News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Sih Immanuel Ebenezer sampai Korbankan Surat Nikah? Ternyata Oh Ternyata Wamenaker yang Terjerat OTT KPK itu...

Kisah Immanuel Ebenezer alias Noel, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK menumbalkan surat nikah mencuri perhatian publik.
Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:37 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer
Sumber :
  • Luthfia Miranda Putri-Antara

Jakarta, tvonenews.com - Kisah Immanuel Ebenezer, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK menumbalkan surat nikah mencuri perhatian publik.

Publik menyoroti alasan Immanuel Ebenezer mengorbankan surat nikah demi hal tertentu sejak Wamenaker itu menjadi target OTT KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar KPK menggelar OTT kelima pada 2025 yang menargetkan Immanuel Ebenezer diungkap langsung oleh Wakil ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

Fitroh menyampaikan bahwa, Noel sapaan akrab Wamenaker itu ditangkap KPK pada Rabu (20/8/2025) malam hari.

KPK menangkap Noel dengan alasan Wamenaker RI tersebut diduga terindikasi melakukan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengutarakan bahwa, Noel dan 13 orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan sertifikasi K3.

"Tadi malam sudah dilakukan ekspose, dan sudah ditetapkan status hukum para pihak yang diamankan," ungkap Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel jadi tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel jadi tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Terkini, Immanuel Ebenezer yang biasa disapa Noel itu dan puluhan orang lainnya resmi mengenakan rompi orange.

Kabar Immanuel Ebenezer menjadi target KPK membuat kisah masa lalunya dikulik oleh netizen.

Salah satu kisah yang paling menncolok untuk disorot, yakni Immanuel Ebenezer mengorbankan surat nikah saat menjadi pengemudi  ojek online (ojol).

Dalam suatu kesempatan, Noel membagikan kisah hidup sulitnya sebelum mengenal dunia politik di hadapan para ojol di perusahaan ojol.

Ia saat itu tengah melakukan kunjungan kerja ke perusahaan ojol di Cilandak, Jakarta Selatan pada 2024 lalu.

"Saya juga sopir ojol, ini saya nggak bohong. Tapi sekarang dipercaya Presiden Prabowo untuk menjadi Wakil Menteri," kata Immanuel Ebenezer dilansir dari unggahan Facebook Kemnaker RI, Jumat.

Wamenaker Noel Akui Sempat Jadi Driver Ojol,  Sebut Hapal Titik-titik  Gacor
Wamenaker Noel Akui Sempat Jadi Driver Ojol, Sebut Hapal Titik-titik 'Gacor'
Sumber :
  • istimewa

 

Pada momen tersebut, ia menginginkan motivasi kehidupan dirinya pernah bergelut di jalanan membuat para ojol semangat mencari nafkah.

Sebab, Noel pernah merasakan bagaimana ekonomi keluarga kecilnya diterjang badai yang memotivasi dirinya mendaftar mitra pengemudi ojol.

Saat itu, Noel tidak memenuhi syarat pada modal akibat keterbatasan ekonomi. Wamenaker RI tersebut rela mengorbankan surat nikah.

Kebetulan, sang anak turut mendaftar ojol, sehingga ia dan buah hatinya harus mengorbankan dokumen berharga, seperti surat nikah hingga ijazah.

"Untuk surat nikah sebagai jaminan. Kalauu anak saya pakai ijazah," tuturnya.

Kemudian, Noel juga membagikan kisah dirinya ramai pesanan saat naik ojol.

Noel berspekulasi titik pesanan yang ramai ada di beberapa wilayah tertentu di area DKI Jakarta, seperti Tanjung Barat dan sebagainya.

"Kalau mau order lebih ramai lagi, saya ke Mal Grand Indonesia, titik gacor banget," ucapnya.

Melalui kisah ini, Noel mengharapkan para ojol tidak pantang menyerah demi menghidupi keluarga mereka dan terhindar dari kesulitan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan pesimis, semangat terus. Masa depan kita tidak ada yang tahu," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral