News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dialog Aspirasi bersama DPR RI, BEM PTNU Sampaikan Tujuh Isu Kebangsaan

Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyampaikan tujuh poin isu kebangsaan kepada pimpinan DPR RI.
Kamis, 4 September 2025 - 00:49 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyampaikan tujuh poin isu kebangsaan kepada pimpinan DPR RI.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyampaikan tujuh poin isu kebangsaan kepada pimpinan DPR RI.

Kegiatan berlangsung dalam dialog aspirasi yang digelar DPR RI bersama BEM PTNU dan sejumlah organisasi mahasiswa lintas kampus lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta itu, mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan pandangan strategis dan aspirasi berbasis kajian akademik secara langsung kepada pimpinan lembaga legislatif.

Melalui riset kolektif dan konsolidasi bersama koordinator wilayah di 11 provinsi yang ada di Indonesia, BEM PTNU Se-Nusantara mengidentifikasi bahwa demokrasi Indonesia masih mengalami defisit substantif, supremasi sipil lemah, parlemen berorientasi elitis, dan regulasi politik serta ekonomi belum sepenuhnya mendukung prinsip keadilan sosial sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

Kajian tersebut menyoroti krisis legitimasi DPR RI yang muncul akibat praktik elitis, lemahnya akuntabilitas, dan pola distribusi kesejahteraan politik yang timpang. Hal ini menimbulkan paradoks representasi, di mana lembaga perwakilan rakyat justru menjauh dari fungsi idealnya sebagai kanal aspirasi publik.

BEM PTNU Se-Nusantara kemudian menawarkan tujuh poin isu strategis yang dianggap mendesak, yakni pertama, Rekonstruksi Supremasi Sipil, yaitu menuntut revisi Undang-Undang TNI dan Polri untuk memperjelas pembagian otoritas sipil - militer, melarang rangkap jabatan, serta memperkuat fungsi pengawasan parlemen.

Kedua, Pembentukan Tim Investigasi Independen, yaitu mendorong investigasi non-partisan yang melibatkan unsur sipil untuk mengungkap aktor intelektual di balik kerusuhan politik, sebagai upaya memperkuat rule of law dan keadilan transisional. Ketiga, Transparansi Anggaran DPR, yaitu mengusulkan sistem anggaran berbasis kinerja dengan mekanisme audit publik tahunan untuk mengembalikan legitimasi lembaga legislatif serta memastikan akuntabilitas keuangan negara.

Kemudian, keempat, Reformasi Partai Politik, yaitu mendesak pembenahan sistem kaderisasi dan pendanaan partai berbasis meritokrasi dan transparansi guna membatasi oligarki serta politik dinasti yang menghambat demokratisasi. Kelima, Kebijakan Pro-Rakyat, yaitu menekankan penyusunan regulasi yang responsif terhadap kebutuhan rakyat banyak, dengan mengedepankan prinsip keadilan distributif dan keadilan prosedural.

Selanjutnya, keenam, Kesejahteraan Profesi Strategis, yaitu meminta pengakuan negara atas kelompok profesi rentan (guru honorer, buruh, hingga pekerja gig economy seperti ojek online) melalui kebijakan upah layak dan sistem perlindungan sosial.

Ketujuh, Reformasi Sistem Perpajakan, yaitu mengusulkan implementasi pajak progresif atas kepemilikan aset besar, properti mewah, saham, dan warisan sebagai instrumen redistribusi ekonomi untuk mengurangi kesenjangan struktural.

Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, yang diwakili oleh Bendahara Nasional, Gangga Listiawan mengatakan bahwa hasil kajian itu tidak hanya sekadar kritik, tetapi juga tawaran konseptual bagi negara dalam merumuskan kebijakan publik. 

"Kajian ini lahir dari penelitian kolektif dan diskursus kritis mahasiswa PTNU di berbagai daerah. Kami berharap aspirasi akademik ini dapat menjadi acuan dalam mengembalikan marwah demokrasi Indonesia sebagai sistem politik yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat," katanya, dikutip Rabu (3/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Surabaya kembali mengalami kenaikan signifikan.
Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Sorotan tajam media Italia mengarah ke Jay Idzes setelah Sassuolo dihajar Inter Milan 0-5. Bek Timnas Indonesia itu disebut melakukan terlalu banyak blunder.
Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) yang mengalami insiden penganiayaan oleh seorang anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat berakhir damai.
Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Mohan Hazian kini terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Setelah kasus ini terkuak, istri Mohan, Alya Putri tak lagi mengunggah foto bersama Suaminya
Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Kementerian Haji dan Umrah mengusulkan tambahan anggaran belanja tahun 2026 sebesar Rp3,1 triliun. Usulan ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah,
Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Satreskrim Polresta Bandar Lampung menyatakan, meski dompet dan ponsel korban ditemukan di lokasi kejadian, kartu SIM di dalam ponsel tersebut tidak ada. Fakta ini diduga kuat berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak komunikasi korban sebelum meninggal dunia.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT