GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Tampilkan Energi Masa Depan di ADIPEC 2025, Paviliun Indonesia Menjadi Sorotan Dunia

Hari pertama Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025 menjadi panggung penting bagi Indonesia.
Rabu, 5 November 2025 - 17:41 WIB
Paviliun Indonesia yang digagas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menarik perhatian pengunjung internasional.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Hari pertama Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025 menjadi panggung penting bagi Indonesia. Paviliun Indonesia yang digagas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menarik perhatian pengunjung internasional. Paviliun ini menampilkan roadmap transisi energi nasional, peluang investasi migas, dan proyek energi baru yang berbasis rendah karbon.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa produksi minyak Indonesia tahun 2025 ditargetkan mencapai 625 ribu barel per hari dan gas sebesar 5.800 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Ia menekankan fokus SKK Migas pada percepatan proyek strategis di Blok Masela, IDD, dan Tangguh Train 3, yang diharapkan meningkatkan kontribusi sektor hulu terhadap ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nanang Abdul Manaf, Staf Khusus Menteri ESDM, menjelaskan bahwa kehadiran Indonesia di ADIPEC bertujuan memperkuat posisi nasional dalam peta investasi energi global. Menurutnya, pemerintah menargetkan bauran energi baru terbarukan mencapai 23 persen pada 2025 dan menyiapkan kebijakan fiskal yang lebih fleksibel untuk menarik investasi di sektor bio-energi, hidrogen, dan teknologi penangkapan karbon.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menegaskan bahwa Pertamina terus memperluas portofolio energi bersih melalui pengembangan biofuel, co-processing di kilang, serta investasi pada infrastruktur hidrogen dan amonia biru. Oki menambahkan, Pertamina telah mengoperasikan lebih dari 1.200 SPBU hijau dan menargetkan 30 persen jaringan distribusi energi terintegrasi dengan sistem rendah emisi pada 2030.

Komisaris PLN Energi Primer sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO), Dr. Anggawira, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta menjadi kunci penguatan ekosistem energi nasional. ASPEBINDO mendorong sinergi antara pemasok energi dan sektor industri untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik dan bahan bakar dengan efisiensi rantai pasok yang lebih baik.

Anggawira juga menyoroti pentingnya integrasi data dan digitalisasi dalam pengelolaan pasokan energi primer. Ia menjelaskan bahwa sistem Energy Supply Chain Intelligence yang sedang dikembangkan PLN Energi Primer bertujuan mengoptimalkan distribusi batu bara, gas, dan biomassa melalui platform digital berbasis real-time monitoring.

tvonenews

Kehadiran lembaga energi nasional di ADIPEC menunjukkan kesiapan Indonesia berperan dalam ekosistem energi global yang semakin kompetitif. Pemerintah menegaskan arah kebijakan energi Indonesia berfokus pada efisiensi produksi, diversifikasi sumber daya, dan pengembangan infrastruktur rendah karbon yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Antusiasme pengunjung di paviliun Indonesia menandakan meningkatnya perhatian dunia terhadap potensi energi nasional. Beberapa perusahaan internasional dari Timur Tengah, Eropa, dan Asia menyatakan minat menjajaki kerja sama di bidang eksplorasi, teknologi gas bumi, serta energi terbarukan berbasis biomassa.

Kehadiran tokoh-tokoh strategis seperti Djoko Siswanto, Nanang Abdul Manaf, Oki Muraza, dan Anggawira memperlihatkan soliditas sektor energi Indonesia dalam menghadapi era transisi global. Indonesia menegaskan komitmen untuk menjadi bagian aktif dalam rantai pasok energi dunia yang berorientasi pada efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OKI Dinilai Lebih Mumpuni Bagi Indonesia Serukan Kemerdekaan Palestina

OKI Dinilai Lebih Mumpuni Bagi Indonesia Serukan Kemerdekaan Palestina

Kebijakan pemerintah Indonesia dengan bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Kedamaian untuk mendukung kemerdekaan Palestina terus menuai polemik.
Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Jurnalis Indonesia Peduli (JIP) menggelar sejumlah kegiatan dalam momen rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu

Trending

Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Mementum Peringatan HPN, JIP Komitmen Berperan Aktif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Jurnalis Indonesia Peduli (JIP) menggelar sejumlah kegiatan dalam momen rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT