News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlapor Pemalsuan dan KDRT Diduga Bertemu dengan Pejabat Polda Riau, Aktivis: Mencoreng Prinsip Netralitas

Sebuah pertemuan antara terlapor kasus dugaan pemalsuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Sahala Sitompul didampingi Pengacaranya Hesron Sitepu, SH diduga bertemu dengan petinggi Polda Riau menuai sorotan publik. 
Sabtu, 5 Juli 2025 - 21:05 WIB
Aktivis pemerhati hukum dan HAM, M. Rizki
Sumber :
  • IST

Pekanbaru, tvOnenews.com – Sebuah pertemuan antara terlapor kasus dugaan pemalsuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Sahala Sitompul didampingi Pengacaranya Hesron Sitepu, SH diduga bertemu dengan petinggi Polda Riau menuai sorotan publik. 

Pertemuan yang berlangsung beberapa waktu lalu itu dinilai mencederai etika penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivis pemerhati hukum dan HAM, M. Rizki, menyayangkan terjadinya pertemuan tersebut. Menurutnya, tindakan Aparat Penegak Hukum (APH) yang menemui pihak berperkara, apalagi yang berstatus sebagai terlapor, merupakan pelanggaran etika berat dan dapat menciptakan persepsi negatif di tengah masyarakat.

"Ini jelas mencoreng prinsip netralitas penegakan hukum. Tidak seharusnya APH menjalin komunikasi atau bahkan membangun kedekatan dengan pihak yang sedang berperkara, apalagi statusnya sebagai terlapor dalam kasus pemalsuan dan KDRT. Ini berpotensi mengganggu objektivitas proses hukum," ujar Rizki.

Ia menambahkan bahwa tindakan ini bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah Polda Riau. 

Rizki mendesak agar Propam segera turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan internal terkait pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika dibiarkan, hal ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di tanah air. Semua pihak harus diperlakukan sama di mata hukum, tanpa ada pengecualian," tutupnya. 

Hingga kini belum ada konfirmasi dari Polda Riau. (ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UMKM Jamu Naik Kelas, BPOM Dorong Produk Tradisional Jadi Gaya Hidup Modern

UMKM Jamu Naik Kelas, BPOM Dorong Produk Tradisional Jadi Gaya Hidup Modern

BPOM dorong UMKM jamu naik kelas lewat modernisasi, standardisasi, dan inovasi. Jamu kini jadi peluang ekonomi kreatif bernilai ratusan triliun rupiah.
Harga BTC Hari Ini Terjun Bebas, Investor Beralih ke Emas yang Terus Cetak Rekor

Harga BTC Hari Ini Terjun Bebas, Investor Beralih ke Emas yang Terus Cetak Rekor

Harga BTC hari ini anjlok tajam di tengah reli emas global. Nilai kripto tergerus triliunan rupiah saat investor beralih ke aset aman.
Jorge Martin Buka Suara soal Rumor Perkuat Yamaha di MotoGP 2027: Saya Sudah...

Jorge Martin Buka Suara soal Rumor Perkuat Yamaha di MotoGP 2027: Saya Sudah...

Jorge Martin kencang dikaitkan akan menandatangani kontrak dengan sejumlah tim mulai dari Honda hingga Yamaha untuk MotoGP 2027 mendatang.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
BPS Ungkap Pengangguran di Jakarta Meningkat pada November 2025

BPS Ungkap Pengangguran di Jakarta Meningkat pada November 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat terjadi peningkatan jumlah pengangguran di Jakarta selma periode Agustus hingga November 2025.
Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Perbuatan Maksiat yang Tak Disadari terus Berlanjut di Bulan Ramadhan

Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Perbuatan Maksiat yang Tak Disadari terus Berlanjut di Bulan Ramadhan

Berikut teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan shalat Jumat, dengan judul "Perbuatan Maksiat yang Tak Disadari terus Berlanjut di Bulan Ramadhan".

Trending

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa berkekuatan magnitude (M) 6,4, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Sejumlah oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima Rp7 miliar sebagai’ jatah’ bulanan dari PT Blueray Cargo usai meloloskan barang impor kualitas KW agar mudah masuk ke Indonesia.
DPR RI Sebut Warung Madura Dianaktirikan soal Perlindungan Konsumen

DPR RI Sebut Warung Madura Dianaktirikan soal Perlindungan Konsumen

DPR menilai perlindungan konsumen di Indonesia belum adil, karena negara lebih melindungi ritel besar. Sementara warung Madura atau rakyat dituntut patuh tanpa diberi pembinaan yang setara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT