GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Pelecehan Seksual di SMK Waskito Tangerang Bersuara Lantang: Jeritan Anak Kami Diabaikan!

Pihak keluarga korban kasus dugaan pelecehan seksual siswi SMK Waskito meminta keadilan terbuka lebar, seusai pelaku diduga belum diproses secara hukum.
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 04:26 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak keluarga korban kasus dugaan pelecehan seksual siswi SMK Waskito meminta keadilan terbuka lebar, seusai pelaku diduga belum diproses secara hukum.

Pihak keluarga mengaku selama ini berharap proses hukum terus dilakukan oleh pihak Polres Tangerang Selatan, yakni dengan menahan terlapor yang saat ini masih bebas dan melakukan pengancaman pada korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah melapor ke pihak kepolisian, pihak keluarga mengaku proses hukum jalan di tempat.

"Bukti percakapan masih ada. Kesaksian anak saya jelas. Tapi dari pihak kepolisian hingga saat ini belum menahan pelaku. Kami lapor resmi, tapi tidak ada perkembangan. Tidak ada tindak lanjut. Seolah laporan kami hanya selembar kertas kosong, tidak ada kemajuan,” ujar salah satu anggota keluarga korban, Sabtu (2/8/2025).

Pihak keluarga pun mempertanyakan proses hukum yang adil bagi anggotanya yang diduga menjadi korban.

Salah satu pemantik keluarga terus meminta keadilan, lantaran pelaku yang belum mendapat ganjaran setimpal.

"Ketika seorang anak perempuan menjadi korban, tapi pelaku justru dilindungi oleh koneksi politik. Jeritan anak kami sebagai korban diabaikan, aparat seperti Polres Tangerang Selatan seperti tidak menjalankan tugasnya melindungi yang lemah. Dari kondisi itu semuanya mulai jelas dan pelaku tetap bebas seolah tak pernah melakukan apa-apa," jelasnya. 

Baginya, suara dan perjuangannya bukan hanya untuk anaknya semata, melainkan semua anak yang pernah merasa tercekik dalam ketidakadilan, dan semua orang tua yang merasa tak berdaya melawan sistem yang hanya berpihak pada yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tolonglah anak saya, kami hanya ingin keadilan. Bukan balas dendam. Kami ingin anak kami tahu, bahwa suara perempuan yang terzalimi itu penting walaupun hukum bisa dibungkam oleh kuasa, kami tidak akan diam. Polres Tangerang Selatan seperti tidak melihat penderitaan kami. Sejak awal kami datang dengan tulus, berharap ada keadilan. Tapi kenyataannya? Pelaku masih bebas, tidak ada proses hukum. Tidak ada perlindungan. Tidak ada empati,” katanya.

Sementara itu, pengamat hukum, Fajar Trio pun mengungkapkan keprihatinannya atas lemahnya penegakan hukum dalam perkara yang menyangkut keselamatan dan martabat korban di bawah umur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Pertanyaan yang Jadi "Pemicu" Polemik LCC Empat Pilar MPR RI

Ini Pertanyaan yang Jadi "Pemicu" Polemik LCC Empat Pilar MPR RI

Ternyata ini pertanyaan yang menjadi "pemicu" polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Anggota DPR Desak Polisi Ringkus Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Anggota DPR Desak Polisi Ringkus Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia mendesak polisi menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial MR (20) yang disekap 3 hari.
Terang Lagi, 50 Lampu PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur Kembali Menyala Usai Dicuri

Terang Lagi, 50 Lampu PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur Kembali Menyala Usai Dicuri

50 Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur kembali menyala setelah dilakukan perbaikan.
Emak-emak Pusing Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Hingga Daging Sapi di Jakarta Naik Tajam

Emak-emak Pusing Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Hingga Daging Sapi di Jakarta Naik Tajam

Sementara itu, cabai rawit hijau justru bergerak berlawanan dengan naik Rp3.831 menjadi Rp62.500 per kilogram.
Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu

Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu

Kakek 85 tahun di Surabaya diduga disekap calon menantu usai dibohongi soal operasi anak dan biaya sekolah cucu hingga rugi Rp2 miliar. Simak beritanya!
Soroti Pentingnya Keadilan, Dedi Mulyadi: Rencana Saya Pajak Tambang Harus 70 Persen Kembali ke Desa

Soroti Pentingnya Keadilan, Dedi Mulyadi: Rencana Saya Pajak Tambang Harus 70 Persen Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal rencananya terkait pajak dan tambang.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Selengkapnya

Viral