GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PB HMI Kritisi Aktivitas Tambang Emas di Seluma: Ini Ancaman Terhadap Kehidupan Manusia

Kritik keras datang dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) terkait aktivitas tambang emas di kawasan Kabupaten Seluma, Bengkulu.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 02:31 WIB
Wasekjen PB HMI, Maulana Taslam
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kritik keras datang dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) terkait aktivitas tambang emas di kawasan Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PB HMI, Maulana Taslam mengatakan aktivitas tambang yang mencakup area 19.000 hektare dengan metode open pit mining tidak hanya menyalahi prinsip pembangunan berkelanjutan tetapi juga menjadi simbol keserakahan ekonomi yang merusak tatanan ekologis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya aktivitas tambang juga mengancam kelestarian lingkungan, ruang hidup hingga masa depan ekonomi masyarakat lokal.

"Negara tampak kehilangan arah keberpihakannya. Alih-alih melindungi rakyat, pemerintah justru memfasilitasi korporasi tambang yang merusak alam. Tambang emas di Seluma adalah bukti bahwa demokrasi ekonomi kita telah direbut oleh oligarki tambang," kata Taslam kepada awak media, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Taslam menuturkan pihaknya menyoroti dampak pertambangan yang dinilai mengancam 2.378 hektare sawah warga di enam kecamatan.

Ia memaparkan seluruh area persawahan tersebut bergantung pada sistem irigasi yang bersumber dari Sungai Air Talo Besar, Air Alas, Air Alas Tengah, dan Air Alas Kanan yang berhulu di kawasan Hutan Lindung Bukit Sanggul.

“Hutan Lindung Bukit Sanggul adalah jantung air bagi masyarakat Seluma. Bila hutan ini digerus tambang, maka ribuan petani akan kehilangan sumber pengairan dan penghidupan. Ini bukan sekadar isu lingkungan, ini ancaman terhadap kehidupan manusia dan masa depan ekonomi daerah,” katanya.

Taslam mengkritisi pembiaran terhadap aktivitas tambang di Seluma mencerminkan krisis tata kelola sumber daya alam di Indonesia.

Pasalnya, kata Taslam, kerusakan ekologis akibat tambang emas di Seluma bukan hanya berdampak lokal melainkan juga sistemik pencemaran sungai, meningkatnya risiko banjir dan longsor, serta hilangnya keanekaragaman hayati di kawasan pesisir Bengkulu. 

Taslam menegaskan agar pemerintah pusat dan daerah segera meninjau ulang izin tambang emas di Seluma terutama yang bersinggungan dengan kawasan penyangga hutan lindung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya turut serta menuntut audit lingkungan yang independen dan transparan, serta mengingatkan aparat agar tidak melakukan intimidasi terhadap masyarakat dan aktivis lingkungan yang memperjuangkan haknya.

“Pembangunan yang menindas rakyat bukanlah pembangunan, melainkan kejahatan struktural. Negara hari ini tampak lebih berpihak kepada pemodal ketimbang konstitusi. Ini adalah pengkhianatan terhadap Pasal 33 UUD 1945 yang dengan jelas menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” kata Taslam. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat: MBG Jadi Fondasi Penting dan Strategis SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045

Pengamat: MBG Jadi Fondasi Penting dan Strategis SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan hanya menjadi program pemenuhan gizi nasional, tetapi juga dapat menjadi penggerak lahirnya ekosistem perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih kuat di Indonesia.
Media Korea Bongkar Dampak Besar Megawati Hangestri usai Gabung Hyundai Hillstate

Media Korea Bongkar Dampak Besar Megawati Hangestri usai Gabung Hyundai Hillstate

Kedatangan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate langsung menjadi sorotan media Korea. Tak hanya soal kekuatan di lapangan, “efek Megatron” di dalam klub.
LPSK Bongkar Dugaan Laporan Harian Palsu di Kasus Daycare Little Aresha

LPSK Bongkar Dugaan Laporan Harian Palsu di Kasus Daycare Little Aresha

LPSK mengungkap dugaan manipulasi laporan harian kepada orang tua dalam kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Peringatan Keras KDM terhadap Oknum yang Rusuh usai Persib Bandung Kalahkan Persija, Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak

Peringatan Keras KDM terhadap Oknum yang Rusuh usai Persib Bandung Kalahkan Persija, Dedi Mulyadi: Bawa ke Barak

Belum lama ini, Dedi Mulyadi menyoroti aksi rusuh yang diduga dilakukan oknum, setelah pertandingan Super League, Persib Bandung kalahkan Persija.
Mathew Baker hingga Welber Jardim Dipanggil ke Timnas Indonesia U-19, PSSI Ungkap Target di Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker hingga Welber Jardim Dipanggil ke Timnas Indonesia U-19, PSSI Ungkap Target di Piala AFF U-19 2026

PSSI berbicara soal target di Piala AFF U-19 2026 mendatang. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, dipastikan telah memanggil Mathew Baker dan Welber Jardim.
Cek Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Bareng Gibran, Pramono: Progresnya Sudah 59,7 Persen

Cek Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Bareng Gibran, Pramono: Progresnya Sudah 59,7 Persen

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecek progres pembangunan proyek MRT Fase 2A atau jalur Bundaran HI-Kota.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral