News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Tren! Begini Cara Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Dunia Pendidikan Bisa Ubah Masa Depan Indonesia

Dari ruang kelas hingga laboratorium penelitian, AI membuka jalan bagi cara belajar, mengajar, dan berinovasi yang baru. Melalui sistem pembelajaran adaptif, dan
Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:20 WIB
Ilustrasi Bukan Sekadar Tren! Begini Cara Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Dunia Pendidikan Bisa Ubah Masa Depan Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar teknologi futuristik, ia telah menjadi bagian nyata dari kehidupan manusia, termasuk di dunia pendidikan. Dari ruang kelas hingga laboratorium penelitian, AI membuka jalan bagi cara belajar, mengajar, dan berinovasi yang sepenuhnya baru. 

Melalui sistem pembelajaran adaptif, analisis data akademik, hingga simulasi berbasis AI, pendidikan kini tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas, efisiensi, dan kolaborasi lintas disiplin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari berbagai sumber, penerapan AI dalam pendidikan juga mempermudah proses penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. 

Misalnya, sistem kecerdasan buatan kini mampu menganalisis ribuan data eksperimen dalam waktu singkat, memberikan rekomendasi riset, atau bahkan memprediksi hasil simulasi yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan. 

Di Indonesia, berbagai universitas telah mulai mengintegrasikan teknologi ini untuk memperkuat kualitas penelitian, termasuk di bidang teknik, arsitektur, dan biomedis. Inovasi ini mempercepat lahirnya penemuan baru dan memperluas peluang kolaborasi antara akademisi, industri, serta pembuat kebijakan.

Namun, di balik keunggulan AI, muncul pula tantangan etis yang perlu dihadapi. Dunia pendidikan harus memastikan bahwa kemajuan teknologi ini tidak menggantikan nilai-nilai kemanusiaan, melainkan memperkuatnya. 

Oleh karena itu, kolaborasi global dalam bidang riset dan pengembangan teknologi menjadi kunci agar AI tidak hanya menjadi alat canggih, tetapi juga sarana membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam konteks ini, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) menegaskan komitmennya terhadap riset dan inovasi global melalui penyelenggaraan The 19th International Conference on Quality in Research (QiR) 2025 di Yogyakarta pada 27–28 Oktober. 

Dengan tema “Empowering Indonesia Through AI-Driven Innovation and Solutions for a Better Future”, forum ini mempertemukan ilmuwan, akademisi, dan profesional dari lebih dari 20 negara untuk membahas peran AI dalam membangun masa depan berkelanjutan. 

Tahun ini, acara tersebut juga berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), menghadirkan lebih dari 270 peneliti dari berbagai bidang ilmu teknik dan arsitektur. Inovasi berbasis AI merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi teknologi nasional. 

“Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia tengah giat mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan produktivitas industri, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. QiR menjadi wujud nyata kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong transformasi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

QiR telah menjadi ruang kolaboratif global yang mempertemukan berbagai disiplin ilmu teknik untuk menghasilkan inovasi berdampak nyata. 

“Selama hampir dua dekade, QiR bukan hanya forum ilmiah, tetapi juga jembatan antara dunia akademik, industri, dan pemerintah. Melalui tema tahun ini, FT UI berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan memanfaatkan potensi AI untuk membangun masa depan yang berkelanjutan dan berdaya saing,” jelas Dekan FT UI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D..

Untuk memperkaya diskusi ilmiah, QiR 2025 menghadirkan tiga pembicara utama dari universitas ternama dunia. Salah satunya, Prof. Dr. Ir. Dodi Sudiana, M.Eng., dari UI, yang menyoroti integrasi AI dan teknologi satelit guna menjawab tantangan nasional dalam bidang remote sensing. 

Pemanfaatan data satelit berbasis AI memungkinkan Indonesia memantau sawah, mendeteksi banjir, hingga memprediksi perubahan lingkungan dengan presisi tinggi, sebuah inovasi yang berperan penting bagi ketahanan nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Pembicara lainnya, Prof. Ali Malkawi dari Harvard Graduate School of Design, memperkenalkan proyek HouseZero, laboratorium hidup dengan sensor multi-data untuk memantau kondisi bangunan secara real time. 

Data tersebut diolah oleh AI untuk menciptakan desain rumah adaptif yang hemat energi dan menuju konsep net zero building. Sementara itu, Prof. Ong Yew Soon dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura mengajak peserta merenungkan sisi etika dari kemajuan AI. 

Ia menjelaskan bagaimana AI kini mampu membantu peneliti menghasilkan ide inovatif, bahkan mengubah prompt menjadi prototype melalui teknologi cetak 3D. Namun di atas semua itu, Prof. Ong menekankan pentingnya menjaga integritas dan moralitas dalam setiap langkah pengembangan teknologi.

Moderator acara, Prof. Muhammad Suryanegara dari FT UI, menegaskan benang merah dari seluruh sesi: AI bukan akhir dari kecerdasan manusia, melainkan evolusinya. Ia menyebut bahwa dengan kolaborasi lintas disiplin dan komitmen etis, AI dapat menjadi mitra sejati manusia dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

Lebih dari 20 pembicara tamu dari berbagai universitas ternama dunia, seperti The University of Tokyo, TU Delft, UNSW Sydney, University of London, dan Chiba University, turut berbagi riset mengenai integrasi AI di bidang smart manufacturing, biomedical innovation, hingga digital construction. 

Bukan Sekadar Tren! Begini Cara Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Dunia Pendidikan Bisa Ubah Masa Depan Indonesia
Bukan Sekadar Tren! Begini Cara Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Dunia Pendidikan Bisa Ubah Masa Depan Indonesia
Sumber :
  • Ist

 

Melalui forum ini, QiR 2025 mempertegas perannya sebagai wadah riset global yang melahirkan ide baru dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam inovasi berbasis AI di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan semangat engineering for humanity, QiR 2025 diharapkan mampu melahirkan generasi ilmuwan dan insinyur yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga berjiwa kemanusiaan. 

AI bukan lagi sekadar alat, melainkan jembatan menuju masa depan di mana manusia dan teknologi berjalan beriringan demi Indonesia yang cerdas, berdaya saing, dan berkelanjutan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Update Pasca Tragedi Kereta Bekasi Timur: 81 Penumpang Sudah Pulang, Dirut KAI Fokus Perkuat Keselamatan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, terjun langsung untuk memastikan penanganan menyeluruh pasca-insiden di Bekasi Timur. 
Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Jurnalis Bersih-bersih TMP Kalibata

Berbagai cara dilakukan insan media dalam momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026.
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) memulai penataan wilayah Jatinangor sebagai kawasan pendidikan terpadu.
Top 3: Solusi 'Nyeleneh' KDM Atasi Macet, Pernyataan Nasionalis Jay Idzes, Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang

Top 3: Solusi 'Nyeleneh' KDM Atasi Macet, Pernyataan Nasionalis Jay Idzes, Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang

Top 3: Solusi 'nyeleneh' Dedi Mulyadi (KDM) dalam mengatasi macet, pernyataan nasionalis kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, hingga Instagram Ahmad Dhani hilang.
Detail Kota Bakal Punya "Rasa" Sunda, Dedi Mulyadi Rombak Wajah Sumedang Jadi Kawasan Strategis

Detail Kota Bakal Punya "Rasa" Sunda, Dedi Mulyadi Rombak Wajah Sumedang Jadi Kawasan Strategis

Kabupaten Sumedang kini diproyeksikan menjadi pusat penguatan budaya Sunda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) memulai penataan wilayah Jatinangor sebagai kawasan pendidikan terpadu.
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
Selengkapnya

Viral