GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Kasus HIV Tersembunyi, DPRD Desak Skrining Masif di Seluruh Sudut Kota

Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait data penurunan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Surabaya yang dinilai tidak menjamin situasi telah membaik.
Minggu, 7 Desember 2025 - 00:25 WIB
Ajeng Wira Wati, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait data penurunan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Surabaya yang dinilai tidak menjamin situasi telah membaik. Ketua Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Surabaya untuk segera melakukan perluasan layanan tes dan skrining besar-besaran ke seluruh wilayah kota.

Ajeng mengungkapkan kecurigaan bahwa penurunan kasus sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya bisa jadi bersifat semu, karena masih banyak pengidap HIV yang belum terdeteksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penurunan ini jangan sampai hanya karena para pengidap HIV belum ditemukan. Kita takutnya sebagian masih tersembunyi. Makanya skrining harus diperbanyak di setiap sudut wilayah Kota Surabaya," kata Ajeng Wira Wati, Kamis (4/12/2025).

Ajeng menegaskan bahwa pola persebaran aktivitas berisiko saat ini semakin terselubung, tidak hanya berpusat pada kelompok populasi kunci. Ia mencontohkan, penyebaran kini bisa terjadi di tempat-tempat umum seperti restoran atau kafe, yang dipicu oleh perkembangan teknologi. Oleh karena itu, DPRD meminta Dinkes tidak hanya fokus pada titik-titik tertentu, tetapi memperluas jangkauan skrining.

Ajeng juga mendorong Pemkot menggandeng tempat-tempat hiburan umum (RHU) untuk memastikan pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan bagi pekerja maupun pengunjung. Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi dini mengenai bahaya HIV yang harus menjadi prioritas pada kelompok usia sekolah agar generasi muda menjauhi pergaulan bebas.

Selain mendesak penguatan pengawasan, Ajeng juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya pemahaman yang benar soal HIV.

"Penyakit HIV ini bisa dikendalikan kalau pasien minum obat secara teratur seumur hidup. Tidak berbahaya dan tidak gampang menular ke orang lain, tapi pengecekan kesehatan tetap harus dilakukan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi desakan DPRD, Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr. Nanik Sukristina, mengklaim Pemkot telah menyediakan 126 tempat tes HIV yang tersebar di 63 Puskesmas, 62 rumah sakit, dan 1 klinik utama. Pemeriksaan difokuskan pada kelompok risiko tinggi dan didukung oleh kerja sama dengan kelompok peduli HIV seperti ASPA (Aliansi Surabaya Peduli AIDS).(chm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral