Super Padat, Satu Gerbong KRL Dipadati 300 Penumpang di Jam Sibuk
- tvOneNews/Aldi Herlanda
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa satu gerbong KRL bisa dipadati oleh 300 penumpang ketika jam sibuk atau peak hour.
Hal itu diungkapkan Bobby pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/2/206).
"Perlu digarisbawahi, pada saat ini, satu gerbong pada peak hour itu penumpangnya sekitar 300 orang," kata Bobby.
Ia kemudian menjelaskan, ukuran gerbong KRL memiliki luas sekitar 60 meter persegi. Jika diisi oleh 300 orang, berarti satu gerbong dipadati oleh 5 orang setiap 1 meter persegi.
Jika armada KRL tidak ditambah, kata dia, kepadatan itu akan bertambah enam kali lipat pada 2030.
“Kepadatan penumpang pada KRL mengakibatkan penurunan tingkat kenyamanan penumpang dan peningkatan risiko terhadap keamanan penumpang,” ucap Bobby.
Sejauh ini, lokasi titik kepadatan penumpang yakni Stasiun Bogor, Stasun Depok, Stasiun Bekasi, dan titik-titik lainnya di luar Jakarta.
Di Jakarta, titik yang sangat padat adalah Stasiun Sudirman, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Sudirman Baru.
Adapun sebelumnya, pihak KAI mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, volume penumpang KRL adalah 339 juta. Angka itu diperkirakan akan bertambah pada tahun 2030 menjadi 437 juta pada 2030.
“Sehingga, apabila tidak dilakukan penambahan sarana, tidak semua penumpang dapat terangkut dan tentunya berisiko pada aspek keselamatan,” ujar Bobby. (ant/iwh)
Load more