News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Perempuan Muda di Bekasi Tipu Puluhan Orang dari Jual Tanah Kavling

Pengusaha muda yang menjadi pelaku penipuan dengan modus menjual tanah kavling berlokasi di Jalan Pilar Sukatani Desa Karangsentosa Kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diringkus Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi. 
Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:42 WIB
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa
Sumber :
  • ANTARA

Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com-Pengusaha muda yang menjadi pelaku penipuan dengan modus menjual tanah kavling berlokasi di Jalan Pilar Sukatani Desa Karangsentosa Kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diringkus Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi. 

Perkara penipuan dan atau penggelapan ini berdasarkan laporan masyarakat. Kasus ini sempat viral beberapa bulan lalu karena banyak warga yang mengaku telah menjadi korban oknum yang pernah menjadi pengurus Hipmi Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Petugas mengamankan seorang perempuan bernama Suila Rohill (SR) usia 36 tahun. Adapun korbannya mencapai puluhan dengan kerugian mencapai miliaran rupiah," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin.

"Jadi total ada 58 korban namun yang membuat laporan kepolisian ada 27 orang. Laporan dari tahun 2024 hingga tahun 2025 ini," katanya.

Ia mengaku puluhan laporan itu tidak hanya ditujukan ke Mapolres Metro Bekasi saja namun ada juga korban yang membuka laporan di Mapolsek Tambun maupun Cikarang Utara. Banyaknya pelaporan yang masuk menjadi kunci memperkuat tuduhan sekaligus mengungkap kasus penipuan tersebut.

"Pelaku mulai memasarkan tanah kavling itu sejak tahun 2017 dan laporan korban tahun 2024. Dari peristiwa ini ada 58 orang korban dan yang melapor 27 orang dengan total kerugian lebih dari Rp3 miliar," katanya.

Kapolres mengatakan salah satu korban Muhamad Mutaqien (33) mengaku telah mengalami kerugian mencapai lebih dari Rp51 juta usai membeli tanah kavling seluas 75 meter persegi dari tersangka SR dengan perjanjian angsuran selama 60 kali senilai Rp864 ribu per bulan.

"Jadi kalau ditotalkan Rp864 ribu dikalikan 60 akan ketemu di angka Rp51 juta lebih. Jadi akad pembelian kavling seluas 75 meter persegi itu seharga Rp51 juta lebih," katanya.

Mustofa menjelaskan konstruksi kasus ini bermula pada 24 November 2017 saat korban dan pelaku mulai mengikat perjanjian pembelian tanah kavling proyek Suila tahap 2 Blok C1 nomor 45 seluas 75 meter persegi dengan angsuran 60 kali per bulan sebesar Rp864.000 lewat prosedur syariah.

Pelaku berdalih akan memproses surat akte jual beli untuk kemudian menerbitkan sertifikat hak milik apabila total angsuran sudah mencapai 70 persen. Saat masuk angsuran ke-59, korban menanyakan perkembangan proses penerbitan sertifikat tersebut.

Pelaku pada 24 Februari 2024 berdalih sertifikat belum bisa diproses karena ahli waris meninggal. Korban ditawarkan untuk pindah proyek atau dikembalikan uang. Korban menyetujui dan membuat perjanjian pengembalian angsuran namun tidak ditepati pelaku.

"Uang tersebut tidak dikembalikan dan proyek juga tidak ada perkembangan lebih lanjut. Pelaku sudah diberikan somasi pertama dan kedua oleh korban. Korban juga mencari informasi dan mendapatkan penjelasan dari kantor ATR/BPN bahwa lokasi kavling masuk dalam lahan sawah yang dilindungi. Korban yang merasa tertipu membuat laporan polisi. Tak lama itu puluhan korban lain juga buka laporan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres menyebut para korban bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi saja namun ada juga dari luar daerah seperti Jakarta, Tangerang hingga Papua. Rata-rata korban mengalami kerugian mencapai Rp51 juta, mereka tergiur harga kavling yang murah dengan lokasi relatif strategis.

Tersangka dijerat pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PT Solusi Tunas Pratama Tbk Siap Tinggalkan Bursa, SUPR Go Private Usai Gagal Penuhi Free Float

PT Solusi Tunas Pratama Tbk Siap Tinggalkan Bursa, SUPR Go Private Usai Gagal Penuhi Free Float

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) resmi rencana go private dan delisting dari BEI setelah gagal penuhi free float, Protelindo siapkan tender Rp45.000.
Rare Earth Indonesia Diburu Dunia, Maroef Sjamsoeddin: Jangan Sampai Diganggu Aktivitas Tambang Ilegal

Rare Earth Indonesia Diburu Dunia, Maroef Sjamsoeddin: Jangan Sampai Diganggu Aktivitas Tambang Ilegal

Kekayaan Indonesia terutama sumber daya alam berupa rare earth atau tanah jarang sedang diperebutkan dunia. Meski demikian, pasokan domestik terancam bayang
Terima Kasih Inter Milan! Manuver Transfer Nerazzurri untuk Tambal Lini Belakang Bisa Bikin Juventus Cuan Musim Panas Nanti

Terima Kasih Inter Milan! Manuver Transfer Nerazzurri untuk Tambal Lini Belakang Bisa Bikin Juventus Cuan Musim Panas Nanti

Inter Milan bergerak cepat dalam menyusun rencana memperkuat lini belakang mereka musim depan. Di tengah panasnya rumor soal masa depan Alessandro Bastoni.
Menebar Narasi Makar! Asosiasi Presisi Kecam Pernyataan Saiful Mujani

Menebar Narasi Makar! Asosiasi Presisi Kecam Pernyataan Saiful Mujani

Asosiasi Presisi merupakan perkumpulan penyelenggara riset persepsi publik  Indonesia yang memiliki keanggotaan 32 lembaga survei, mengecam Saiful Mujani mene
Sebelum Lecehkan Korban, Polisi Ungkap Taksi Online di Jakpus Sempat Ajak Kencan dan Tanya Soal Open BO

Sebelum Lecehkan Korban, Polisi Ungkap Taksi Online di Jakpus Sempat Ajak Kencan dan Tanya Soal Open BO

Kronologi sopir taksi online di Jakarta Pusat cabuli penumpang, dari ajak kencan hingga kekerasan di mobil, pelaku kini ditangkap polisi.
Pramono Imbau Masyarakat Tak Panic Buying Terkait Kenaikan Harga Bahan Pokok

Pramono Imbau Masyarakat Tak Panic Buying Terkait Kenaikan Harga Bahan Pokok

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat tidak panik di tengah isu kenaikan harga sejumlah bahan pokok hingga plastik.

Trending

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di seri Solo.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top skor final four Proliga 2026, di mana para pemain Jakarta Pertamina Enduro mendominasi termasuk Irina Voronkova menjadi pemain tersubur dan Megawati Hangestri menyusul.
Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, berusaha untuk meluapkan isi hatinya kepada Cremonese. Dia kembali ke Liga Italia setelah tampil di FIFA Series 2026.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

enjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tampak mengalami kesialan luar biasa setelah FIFA Series 2026. Nasibnya beserta para pemain Cremonese secara keseluruhan kini ada di ujung tanduk.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral