News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Smart City, Tangsel Siapkan Proyek Raksasa Ubah Sampah Jadi Energi

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mengembangkan proyek jangka panjang pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Banten.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 03:55 WIB
Bukan Sekadar Smart City, Tangsel Siapkan Proyek Raksasa Ubah Sampah Jadi Energi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mengembangkan proyek jangka panjang pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Banten.

Proyek PSEL ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangsel untuk mewujudkan kota pintar (smart city), khususnya dalam hal pengelolaan sampah modern yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai pembangunan PSEL merupakan langkah menarik dan strategis dalam mendukung transformasi kota menuju smart city.

“Pembangunan smart city dan PSEL ini memang menarik. Salah satu konsep smart city adalah membangun smart community, smart transportation, smart building, dan ekosistem kota cerdas. Dalam konsep itu, peran teknologi dan informasi menjadi kunci utama,” kata Yayat di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Yayat menjelaskan, proyek PSEL juga menjadi jawaban atas kondisi TPA Cipeucang yang sudah melebihi kapasitas atau overload.

Dengan adanya fasilitas ini, Pemkot Tangsel diharapkan mampu mengolah sampah menjadi sumber energi listrik secara berkelanjutan.

Menurutnya, konsep pengolahan sampah menjadi energi bukan hal baru dan juga telah dicoba di beberapa daerah lain, termasuk DKI Jakarta.

Ia berharap listrik yang dihasilkan dari proyek tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil.

“Harapannya, output listrik dari PSEL terintegrasi dengan pengembangan UMKM, misalnya disalurkan ke kawasan industri kecil atau rumah tangga produktif,” ujarnya.

Yayat juga menilai pentingnya perencanaan penyaluran energi listrik yang dihasilkan agar proyek PSEL tak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Apabila dikembangkan dengan baik, proyek ini berpotensi menarik minat swasta untuk berinvestasi. Jadi konsepnya harus disusun sejak sekarang,” kata dia.

Ia menambahkan, dalam pengembangan PSEL perlu dilakukan perhitungan matang terkait volume sampah yang dapat diolah dan efisiensi energi yang dihasilkan.

“Kalau nantinya dijual ke PLN, tentu PLN juga akan menghitung apakah tarif yang ditawarkan Pemkot Tangsel ini bisa diterima secara ekonomis atau tidak,” tutur Yayat.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Yanuar Wijanarko menilai proyek PSEL di Tangsel merupakan investasi jangka panjang yang akan membawa dampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang.

“Pembangunan PSEL tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat karena prosesnya kompleks. Teknologi tinggi, pengelolaan emisi, serta sistem distribusi energi harus dipersiapkan dengan matang. Namun hasil akhirnya akan sangat bernilai bagi masyarakat,” kata Yanuar.

Ia menekankan bahwa proyek ini bukan hanya sekadar program lingkungan, melainkan investasi peradaban.

“Kalau ini berhasil, kita akan memiliki sistem pengelolaan sampah modern, menghasilkan energi bersih, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yanuar, manfaat dari proyek PSEL mencakup pengurangan volume sampah di TPA, menekan pencemaran udara dan air, meningkatkan efisiensi energi lokal, serta mendorong kota menjadi lebih hijau dan berkelanjutan.

“Jadi masyarakat harus sabar dan mendukung. Proyek sebesar ini memang butuh waktu, tapi manfaatnya akan dirasakan bersama, bahkan oleh generasi berikutnya,” tuturnya.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral