GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kolaborasi Bonus Demografi Indonesia dan Krisis Demografi Jepang: Peluang Tenaga Kerja Bagi Transmigran Muda

Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum bonus demografi melalui kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang yang saat ini menghadapi krisis demografi dan kekurangan tenaga kerja.
Selasa, 30 September 2025 - 12:28 WIB
Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum bonus demografi melalui kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang yang saat ini menghadapi krisis demografi dan kekurangan tenaga kerja.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum bonus demografi melalui kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang yang saat ini menghadapi krisis demografi dan kekurangan tenaga kerja. Ini ditegaskan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai menerima perwakilan tenaga kerja Indonesia di Jepang yang berasal dari sejumlah kawasan transmigrasi, di Osaka, Jepang (29/9).

“Saya telah bertemu dengan beberapa pekerja migran dari tanah air yang kebetulan mereka adalah generasi ketiga putra-putri para transmigran dari Lampung dan Jambi, mereka selama ini juga menjawab tanda tanya besar dalam konteks kekurangan lapangan kerja yang ada di tanah air, hal ini dapat dipenuhi dengan ikut program magang di Jepang ini,” ujar Menteri Iftitah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Iftitah juga menilai bahwa generasi muda transmigran cukup terampil, bertalenta dan sangat produktif dalam mengisi kekurangan tenaga kerja yang ada di Jepang. Maka dari itu, Kementerian Transmigrasi dapat melihat peluang tersebut.

“Kami mendapat banyak masukan bahwa di kawasan transmigrasi itu agak sulit untuk mendapatkan lapangan kerja bagi para sarjana. Namun saat ini, kami sekarang sedang mengajak dunia usaha untuk menciptakan lapangan kerja di kawasan transmigrasi melalui investasi industri dan hilirisasi,” Ungkap Menteri Iftitah.

Maka dari itu, Kementerian Transmigrasi siap menfasilitasi  para tenaga kerja yang ada di kawasan transmigrasi tadi utamanya putra-putri transmigran yang sarjana, untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan keterampilan di Jepang.

“Inilah yang ingin kita kembangkan ke depan dalam berbagai macam sektor.  Ada 24 bidang, baik perikanan, kelautan, pertanian, juga ada perkebunan, juga ada konstruksi, perawatan, kesehatan, dan lain-lain,” jelasnya.

Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum bonus demografi melalui kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang yang saat ini menghadapi krisis demografi dan kekurangan tenaga kerja.
Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan momentum bonus demografi melalui kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang yang saat ini menghadapi krisis demografi dan kekurangan tenaga kerja.
Sumber :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Setiap tahun Jepang membutuhkan sekitar 400 ribu tenaga kerja, sementara Indonesia baru mampu mengirimkan sekitar 25 ribu orang. Maka dari itu, kondisi inilah menjadi peluang besar yang dapat dimanfaatkan terutama oleh putra-putri transmigran muda yang memiliki keterampilan dan daya saing tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Terseret, Justin Hubner Tolak Komentari Skandal Paspor Belanda yang Menimpa Dean James

Ikut Terseret, Justin Hubner Tolak Komentari Skandal Paspor Belanda yang Menimpa Dean James

Dean James terpaksa dicoret dari skuad Go Ahead Eagles setelah izin kerjanya dipertanyakan oleh NAC Breda karena memiliki paspor Indonesia untuk bermain di Liga Belanda. 
Dua Pemain Timnas Indonesia Paling 'Gemilang' di Mata John Herdman di FIFA Series 2026

Dua Pemain Timnas Indonesia Paling 'Gemilang' di Mata John Herdman di FIFA Series 2026

Debut John Herdman langsung temukan bintang baru! Dua pemain ini jadi senjata rahasia Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Herdman menaruh perhatian besar pada
Sebastian Fundora Klaim Diri Terbaik di Kelas Welter Super, Tantang Semua Rival

Sebastian Fundora Klaim Diri Terbaik di Kelas Welter Super, Tantang Semua Rival

Sebastian Fundora mengklaim dirinya menjadi yang terbaik di kelas welter super usai berhasil mempertahankan gelar juara untuk ketiga kalinya. Ia juga langsung menantang rival yang siap menghadapinya di atas ring tinju.
Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

MotoGP Amerika Serikat 2026 akhir pekan kemarin menyisakan penyesalan besar dari juara bertahan, Marc Marquez.
4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

Pasca FIFA Series 2026, 4 pemain keturunan Grade A Eropa ini wajib dinaturalisasi PSSI demi perkuat Timnas Indonesia. Salah satunya rawan dibajak Timnas Belanda
Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Duka mendalam menyelimuti DI Yogyakarta atas gugurnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon saat bertugas menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral