GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional

Upaya memperkuat sektor peternakan bukan hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga lewat partisipasi aktif para pelaku dan pendamping komunitas
Kamis, 20 November 2025 - 22:40 WIB
Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Sumber :
  • Istockphoto

Prospek sektor peternakan nasional sangat menjanjikan. Ia mengungkapkan bahwa pasar pakan ternak Indonesia diproyeksikan menembus nilai USD 12,5 miliar pada 2033, tumbuh stabil sekitar 4,15% setiap tahun sepanjang periode 2025–2033. 

Secara lebih luas, sektor peternakan nasional diperkirakan berkembang dengan laju 5,74% per tahun hingga 2027. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan nutrisi berkualitas sekaligus potensi besar bagi peternak lokal untuk naik kelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketahanan pangan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi memastikan generasi mendatang tumbuh dengan gizi yang lebih baik. Indonesia memiliki semua potensi untuk mandiri, tugas kita adalah mengolahnya dengan ilmu, inovasi, dan keberpihakan kepada peternak,” ujar Yosep. 

Kombinasi kebijakan yang tepat dan pendampingan lapangan akan mempercepat mimpi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Komitmen ini bersinergi dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejak 2025 telah menyalurkan lebih dari 1,4 miliar porsi makanan bergizi untuk lebih dari 36,2 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil. 

Dengan anggaran mencapai USD 4,4 miliar, program ini tidak hanya meningkatkan konsumsi protein nasional, tetapi juga menuntut peningkatan produksi domestik untuk menjaga suplai susu, daging, dan produk hewani lainnya.

Lewat berbagai inisiatif, ia telah mendampingi peternak untuk meningkatkan produksi, termasuk binaan sapi perah yang mampu menaikkan hasil susu hingga 7 liter per ekor per hari dan pendapatan peternak yang meningkat hingga tiga kali lipat. 

Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Ilustrasi Dari Kandang ke Meja Makan: Bagaimana Peternakan Menjadi Penentu Masa Depan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Sumber :
  • Ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan dukungan kebijakan yang kuat, kita tidak hanya menyalurkan makanan bergizi, tetapi juga mendorong tumbuhnya produksi hewani dalam negeri agar lebih mandiri dan berdaya saing,” tuturnya. Tumbuhnya kolaborasi antara komunitas peternak, pendamping lapangan, dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pangan yang lebih kokoh. 

Melalui praktik pengelolaan limbah pertanian, peningkatan kapasitas peternak, serta integrasi teknologi pakan dan manajemen ternak, menjadi bagian dari upaya besar memperkuat ketahanan pangan nasional, dari kandang, dari desa, dan dari tangan para peternak sendiri. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Kebut Deal Manu Kone dan Nico Paz, Nerazzurri Siap Bangun Skuad Impian Cristian Chivu

Bursa Transfer Inter Milan: Kebut Deal Manu Kone dan Nico Paz, Nerazzurri Siap Bangun Skuad Impian Cristian Chivu

Inter Milan siapkan perubahan besar menyambut musim depan. Klub berjuluk Nerazzurri itu dikabarkan akan melakukan regenerasi skuad demi menjaga daya saing.
Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva menyindir Arsenal di tengah perebutan gelar Liga Inggris. Ia menilai Man City bisa juara jika tak menjalani musim transisi.
Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes mengaku sedih Manchester United gagal merekrut Declan Rice yang kini bersinar bersama Arsenal dan jadi salah satu pemain terbaik Liga Inggris.
Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Masa depan Massimiliano Allegri bersama AC Milan menjadi sorotan lagi. Meski rumor perpisahan terus bermunculan, pelatih asal Italia tersebut disebut bertahan.
Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan receive Vanja Bukilic pernah mendapat pujian besar dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Hubungan Megawati dan Bukilic selama membela Red Sparks
Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Amankan Satu Tempat di Semifinal Usai Bungkam Wakil Tuan Rumah

Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Amankan Satu Tempat di Semifinal Usai Bungkam Wakil Tuan Rumah

Hasil Thailand Open 2026 dari sektor ganda putra yang menyuguhkan duel antara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs wakil tuan rumah Peeratchai Sukphun/Pakkapon.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral