GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebocoran Pipa MFO Cemari 30 Hektar Sawah, DPRD dan Pospera Desak PT Vale Bertanggung Jawab

Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Luwu Timur menilai peristiwa ini merupakan kejahatan lingkungan yang serius. Pospera mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:02 WIB
Kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) milik PT Vale Indonesia di Desa Lioka, Kecamatan Towuti,
Sumber :
  • Haswadi

Luwu Timur, tvOnenews.com Kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) milik PT Vale Indonesia di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (23/08/2025), terus menuai sorotan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Jihadin Paruge, menyesalkan insiden tersebut dan meminta PT Vale melakukan langkah serius serta solusi cepat bagi warga terdampak.

“Perlu ada langkah cepat dari PT Vale, bukan hanya perbaikan teknis pipa, tapi juga solusi jangka pendek bagi warga. Dan yang terpenting, bagaimana mencegah agar minyak ini tidak sampai mengalir ke Danau Towuti,” tegas Jihadin, Minggu (24/08/2025).

Sementara itu, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Luwu Timur menilai peristiwa ini merupakan kejahatan lingkungan yang serius. Pospera mendesak aparat penegak hukum melakukan penyelidikan.

“Perusahaan harus bertanggung jawab, tidak hanya pada perbaikan teknis, tapi juga terhadap pemulihan lingkungan. Jika ini akibat kelalaian, berarti PT Vale telah mengingkari komitmen menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ketua Pospera Towuti, Amrullah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Amrullah Rasyid, menyebut hingga saat ini terdapat sekitar 30 hektar sawah warga yang terdampak tumpahan minyak. “Data ini belum final karena pendataan masih terus berlangsung,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Yusri, menambahkan bahwa penanganan tumpahan minyak saat ini tengah dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian dan PT Vale.

“Untuk mencegah tumpahan minyak semakin meluas dan masuk ke Danau Towuti, telah dibuatkan sedimen pond. Fungsinya untuk mengalihkan aliran minyak agar tidak merembes ke permukiman dan lahan penduduk,” jelas Yusri.

Sementara itu, PT Vale Indonesia dalam pernyataan resminya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan telah melakukan langkah-langkah darurat.

“PT Vale memahami terkait insiden kerusakan pipa yang terjadi pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 sekitar pukul 07.30 WITA di Desa Lioka, Kecamatan Towuti. Kami telah melakukan isolasi pipa yang bocor, pengerukan material tanah yang tercemar, serta menyiapkan langkah pemulihan lingkungan,” ungkap Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia, Vanda Kusumaningrum.

PT Vale memastikan proses penanganan terus dilakukan dengan melibatkan tim teknis dan koordinasi bersama pemerintah daerah untuk meminimalkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan.(Has/).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.
Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia U-17 Bakal Tersingkir Lebih Cepat dari Piala Asia 2026

Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia U-17 Bakal Tersingkir Lebih Cepat dari Piala Asia 2026

Media Vietnam mulai pesimistis dengan peluang Timnas Indonesia U-17 lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2026 usai kalah 0-2 dari Qatar.
Santriwati Ungkap Hukuman Berat yang Diterima Jika Tak Mau Turuti Nafsu Bejat Kiai Ashari

Santriwati Ungkap Hukuman Berat yang Diterima Jika Tak Mau Turuti Nafsu Bejat Kiai Ashari

Santriwati yang notabene menjadi korban pencabulan Kiai Ashari mengungkapkan bahwa ada hukuman yang diberikan jika tak turuti nafsu bejat sang pengasuh ponpes.
Perkuat Perlindungan Pekerja di Ekosistem Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama dengan Kemenkop

Perkuat Perlindungan Pekerja di Ekosistem Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama dengan Kemenkop

Kemenkop dan BPJS Ketenagakerjaan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan bagi seluruh ekosistem koperasi, mulai dari pengurus, pengelola, pekerja, hingga anggota koperasi
5 Weton yang Diprediksi Apes Tanggal 12 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar dan Hindari Langkah Gegabah

5 Weton yang Diprediksi Apes Tanggal 12 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar dan Hindari Langkah Gegabah

Bagi lima weton di bawah ini, tanggal 12 Mei 2026 diprediksi akan menjadi hari yang "berat" jika Anda terlalu memaksakan kehendak. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral