News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wujud Reformasi Birokrasi, 29 ASN Lulus Program RPL Pertama

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digagas Lembaga Administrasi Negara (LAN) resmi meluluskan 29 peserta dari berbagai kementerian dan lembaga. 
Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:04 WIB
Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN)
Sumber :
  • LAN

Jakarta, tvOnenews.com - Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digagas Lembaga Administrasi Negara (LAN) resmi meluluskan 29 peserta dari berbagai kementerian dan lembaga. 

Inisiatif ini menjadi salah satu inovasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis pengakuan atas pengalaman dan kinerja kepemimpinan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara Graduation Relaksasi RPL Jenjang JPT Pratama yang berlangsung di Aula Prof. Agus Dwiyanto, Kantor LAN, Selasa (14/10/2025), Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA menjelaskan bahwa program RPL merupakan langkah percepatan bagi pejabat yang telah menjabat agar dapat memenuhi standar kompetensi kepemimpinan sesuai regulasi yang berlaku. 

“Program ini dirancang agar para ASN dapat memenuhi kebutuhan kompetensi manajerialnya dengan lebih fleksibel. Melalui pendekatan RPL, mereka yang telah menunjukkan kinerja transformasional dapat memperoleh pengakuan tanpa harus mengulang pembelajaran formal,” ungkapnya.

RPL dikembangkan sebagai mekanisme validasi serta penyetaraan kompetensi bagi pejabat pratama yang belum mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, tetapi telah memiliki capaian dan kinerja yang setara. Sistem pembelajaran RPL menggabungkan aspek learning, working, dan collaboration dalam kerangka LAN Corporate University. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, S.H., MPM., menyampaikan apresiasi dan harapan agar para lulusan RPL menjadi penggerak perubahan menuju birokrasi yang profesional dan berdampak. 

“Teruslah menjadi inspirasi, menjadi teladan, dan jangan pernah berhenti belajar untuk melayani negeri kita tercinta ini,” ujarnya.

Menurut Rini, keberhasilan peserta menyelesaikan program ini tidak hanya menandai akhir dari proses pembelajaran, tetapi juga menjadi tonggak baru dalam membangun budaya learning bureaucracy. 

Ia menegaskan, RPL merupakan bagian dari agenda besar reformasi birokrasi dan transformasi ASN agar terus menjadi lifelong learner yang mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“RPL menjadi instrumen penting untuk mempercepat pengembangan kompetensi ASN tanpa harus selalu melalui pembelajaran konvensional di kelas. Melalui mekanisme ini, pembelajaran menjadi lebih inklusif, terbuka, dan dapat menjangkau seluruh lapisan aparatur,” ucapnya.

Salah satu peserta, Ellis Indrawati, S.IP., M.Pub.Admin, menyampaikan apresiasinya atas inovasi LAN yang membuka kesempatan bagi pejabat untuk memperoleh pengakuan kompetensi berbasis kinerja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral