News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meriah dan Penuh Semangat, Rangkaian Puncak Kirab Bangga Kencana 2025 Warnai Peringatan Harganas ke-32

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Kirab Bangga Kencana.
Jumat, 27 Juni 2025 - 20:29 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Kirab Bangga Kencana.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Kirab Bangga Kencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program Bangga Kencana, pencegahan stunting, dan juga quick wins dalam rangka memperingati Harganas ke-32.

“Kirab Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana) ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka Harganas untuk campaign lima quick wins seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kirab yang telah berlangsung sejak 23 Juni di seluruh provinsi Indonesia mencapai puncaknya pada Kamis (26/06/2025). Pada Puncak Kirab Bangga Kencana, peserta kirab yang terdiri dari Petugas/Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB), Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja, Generasi Berencana (GenRe), Saka Kencana, dan mitra kerja lainnya tiba di Kantor Pusat Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, setelah melakukan konvoi dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Setelah melakukan konvoi kendaraan menggunakan sepeda motor operasional Penyuluh KB, Mobil Unit Penerangan (Mupen), serta kendaraan dinas lainnya, iring-iringan peserta Kirab Bangga Kencana diterima dengan meriah di Kantor Pusat Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta.  Menteri, Wakil Menteri, dan jajaran pimpinan di Kemendukbangga/BKKBN turut hadir dan menyambut peserta kirab dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

⁠Program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN

Kirab Bangga Kencana menyambut Hari Keluarga Nasional ke-32 ini juga mengusung lima Pataka yang mewakili lima program quick wins. Mulai dari Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya), dan SuperApps tentang Keluarga.

Kelima pataka ini telah diarak dari wilayah-wilayah besar Indonesia: Sumatera, Kalimantan, Sulawesi-Papua, Nusa Tenggara-Bali, dan Jawa, hingga bertemu di Jakarta sebagai simbol sinergi nasional, khususnya di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Demi mensukseskan program quick wins Kemendukbangga/BKKBN, stunting menjadi masalah yang paling disorot. “Kita perlu fokus pada 1000 hari pertama kehidupan. Itulah objek penting supaya prevalensi stunting ke depan tambah baik. Terakhir, prevalensi kita 19,8%. Angka ini sudah turun dari yang sebelumnya 21,5%,” tambahnya.

Dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional ke-32, ada beberapa quick wins yang telah dilaksanakan. Berdasarkan laporan Plh. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat, Ratna Juita Razak, SE, telah digelar 1.551 program Genting/Makan Bergizi Gratis (MBG), dua bedah rumah, 1.234 pelayanan KB, 30 program GATI, 51 program Tamasya, dan 32 program Sidaya.

Ketahanan Keluarga untuk Masa Depan Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Wihaji  menegaskan terkait pentingnya ketahanan keluarga untuk masa depan Indonesia. Keluarga menjadi bagian penting demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Saya meyakini keluarga adalah kekuatan. Negara kita akan baik-baik saja kalau keluarga kita baik. Maka, keluarga menjadi kekuatan utama dalam kita bernegara,” tegas Menteri Wihaji dalam sambutannya di puncak Kirab Bangga Kencana.

Demi membangun ketahanan keluarga, diperlukan pahlawan keluarga. Menteri Wihaji menyebut, pahlawan keluarga adalah para Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan para penyuluh. Merekalah yang memperjuangkan demi keluarga sejahtera untuk masa depan negara Indonesia.

Terkait pentingnya ketahanan keluarga, Menteri Wihaji juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Presiden RI Prabowo Subianto, yang telah mengubah nomenklatur badan menjadi kementerian. Menurutnya, perubahan ini menandai semangat baru bahwa isu keluarga kini menjadi lebih penting dan mendesak untuk ditangani secara strategis.

Menteri Wihaji menyebut, transformasi badan menjadi kementerian harus diwujudkan dalam cara berpikir dan bekerja yang baru. Kirab Bangga Kencana pun disebut sebagai bagian dari kampanye transformasi tersebut. “Bapak Presiden sangat fokus dan concern terhadap tugas-tugas Kemendukbangga. Artinya, beliau sangat serius mewujudkan Generasi Emas 2045,” tegasnya.

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Kirab Bangga Kencana.
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Kirab Bangga Kencana.
Sumber :
  • Istimewa

 

⁠Keseruan Rangkaian Puncak Kirab Bangga Kencana

Sejak pagi, peserta telah melakukan registrasi dan bersiap mengikuti kirab menuju kantor pusat Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta. Rombongan kirab melakukan perjalanan menggunakan motor dan mobil dinas sebagai simbol perjuangan para penyuluh di lini lapangan. Di kantor pusat Kemendukbangga/BKKBN, puncak acara dibuka dengan penyerahan pataka dari masing-masing perwakilan regional kepada Menteri Wihaji, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KB.

Acara dilanjutkan dengan tarian Wonderful Indonesia, pemutaran video perjalanan kirab, serta penyerahan sertifikat regional, bantuan kepada keluarga berisiko stunting, dan apresiasi lomba Harganas ke-32. Suasana makin semarak dengan sesi doorprize dan hiburan menutup pertemuan hangat antar pelaksana program Bangga Kencana dari seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menjadi ajang silaturahmi nasional, Kirab Bangga Kencana ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja bersama dari seluruh pelaksana dan mitra program Bangga Kencana demi mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. 

“Mari, kita ciptakan tambang kemanusiaan dengan cara-cara yang baru, tidak lagi menggunakan cara tradisional untuk mewujudkan generasi emas ke depan,” tutup Menteri Wihaji.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembunuhan Keji di Bulukumba, Anak Ikut Antar Jenazah Usai Habisi Ayah

Pembunuhan Keji di Bulukumba, Anak Ikut Antar Jenazah Usai Habisi Ayah

Bersama seorang tetangganya, seorang anak tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, Idris, dengan cara yang sangat tidak manusiawi.
Syarat Mudah Dapat Bantuan Bedah Rumah Pemprov Jabar dan Kementerian PKP, KDM Siapkan Aplikasi

Syarat Mudah Dapat Bantuan Bedah Rumah Pemprov Jabar dan Kementerian PKP, KDM Siapkan Aplikasi

Syarat mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan

Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan

Upaya mencari jalan keluar atas polemik paspor di Belanda, khususnya yang melibatkan sejumlah pemain Timnas Indonesia terus bergulir. Sejumlah pihak kini tengah berpacu dengan waktu agar para pemain yang terdampak bisa segera kembali beraksi di lapangan.
Ratusan Warga Bolmong Raya Demo di Kantor Gubernur, Tuntut Penyelesaian Persoalan Krusial

Ratusan Warga Bolmong Raya Demo di Kantor Gubernur, Tuntut Penyelesaian Persoalan Krusial

Ratusan warga Bolmong Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, menuntut penyelesaian berbagai persoalan krusial di daerah mereka
Dean James Cs Dilarang Main, Media Belanda Ungkap Dampak Kasus Paspor di Liga Belanda terhadap Timnas Indonesia

Dean James Cs Dilarang Main, Media Belanda Ungkap Dampak Kasus Paspor di Liga Belanda terhadap Timnas Indonesia

Seiring dengan larangan main untuk Dean James dan kolega di Liga Belanda, Timnas Indonesia bisa terkena dampak. Media Belanda menjelaskan dampak terhadap kasus paspor non-Uni Eropa.
Gennaro Gattuso Mundur Jadi Pelatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri dan Antonio Conte Masuk Daftar Calon Pengganti

Gennaro Gattuso Mundur Jadi Pelatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri dan Antonio Conte Masuk Daftar Calon Pengganti

Gennaro Gattuso dilaporkan akan segera mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Italia. Beberapa nama yang masuk sebagai calon pengganti adalah Massimiliano Allegri dan Antonio Conte.

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral