News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Gen Z Mendadak Jadi Ketua RT di Koja, Jakarta Utara: Bercita-cita Jadi Gubernur

Hal unik terjadi di lingkungan RT 07/08, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara usai seorang pemuda bernama Sahdan Arya Maulana (19) menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT) lingkungan itu.
Selasa, 15 Juli 2025 - 01:58 WIB
Kisah Gen Z Mendadak Jadi Ketua RT di Koja, Jakarta Utara: Bercita-cita Jadi Gubernur
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hal unik terjadi di lingkungan RT 07/08, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara usai seorang pemuda bernama Sahdan Arya Maulana (19) menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT) lingkungan itu.

Sahdan yang juga seorang mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta terpilih menjadi Ketua RT 07/08 secara demokratis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah saya menang dengan 126 suara, sedangkan lawan saya memperoleh 17 suara,” ungkapnya kepada awak media, Jakarta, Senin (14/7/2025).

Ia resmi menjabat pada 25 April 2025 dan kini menjadi wajah baru kepemimpinan Gen Z di lingkungannya dengan masa jabatan berlangsung selama lima tahun hingga tahun 2030.

Sahdan bersama timnya mendapat beragam respons dari masyarakat sekitar saat pertama kali menjabat.

Banyak yang memberikan dukungan dan ada juga beberapa yang meragukan kepemimpinan era Gen Z.

“Ada yang bilang Gen Z itu males gerak, gak bisa kerja, atau gak bakal ada pembangunan,” ucapanya.

Kendati demikian, Sahdan memilih untuk tidak menanggapi kata-kata tersebut melainkan ia membalaskannya dengan aksi nyata. 

“Alhamdulillah, saya buktikan dalam dua bulan ini sudah ada kegiatan pengecoran jalan,” jelasnya.

Dalam waktu kepemimpinana yang baru berjalan dua bulan ini, dirinya merealisasikan pengecoran jalan lingkungan setempat.

Pengecoran jalan yang sempat viral ini, tidak menggunakan dana pemerintah melainkan menggunakan iuran dari warga setempat.

Ia juga mengaku memiliki berbagai program lainnya seperti berbagi sembako menjelang ramadan, pemasangan CCTV di sejumlah titik yang rawan pencurian, hingga pembelian hewan kurban setiap Idul Adha. 

Tak hanya itu, ia menggagas bantuan sosial sebesar Rp200 ribu untuk warga sakit, dan Rp500 ribu untuk warga yang meninggal, lengkap dengan penyediaan kain kafan, papan nisan, hingga ongkos gali kubur.

Program ini ia buat dengan memasukkan nilai nilai Muhammadiyah seperti kebaikan sosial dan kebermanfaatan mulai dari bantuan warga, pemberdayaan ekonomi kecil, hingga pelayanan cepat.

“Setiap warga hanya membayar iuran sebesar Rp10.000 per bulan yang dialokasikan untuk dana bantuan bagi warga yang sakit atau meninggal, serta untuk kebutuhan keamanan lingkungan,” jelasnya.

Sahdan menambahkan pembangunan dan program-program lainnya menggunakan dana dari Biaya Operasional Pemerintah (BOP) sebesar Rp2 jura per bulan.

“Prinsip saya sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” katanya.

Sahdan memilih untuk tidak mengikuti organisasi kampus demi dapat fokus dalam pengabdiannya di masyarakat.

Dalam membagi waktu antara kuliah dan tanggung jawab sebagai Ketua RT, ia dibantu oleh sekretaris dan bendahara yang juga masih seusianya yaitu Femas (20 tahun) dan Rizky (21 tahun).

“Saya aktif di lingkungan. Jadi takutnya kalau ikut himpunan atau Unit Kegiatan Mahasiswa malah gak maksimal di dua-duanya,” ujarnya jujur.

Ia mengaku banyak belajar dari mahasiswa UMJ yang aktif mengemban jabatan di berbagai organisasi kampus.

Melalui pengamatan, Sahdan kemudian menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kepemimpinannya di lingkungan masyarakat.

“Saya memang gak ikut, tapi saya banyak belajar dari mereka. Mereka itu inspirasi saya juga,” tambah Sahdan.

Bagi Sahdan, menjadi Ketua RT merupakan batu loncatan untuk selanjutnya dapat bergabung dengan partai politik dan meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih relevan untuk mencapai cita-citanya menjadi Gubernur Jakarta.

“Cita-cita saya menjadi gubernur Jakarta. Jadi ini langkah awal buat membuktikan bahwa saya mampu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap, perjalanannya menjadi pemimpin bisa mendorong lebih banyak mahasiswa UMJ untuk aktif di masyarakat. 

“Semoga kampus bisa mencetak lebih banyak mahasiswa yang peduli lingkungan. Dan semoga pemerintah juga mulai melihat kerja-kerja nyata kami di bawah, yang selama ini belum tersentuh dana bantuan,” ungkapnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral