News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AMI Apresiasi Setahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran Lewat Panggung Mahasiswa

Acara yang digagas oleh Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Se-Nusantara (BEM PTNU Se-Nusantara) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI).
Senin, 20 Oktober 2025 - 18:24 WIB
AMI Apresiasi Setahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran Lewat Panggung Mahasiswa
Sumber :
  • IST

Bekasi, tvOnenews.com - Semangat kolaborasi dan refleksi kebangsaan mewarnai gelaran Panggung Mahasiswa yang berlangsung di Gedung Serbaguna Istanaku, Bekasi, Minggu (19/10/2025).

Acara yang digagas oleh Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Se-Nusantara (BEM PTNU Se-Nusantara) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) ini mengusung tema besar “Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo–Gibran: Aksi Nyata Menuju Indonesia Maju.” 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembukaan oleh MC Ayu Baitillah, S.Kom, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari Ketua Pelaksana Jeremi Sianturi.

Suasana penuh semangat kebersamaan terasa sejak awal acara, di mana ratusan mahasiswa dari berbagai kampus hadir memadati ruangan.

Sebagai pembuka, peserta disuguhkan nonton bareng film dokumenter yang menampilkan potret capaian pemerintah Indonesia sepanjang satu tahun terakhir.

Tayangan tersebut menjadi pengantar menuju acara utama, yaitu Talk Show Mahasiswa Nasional yang menghadirkan tiga narasumber dari lintas organisasi dan latar keagamaan.

Ketua Pelaksana Jeremi Sianturi yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah khususnya dalam merefleksikan satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.

“Panggung Mahasiswa ini bukan sekadar forum seremonial. Ini ruang dialog, ruang belajar bersama, di mana mahasiswa dari berbagai latar belakang bisa berdiskusi secara terbuka tentang arah bangsa. Kita ingin menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam hal ini merefleksikan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam satu tahun,” ujar Jeremi Sianturi dalam sambutannya.

Usai pembukaan, peserta diajak menyaksikan film dokumenter produksi tim multimedia AMI yang menggambarkan perjalanan satu tahun terakhir pemerintahan Prabowo–Gibran. Film berdurasi 40 menit tersebut menampilkan potret capaian pemerintah.

Bagian utama acara adalah Talk Show Mahasiswa Nasional yang dimoderatori oleh Syifa NQL, S.K.M. Sesi ini menjadi magnet utama acara dengan menghadirkan tiga narasumber lintas organisasi dan latar belakang, yakni Achmad Baha’ur Rifqi, Charles Gilbert, dan Mega Sayillah.

Narasumber pertama, Achmad Baha’ur Rifqi, Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, mengangkat topik “Meneguhkan Etika Kepemimpinan dan Tradisi Intelektual Mahasiswa dalam Mengawal Pemerintahan Nasional.”

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh kehilangan adab dalam kritik.

“Kritik tanpa etika akan kehilangan nilai. Tapi etika tanpa kritik akan kehilangan nyawa,” ujar Baha’ur Rifqi yang disambut tepuk tangan hadirin.

Ia melanjutkan bahwa mahasiswa harus mencontoh nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah, yakni bersikap tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran) dalam menyampaikan pandangan terhadap kebijakan pemerintah.

Tradisi intelektual kita menuntut cara berpikir kritis, namun tetap dengan adab dan tanggung jawab moral.

Baha juga menyoroti pentingnya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah dalam menjaga moral publik. 

“Tugas kita bukan hanya mengawasi, tapi juga menjadi mitra moral. Kita bantu negara ini berjalan di rel keadilan sosial,” tuturnya.

Sementara itu, Charles Gilbert, Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI), membawakan tema “Kolaborasi dalam Keberagaman: Mahasiswa sebagai Perekat Kebangsaan di Era Kepemimpinan Baru.”

“Kita hidup di negara dengan keragaman yang luar biasa. Di era kepemimpinan Prabowo–Gibran, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai jembatan harmoni sosial,” tegas Charles.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas iman adalah bukti bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak.

“Kolaborasi lintas iman seperti acara ini adalah bukti bahwa perbedaan bukan alasan untuk berjarak. Justru dari keberagaman inilah muncul kekuatan moral untuk mengawal kebijakan publik yang inklusif dan berkeadilan.”

Charles juga mengajak mahasiswa untuk terus mengembangkan dialog lintas kampus dan lintas komunitas sebagai bagian dari pengawalan terhadap pemerintahan baru. 

“Kita harus menjadi mitra konstruktif bukan sekadar oposisi emosional. Indonesia membutuhkan suara mahasiswa yang jernih dan membangun,” pungkasnya.

Narasumber ketiga, Mega Sayillah, Presiden Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, menyoroti tantangan moral mahasiswa di tengah perubahan politik nasional.

Dalam topiknya “Refleksi Kepemimpinan Nasional dan Tantangan Moral Mahasiswa di Era Prabowo–Gibran,” Mega mengajak mahasiswa untuk tetap menjunjung idealisme di tengah arus pragmatisme.

“Kepemimpinan nasional saat ini sedang diuji oleh ekspektasi publik yang tinggi. Mahasiswa harus hadir sebagai cermin nurani bangsa. Jangan hanya reaktif terhadap kebijakan, tapi jadilah solutif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perlunya membangun budaya intelektual yang berbasis data analis, bukan hanya retorika.

"Kita perlu membangun budaya intelektual yang berbasis data dan analisis, bukan sekadar retorika. Mahasiswa adalah jembatan antara dunia akademik dan masyarakat, suara kita harus menjadi penyeimbang bagi kebijakan publik," ujar Mega.

Mega juga menyoroti pentingnya moralitas dalam politik kampus dan nasional. 

Selepas sesi diskusi, suasana berubah menjadi lebih reflektif dengan pembacaan Puisi pertama yang bertema Kebangsaan oleh Gangga Listiawan, Bendahara Umum BEM PTNU Se-Nusantara.

Puisinya yang berjudul “ Aku Bangga Jadi Indonesia” menggugah emosi peserta, mengingatkan bahwa perjuangan mahasiswa bukan hanya lewat aksi, tapi juga lewat karya dan refleksi.

Selain itu puisi kedua dibawakan oleh Nurul Endah yang berjudul “Jangan Runtuh oleh Bangsa Sendiri” karya Rachmad Setiadi yang menngingatkan perpecahan dapat merusak persatuan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang penutupan, suasana menjadi lebih cair dan hangat lewat Festival Musik oleh Demind Band yang menampilkan lagu-lagu bertema nasionalisme menjadi penutup manis dari hari penuh inspirasi dan kebersamaan itu.

Acara berakhir dengan doa bersama pada pukul 16.30 WIB, sebagai simbol harapan agar mahasiswa Indonesia terus menjadi kekuatan moral bangsa.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Masuk Garuda Calling, 1 Pilar Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik dari Eropa dan Bikin John Herdman Bahagia Jelang Piala Asia 2027

Tak Masuk Garuda Calling, 1 Pilar Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik dari Eropa dan Bikin John Herdman Bahagia Jelang Piala Asia 2027

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, kembali merumput setelah lama menepi. Kabar itu jadi angin segar bagi John Herdman jelang persiapan menuju Piala Asia 2027.
Waktunya Tata Ulang Portofolio Anda, Cek Ramalan Keuangan Zodiak Capricorn 26 September 2026 di Sini!

Waktunya Tata Ulang Portofolio Anda, Cek Ramalan Keuangan Zodiak Capricorn 26 September 2026 di Sini!

Capricorn akan merasakan bahwa dedikasi serta konsistensi yang ditunjukkan selama beberapa bulan terakhir mulai membuahkan hasil nyata pada 26 September 2026.
Reaksi Berkelas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Sorotan Media Inggris yang Sebut Dirinya Alternatif di Peta Pilpres 2029

Reaksi Berkelas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Sorotan Media Inggris yang Sebut Dirinya Alternatif di Peta Pilpres 2029

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menjawab sorotan media Inggris, Financial Times terkait dirinya cocok menjadi calon presiden alternatif di Pilpres 2029.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Berkah Jika Kalahkan Singapura Hari Ini, Garuda OTW Melejit di Ranking Dunia

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Berkah Jika Kalahkan Singapura Hari Ini, Garuda OTW Melejit di Ranking Dunia

Timnas Indonesia punya kesempatan menambah poin ranking FIFA saat menghadapi Singapura. Duel Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di GBK pada Jumat (25/9/2026).
Belum Juga Keluar Keringat, Kekuatan Timnas Indonesia Sudah Bikin Lawan di FIFA ASEAN Cup 2026 Ketar-Ketir: Mereka Berbeda dari Sebelumnya

Belum Juga Keluar Keringat, Kekuatan Timnas Indonesia Sudah Bikin Lawan di FIFA ASEAN Cup 2026 Ketar-Ketir: Mereka Berbeda dari Sebelumnya

Timnas Indonesia dapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee, jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut skuad Garuda lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat) menaksir kerugian kebakaran gudang penyimpanan peralatan di Jalan Anggrek II No. 8 RT 08/RW 02, Karet Kuningan, Setiabudi, mencapai sekitar Rp1 miliar.

Trending

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Selengkapnya

Viral