selatan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat yang memiliki hutan mangrove seluas 7,5 hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan sampah kiriman dari laut, vegetasi mangrove juga telah membantu mengurangi dampak negatif banjir rob yang kerap melanda kawasan pantai utara Jawa, termasuk di Cirebon.

Program SERI yang dilakukan pada Sabtu, 24 Mei 2025 lalu, tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tapi juga mendorong manfaat sosial ekonomi melalui pengembangan ekowisata mangrove yang berbasis masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemanfaatan hutan mangrove yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga berkelanjutan secara ekonomi.

Manajer Program Transformasi Sistem Energi IESR, Deon Arinaldo, memaparkan bahwa potensi besar dari ekowisata berbasis mangrove ini juga menjadi peluang skema carbon offset bagi dunia usaha.

“Kegiatan ini menarik untuk ditindaklanjuti sebagai sebuah peluang di masa depan. Selain itu, program SERI ini ada manfaat sosial ekonomi (bahkan lebih besar) selain karbon, jadi hanya diukur biaya per ton CO₂ eq saja dengan konsep yang ditawarkan berupa ekowisata," ujarnya Deon kepada tvOnenews.com.

Penanaman seribu mangrove yang dilakukan masyarakat pesisir Cirebon atas inisiasi IESR dan GEN-B.
Penanaman seribu mangrove yang dilakukan masyarakat pesisir Cirebon atas inisiasi IESR dan GEN-B.
Sumber :
  • tvOnenews.com

 

Guna mengukur efektivitas program ini, IESR menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan dari masyarakat setempat.

Menurut Deon, peran nyata dari masyarakat pesisir Cirebon serta partisipasi lembaga eksternal menjadi kunci keberhasilan program pelestarian ini.

“Program SERI ini merupakan program yang berkesinambungan dengan upaya intervensi baik di masyarakat penerima sasaran maupun kampanye kepada masyarakat secara luas untuk dapat berpartisipasi. Adanya dukungan pihak luar baik pribadi maupun lembaga dan konsistensi pengelolaan hutan mangrove merupakan indikator keberhasilan yang kami gunakan,” katanya.

Program SERI kali ini diikuti oleh lebih dari seratus partisipan lebih yang terdiri dari warga setempat, GEN-B dari berbagai daerah, DLH Kota Cirebon, Dinas Pariwisata, serta aktivis lingkungan dari berbagai organisasi.

Kegiatan penanaman seribu mangrove ini diawali dengan acara bersih-bersih pantai Kesunean. Para partisipan berhasil mengumpulkan ratusan karung sampah plastik yang memang telah menggunung dan mengendap di pantai.

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Teguh Wiyanto, menyampaikan apresiasi Pemkot atas gebrakan gerakan lingkungan yang dilakukan di kawasan tersebut.

Teguh menyampaikan, Pemkot Cirebon berkomitmen akan meneruskan semangat para pemerhati lingkungan seperti IESR dan GEN-B di kawasan tersebut.

"Kami menyambut baik atas kegiatan yang dimotori oleh IESR dan GEN-B serta warga masyarakat Kesunean ini. Kami akan terus memberikan dukungan serta siap berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan serupa ke depannya," kata Teguh.

"Masalah sampah di pantai ini bisa ada karena dua hal. Pertama dari perilaku masyarakat setempat, kedua karena memang faktor alam kiriman dari sepanjang aliran sungai dan bawaan dari laut. Karena ini merupakan daerah muara sungai. Kebetulan kawsan ini memang sudah dalam pembinaan kami dan tidak berhenti melakukan sosialisasi serta pengarahan melalui berbagai kelompok kerja (Pokja)," imbuhnya.

Dari sisi dampak nyata, Ketua RW 09 Kesunean Selatan mengungkapkan bahwa keberadaan kawasan mangrove yang telah dirintis sejak 2003 ini telah memberikan perlindungan signifikan bagi warga.

Hutan mangrove yang telah terbentuk saat ini terbukti efektif menahan abrasi, ombak besar, hingga sampah-sampah laut yang biasa dibawa saat pasang naik dan menumpuk di kawasan tersebut.

"Meskipun hutan mangrove kita belum jadi ekowisata, tapi potensinya telah dilirik banyak pihak. Walaupun di sini awalnya sebagai kawasan pesisir yang kumuh, saat ini masyarakat berangsur-angsur mulai sadar mengenai masalah sampah dan penghijauan," ungkap Pepep Nurhadi selaku Ketua RW.

Pada acara yang sama itu, Yayasan Generasi Energi Bersih yang diwakili oleh Zikra mendonasikan Lampu PJU Surya bertenaga 50W untuk penerangan jalan disekitar Baperkam dan Hutan Mangrove Kesunean Selatan. 

“Kalau Energi Terbarukan bisa berdampak pada ecowisata dan kesadaran lingkungan serta ekonomi lokal, kenapa tidak? Kita harus ubah cara berpikir dari sekadar wisata jadi wisata yang berdaya dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” kata Zikra, pengurus Yayasan Generasi Energi Bersih.

Nisya, relawan dari Semarang, mengaku awalnya hanya ingin 'healing'. Namun ia justru menemukan sesuatu yang lebih mendalam.

“Saya baru tahu kalau mangrove bisa menyerap 4-5 kali lebih banyak karbon dibanding hutan tropis. Rasanya luar biasa bisa jadi bagian dari perubahan,” ungkapnya.

Program SERI di Cirebon yang dimotori IESR ini menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan juga bisa selaras dengan penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah melalui pemberdayaan ekonomi hijau melalui gerakan batik ecoprint dari dedaunan hijau yang diberdayakan oleh ibu-ibu PKK setempat.

Melalui pendekatan partisipatif dan dukungan multipihak, inisiatif ini tidak hanya menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga membuka peluang kesejahteraan bagi warga setempat melalui ekowisata berkelanjutan.

Terkait replikasi program, IESR membuka peluang untuk memperluas proyek serupa ke daerah pesisir lain yang menghadapi ancaman banjir rob atau abrasi.

Kesuksesan awal di Kesunean Selatan ini menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut.

Partisipasi warga setempat juga menjadi tulang punggung dalam pengembangan program ini, terutama pada aspek perencanaan dan pengelolaan kawasan ekowisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut IESR, setiap keputusan dalam program disesuaikan dengan kebutuhan prioritas masyarakat lokal.

"Aspek keberlanjutan tentunya sangat berkorelasi dengan prioritas kebutuhan pengelola sehingga partisipasi mereka (masyarakat) dalam perencanaan dan pengelolaan, menjadi poin penting dalam pengembangan ekowisata ini," ujar Deon IESR. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Pertandingan antara Curacao vs Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
10 Tahun Berlalu, Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Masih Jadi Misteri yang Diperdebatkan

10 Tahun Berlalu, Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Masih Jadi Misteri yang Diperdebatkan

Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin kembali menjadi sorotan. Simak kronologi lengkap, fakta persidangan, perjalanan Jessica Wongso, dan pelajaran
Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya intervensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap perwakilan Sumatera Selatan.
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina

Trending

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
10 Tahun Berlalu, Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Masih Jadi Misteri yang Diperdebatkan

10 Tahun Berlalu, Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Masih Jadi Misteri yang Diperdebatkan

Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin kembali menjadi sorotan. Simak kronologi lengkap, fakta persidangan, perjalanan Jessica Wongso, dan pelajaran
Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
Selengkapnya

Viral