News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mesranya Dubes Palestina dan Rusia Bikin Origami Burung Bangau Simbol Perdamaian untuk Anak-Anak Gaza dan Donbass

Memperingati Hari Anak Internasional Rumah Rusia di Jakarta bersama Zeekend Indonesia menyelenggarakan acara kemanusiaan bertajuk “Burung Bangau Perdamaian” (Cranes of Peace)
Jumat, 6 Juni 2025 - 22:27 WIB
Mesranya Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair S.M. Alshun dan Duta Besar Federasi Rusia Sergei Tolchenov membuat origami burung bangau simbol perdamaian.
Sumber :
  • Azwar Ipank

Jakarta, tvOnenews.com – Memperingati Hari Anak Internasional Rumah Rusia di Jakarta bersama Zeekend Indonesia menyelenggarakan acara kemanusiaan bertajuk “Burung Bangau Perdamaian” (Cranes of Peace), sebagai bentuk solidaritas untuk anak-anak yang menjadi korban konflik di berbagai belahan dunia, khususnya di Gaza dan Donbass.

Acara yang berlangsung di Rumah Rusia ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan misi diplomatik, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, dan warga ibu kota. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair S.M. Alshun dan Duta Besar Federasi Rusia Sergei Tolchenov turut hadir dan memberikan pernyataan menyentuh tentang pentingnya perdamaian dan perlindungan terhadap anak-anak.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair S.M. Alshun dan Duta Besar Federasi Rusia Sergei Tolchenov menunjukkan origami burung bangau simbol perdamaian.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair S.M. Alshun dan Duta Besar Federasi Rusia Sergei Tolchenov menunjukkan origami burung bangau simbol perdamaian.
Sumber :
  • Azwar Ipank

 

Dalam rangkaian kegiatan para peserta secara kolektif melipat lebih dari 500 burung bangau kertas simbol tradisional perdamaian dan harapan. 

Origami tersebut kemudian dipasang pada dua instalasi dinding bertuliskan “Lindungi Anak-Anak Donbass” dan “Lindungi Anak-Anak Gaza” dengan dekorasi warna-warni termasuk motif khas bendera Indonesia, Palestina, dan Rusia.

Acara ditutup dengan pembentukan peta dunia dari burung bangau, melambangkan solidaritas global terhadap anak-anak yang terdampak kekerasan dan konflik.

Duta Besar Palestina Dr. Zuhair S.M. Alshun menyampaikan harapannya bahwa acara ini menjadi upaya moral untuk menghentikan penderitaan anak-anak di wilayah konflik.

“Kami berhak terus berjuang melindungi anak-anak. Itu harus terus kami lakukan untuk mengakhiri ketidakadilan di Palestina. Acara seperti ini penting yang digerakkan oleh komitmen kemanusiaan yang peduli dengan sesama manusia. Untuk membela Palestina tidak perlu menjadi muslim, cukup menjadi manusia,” katanya.

Senada Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov menekankan urgensi memperingati anak-anak yang kehilangan masa kecil mereka akibat konflik bersenjata.

“Hari ini kami dedikasikan untuk semua anak yang telah kehilangan nyawa dalam konflik, baik di Palestina, Gaza, maupun di Donbass, Rusia. Acara seni ini adalah bentuk penghormatan dan seruan untuk perdamaian,” ujarnya.

Instalasi seni Burung Bangau Perdamaian untuk anak-anak Gaza dan Donbass
Instalasi seni Burung Bangau Perdamaian untuk anak-anak Gaza dan Donbass
Sumber :
  • Azwar Ipank

 

Kepala Rumah Rusia di Jakarta Nikita Shilikov menyatakan bahwa dunia harus berhenti berpaling dari kenyataan tragis yang dihadapi anak-anak di zona konflik.

“Ini bukan sekadar statistik. Ini adalah kehidupan. Rusia memperjuangkan perdamaian dan keadilan, dan acara ini menjadi salah satu bentuk nyata dari perjuangan itu,” ungkapnya.

Pendiri dan CEO Zeekend Syahrul Khaidar Kamal menyebut acara ini sebagai upaya untuk mengubah diplomasi dari sekadar formalitas menjadi tindakan nyata yang menyentuh nurani masyarakat.

“Cranes of Peace bukan sekadar acara simbolik. Ini adalah momen kejelasan moral di mana pemuda, diplomat, dan masyarakat bersatu dalam satu suara untuk anak-anak yang dunia terlalu sering abaikan,” ucapnya.

Sementara itu Nasywa Nurjadwa Co-Founder dan COO Zeekend menekankan bahwa acara ini adalah cermin bagi kemanusiaan kolektif.

“Kami tidak hanya membahas satu krisis, tetapi juga membangkitkan kesadaran yang lebih dalam tentang kemanusiaan kita bersama,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inisiatif Cranes of Peace menjadi pesan kuat kepada komunitas internasional bahwa tidak ada anak yang seharusnya tumbuh besar dengan suara bom dan senjata. 

Melalui kegiatan seni dan simbol perdamaian, acara ini menyerukan tanggung jawab global untuk melindungi generasi masa depan dari dampak kekerasan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral