News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anehnya Permintaan Terakhir Dedengkot PKI DN Aidit sebelum Ditembak Mati: Saya Mau...

Nasib tragis dialami Ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit atau yang akrab dikenal DN Aidit. Usai ditangkap pada 22 November 1965, tokoh ...
Selasa, 2 September 2025 - 21:56 WIB
Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib tragis dialami Ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit atau yang akrab dikenal DN Aidit.

Usai ditangkap pada 22 November 1965, tokoh besar PKI itu sempat diinterogasi di markas Brigade Infanteri 4.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Aidit direncanakan akan dibawa ke Semarang untuk menjalani persidangan. Namun perjalanan hidupnya justru berakhir di sebuah sumur tua di Boyolali.

Suasana pengangkatan jenazah korban G30S PKI
Suasana pengangkatan jenazah korban G30S PKI
Sumber :
  • Dok. Film Pengkhianatan G30S PKI

 

Kolonel Yasir Hadibroto Komandan Brigif 4 Infanteri sekaligus orang dekat Jenderal Soeharto kala itu, memerintahkan agar Aidit segera “dibereskan”.

Tugas eksekusi kemudian diserahkan kepada Mayor Trisno, yang memilih sumur tua sebagai lokasi akhir Aidit.

Sebelum dieksekusi, Aidit masih sempat meminta kopi dan rokok. Dalam interogasi, ia mengaku bertanggung jawab atas peristiwa G30S 1965.

Bahkan, Aidit sempat memohon untuk dihadapkan langsung kepada Presiden Soekarno, namun permintaan tersebut ditolak.

Di tepi sumur, Aidit diberi waktu sekitar 30 menit.

DN Aidit
DN Aidit
Sumber :
  • IST

 

Bukannya menyampaikan pesan terakhir, ia justru melontarkan pidato berapi-api dan menyebut dirinya masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Kabinet Dwikora. Aksi itu membuat para algojo kian geram.

Tak lama kemudian, peluru dilepaskan dan tubuh Aidit roboh. Jenazahnya lalu dilemparkan ke dalam sumur tua, ditimbun dengan batang pisang, kayu, serta tanah, sebelum akhirnya dibakar untuk menghilangkan jejak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aidit menjadi pemimpin terakhir PKI yang pada awal 1960-an menjelma sebagai partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah Uni Soviet dan Republik Rakyat Tiongkok.

Namun riwayat politiknya tamat di Boyolali, tanpa sempat diadili secara resmi.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaji Sergio Castel Sebelum ke Persib Bandung Tembus Lebih dari Rp8 Miliar Per Musim

Gaji Sergio Castel Sebelum ke Persib Bandung Tembus Lebih dari Rp8 Miliar Per Musim

Sebelum gabung Persib Bandung dan berkelana di Liga Siprus, striker asal Spanyol Sergio Castel mendapat gaji luar biasa fantastis mencapai lebih dari Rp8 miliar
Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Bukan Hanya Puasa, Masih Ada Amalan Terbaik saat Ramadhan

Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Bukan Hanya Puasa, Masih Ada Amalan Terbaik saat Ramadhan

Tak lama lagi kita umat muslim menyambut bulan suci Ramadhan. Ternyata ada amalan sunnah terbaik setelah kewajiban puasa loh.
Ekonomi Jakarta Tahun 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Sektor Usaha Penyedia Akomodasi Jadi Penyumbang Terbesar

Ekonomi Jakarta Tahun 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Sektor Usaha Penyedia Akomodasi Jadi Penyumbang Terbesar

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang tahun 2025.
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Isu soal pemain diaspora Timnas Indonesia yang memilih merapat ke Super League kembali memantik perdebatan. Marselino Ferdinan termasuk yang bakal pulang?
Negara Rugi Triliunan, Purbaya Incar Puluhan Perusahaan Baja Penunggak Pajak

Negara Rugi Triliunan, Purbaya Incar Puluhan Perusahaan Baja Penunggak Pajak

Purbaya sedang membidik 40 perusahaan di sektor industri baja yang diduga tidak menjalankan kewajiban membayar Pajak Pertambahan Nilai atau PPN.

Trending

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa berkekuatan magnitude (M) 6,4, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Sejumlah oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima Rp7 miliar sebagai’ jatah’ bulanan dari PT Blueray Cargo usai meloloskan barang impor kualitas KW agar mudah masuk ke Indonesia.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Persib Bandung resmi menambah amunisi di sektor penyerangan dengan mendatangkan striker asal Spanyol Sergio Castel guna menghadapi putaran kedua Super League -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT