News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan

Dalam prosesnya, kematian Timothy Anugerah membawa 3 (tiga) orang mahasiswa dari Universitas Udayana (Unud) menjadi saksi dalam kasus ini
Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:50 WIB
Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan
Sumber :
  • istimewa/viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah ditemukan meninggal dunia di Lingkungan Kampus Udayana pada Rabu (15/10) pagi kemarin. Kabar ini menjadi obrolan hangat di media sosial (Medsos).

Kematian Timothy Anugerah sampai saat ini masih didalami oleh pihak Kepolisian Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar Terbaru: Polisi Periksa Saksi-saksi yang Melihat Timothy Anugerah Sebelum Tewas, Korban Berada di Lantai...
Kabar Terbaru: Polisi Periksa Saksi-saksi yang Melihat Timothy Anugerah Sebelum Tewas, Korban Berada di Lantai...
Sumber :
  • Kolase Instagram/@8_11_timothyanugerah & Istimewa

 

Dalam prosesnya, kematian Timothy Anugerah membawa 3 (tiga) orang mahasiswa dari Universitas Udayana menjadi saksi dalam kasus ini.

Disampaikan oleh Polisi, kalau ketiga saksi melihat Timothy Anugerah (TS) sebelum diketahui meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan olah TKP dari CCTV, Timothy terlihat berjalan dari lantai dasar ke lantai empat.

Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan
Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan
Sumber :
  • istimewa/viva.co.id

 

Sayangnya, ketika almarhum sampai di Lantai empat, CCTV tidak berfungsi dengan baik.

Sehingga tidak ada bukti kondisi terakhir Timothy sebelum meninggal, yang diduga melompat dari Lantai empat.

"Memang di lantai empat itu ada CCTV, tetapi CCTV-nya rusak. Kami sudah koordinasi dengan pihak Kampus juga, rusaknya CCTV di lantai empat itu diperkirakan dari sekitaran tahun 2023," kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan di Denpasar, dikutip dari Antara, Selasa (21/10).

Dengan itu, polisi memanggil tiga saksi, dalam keterangannya, benar jika Timothy berada di lantai 4 tetapi tidak diketahui pasti, apakah dia melompat atau terjatuh.

"Saksi yang melihat pada saat korban itu ke luar dari lift di lantai empat, ada. Keluar dari lift, datang di lantai empat itu, kemudian berjalan, dan kemudian korban duduk-duduk di lokasi di mana terakhir ditemukan ada tas dan sepatu milik korban," ungkapnya.

Kemudian, ketiga saksi yang diperiksa polisi mengaku melihat korban berada di sebuah bangku yang terletak di lantai empat. Namun, karena tidak saling mengenal, buat saksi tidak menghiraukan keberadaan korban.

Momen terakhir para saksi tahu keberadaan Timothy. Setelah 10-15 menit kemudian, melihat lagi ke arah tempat duduk korban. sayangnya hanya melihat hanya ada sepatu dan tas korban.

"Salah satu saksi menyampaikan, oh ya mungkin punya yang tadi, udah biarkan saja karena tidak kenal seperti itu. Kemudian, ada juga saksi yang melihat pada saat korban melepas sepatu di lokasi tersebut. Karena juga saksi tidak kenal dengan korban. Jadi, pada saat melihat korban melepas sepatu itu, saksi hanya sekedar melihat," katanya.

Sehubungan dengan kasus ini, polisi mengatakan ketarangan saksi lainnya seperti dosen ataupin para sahabatnya memang benar Timothy selama kuliah pernah mengalami perundungan atau bullying.

Namun sejauh ini, pihak kepolisian terus mendalami kasus TS ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari saksi-saksi yang kami sudah minta keterangan baik itu dari pihak dosen kemudian teman-teman satu angkatan dan satu kelas dari korban bahkan sahabat-sahabat dari korban sendiri pun tidak ada menyampaikan atau tidak ada menyebutkan selama ini mengetahui adanya perundungan yang dialami oleh korban," ujarnya, Senin (20/10/2025).(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral