News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Profesor Mulyadi Berani Jujur Bicara soal Kaesang Ikut Rebutan Kursi Ketum PSI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menetapkan tiga nama untuk memperebutkan kursi ketua umum partai berlambang mawar merah itu.
Minggu, 29 Juni 2025 - 17:23 WIB
Peneliti Ahli Utama Bidang Sosiologi Politik Pusat Pemerintahan Dalam Negeri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Mohammad Mulyadi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menetapkan tiga nama untuk memperebutkan kursi ketua umum partai berlambang mawar merah itu.

Calon ketua umum (caketum) nomor urut 1 adalah Ronald A. Sinaga atau Bro Ron yang mendaftar pada Rabu (18/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bro Ron mendapatkan dukungan dari enam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI dan 36 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI.

Kemudian, Kaesang Pangarep sebagai petahana mendaftar pada Sabtu (21/6/2025) dan mendapat nomor urut 2.

Putra bungsu Joko Widodo (Jokowi) itu mendapatkan dukungan dari 10 DPW PSI dan 78 DPD PSI.

tvonenews

Lalu, nama caketum PSI terakhir adalah Agus Mulyono Herlambang yang mendapatkan nomor urut 3.

Sebanyak enam DPW PSI dan 24 DPD PSI menyatakan dukungan terhadapnya.

Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Mohammad Mulyadi, AP., M. Si, menyebutkan sosok Kaesang Pangarep masih menjadi terobosan demokrasi ketika usia muda mampu menduduki posisi ketua umum PSI.

Apalagi ketokohan Kaesang ikut menjadi bukti bahwa kelompok anak muda ialah pasar yang sangat menggiurkan dalam konteks Pemilu.

"Kaesang memang menjadi pilihan yang paling rasional untuk menggapai tujuan itu. Citra Kaesang sebagai sosok anak muda yang sukses, yang dekat dengan kelompok generasi penggila media sosial, tak bisa dinafikan. Apalagi, ia juga putra mantan Presiden," ungkap dia dalam keterangannya, Minggu (29/6/2025).

Dia juga menilai dengan majunya Kaesang sebagai calon Ketua Umum PSI, pengaruh ayahnya tetap masih kuat.

Jokowi memiliki kedekatan simbolis dengan PSI dan itu memberikan Kaesang legitimasi politik yang langsung di mata para kader dan publik.

Namun, situasi ini juga memiliki konsekuensi ganda.

Di satu sisi, nama Jokowi dapat menarik dukungan.

Di sisi lain, publik mungkin melihat langkah ini sebagai bagian dari politik keluarga atau oligarki pemilihan.

"Kaesang tampaknya menyadari dilema tersebut dan memanfaatkannya untuk menekankan pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda, bukan hanya sebagai bayangan dari orang tua mereka. Ini bisa dibaca sebagai upaya mendefinisikan ulang posisi politiknya, meskipun tetap dalam orbit kekuasaan," ujar dia.

Langkah Kaesang akan dinilai tidak hanya dari seberapa populer dia, tapi juga dari kemampuannya memimpin partai, membangun organisasi, dan mendapatkan dukungan suara.

"Jika PSI tidak bisa mencapai ambang batas untuk masuk parlemen, maka kredibiltasnya akan dipertanyakan. Namun, jika berhasil, dia bisa menjadi contoh perubahan politik yang berhasil bukan karena faktor keturunan yang pernah menjadi penguasa, tapi karena kemampuannya," tuturnya.

Sebagai informasi, tahapan kontestasi Caketum PSI Setelah penetapan pada Selasa (24/6/2025), ketiga caketum memiliki waktu untuk menyampaikan visi dan misinya selama masa kampanye pada 19 Juni hingga 11 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian pada 12 Juli hingga 18 Juli 2025, dimulai masa pencoblosan oleh kader PSI dengan sistem e-vote atau daring.

Setelah pemungutan suara dilakukan, nama ketua umum terpilih akan diumumkan dan ditetapkan dalam Kongres PSI yang digelar pada 19 Juli 2025 di Solo, Jawa Tengah.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral