News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaksanakan soft launching buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah yang ditetapkan pada 14 Desember.
Minggu, 14 Desember 2025 - 20:58 WIB
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaksanakan soft launching buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah yang ditetapkan pada 14 Desember.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaksanakan soft launching buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah yang ditetapkan pada 14 Desember. Acara ini menjadi momentum penting sebagai penguatan kesadaran sejarah nasional dalam merawat memori kolektif bangsa.

Penyusunan buku ini merupakan respons nyata pemerintah terhadap aspirasi para sejarawan mengenai perlunya pengayaan penulisan sejarah Indonesia yang sudah cukup lama tak dilakukan secara komprehensif. Dalam proses ini, Kementerian Kebudayaan hanya sebagai fasilitator, sementara substansi dan metodologi penulisan sepenuhnya ditentukan secara independen oleh tim penulis, editor jilid dan editor umum. Hal ini dilakukan untuk menjamin otonomi akademik dan objektivitas narasi sejarah yang dibangun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penulisan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global ini untuk memperkaya wawasan masyarakat tentang sejarah perjalanan bangsa Indonesia hingga mutakhir. Dalam kurun waktu dua dekade, telah lahir banyak penelitian sejarah dan arkeologi dengan temuan-temuan baru yang penting untuk dikonstruksikan kembali dalam narasi sejarah bangsa,” tambah Fadli Zon. 

Buku ini disusun dalam sepuluh jilid utama dan satu jilid faktaneka serta indeks. Proses penulisan buku ini berlangsung intensif selama satu tahun penuh, melibatkan kolaborasi masif dari 123 orang yang terdiri atas penulis, editor jilid, dan editor umum, berasal dari 34 perguruan tinggi dan 11 lembaga non-perguruan tinggi hingga menghasilkan karya sebanyak 7.958 halaman dalam 11 jilid tersebut.  Penulisannya tidak dimaksudkan sebagai sekadar buku teks konvensional, melainkan sebagai narasi dinamika historis bangsa Indonesia. 

Dalam konstruksi narasinya, buku ini menempatkan Indonesia sebagai subjek utama sejarah. Akar peradaban bangsa Indonesia ditelusuri sejak ribuan tahun lalu melalui dinamika geososio-historis, termasuk temuan manusia purba, persebaran budaya, serta kemampuan masyarakat Nusantara bertransformasi melalui perjumpaan dengan peradaban India, Tiongkok, Timur Tengah, hingga Barat. Pendekatan ini menegaskan autonomy historis, bahwa arah sejarah Indonesia ditentukan oleh kekuatan internal bangsa itu sendiri.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, menjelaskan bahwa proses penyusunan buku ini dilakukan melalui tahapan panjang, ketat, dan terukur sepanjang Januari hingga November 2025. Proses tersebut melibatkan editor umum: Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum., Prof. Dr. Singgih Tri Sulistyono, M.Hum., dan Prof. Dr. Jajat Burhanuddin, M.A., editor jilid, penulis, editor bahasa, serta melalui diskusi publik.

“Kami memastikan setiap tahap penulisan berjalan sesuai kaidah akademik, mulai dari sinkronisasi metodologi, penyuntingan substansi, diskusi publik, hingga penyelarasan bibliografi. Ini adalah komitmen kami terhadap akurasi, kualitas, dan keterbukaan,” ujar Restu Gunawan.

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaksanakan soft launching buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah yang ditetapkan pada 14 Desember.
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melaksanakan soft launching buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global bertepatan dengan peringatan Hari Sejarah yang ditetapkan pada 14 Desember.
Sumber :
  • Istimewa

Dalam momen yang sama Kementerian Kebudayaan juga mendorong peningkatan kesadaran sejarah dengan penetapan Hari Sejarah melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 206/M/2025 yang ditandatangani Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada 8 Desember 2025 di Jakarta. Tanggal 14 Desember dipilih merujuk pada pelaksanaan Seminar Sejarah Indonesia pertama yang berlangsung pada 14–18 Desember 1957 di Yogyakarta, sebuah tonggak penting dalam sejarah historiografi Indonesia. Ia menambahkan bahwa penetapan Hari Sejarah dan peluncuran buku ini memiliki makna simbolik dan substantif yang saling menguatkan.

“Soft launching buku ini pada 14 Desember bukan hanya perayaan intelektual, tetapi juga penegasan bahwa negara memiliki tanggungjawab untuk merawat ingatan kolektif bangsa. Sejarah adalah fondasi, jika kehilangan sejarah berarti kehilangan arah kebangsaan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, buku ini diharapkan menjadi sumber penting dalam membangun kesadaran tentang asal-usul bangsa, kesinambungan dan perubahan sejarah, identitas dan jati diri nasional, hingga kesadaran kritis dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Melalui soft launching Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global dan penetapan Hari Sejarah, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen untuk terus mendukung penelitian, penulisan, dan publikasi sejarah yang ilmiah, inklusif, dan relevan bagi generasi masa kini dan mendatang.

Kegiatan peringatan Hari Sejarah dan soft launching Buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global dihadiri oleh para sejarawan, akademisi, penulis dan editor buku sejarah, perwakilan perguruan tinggi, komunitas pemerhati sejarah dan budaya, serta Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Ibu Hetifah. Hadir pula unsur kementerian dan lembaga terkait, yang menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya penguatan kesadaran sejarah nasional dan pengembangan pengetahuan sejarah Indonesia yang ilmiah, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Selengkapnya

Viral