News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Avatar: Fire and Ash, Pandora Masih Menawan, Meski James Cameron Tak Tawarkan Formula Baru

Avatar: Fire and Ash melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri setelah peristiwa di The Way of Water. Konflik tidak lagi semata-mata datang dari manusia, tetapi justru dari sesama Na’vi. 
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:34 WIB
Varang dari Klan Mangkwan, Avatar: Fire and Ash
Sumber :
  • Disney

Jakarta, tvOnenews.com - Avatar universe yang pertama kali diperkenalkan kepada publik lewat film Avatar yang tayang pada Desember 2009. Disutradarai oleh James Cameron, Avatar mencatatkan sejarah sebagai film terlaris sepanjang masa, sekaligus tonggak baru dalam penggunaan teknologi 3D dan motion capture.

Dunia Pandora yang penuh hutan bioluminesen, makhluk eksotis, dan konflik kolonialisme menjadi daya tarik utama yang membuat Avatar melampaui sekadar tontonan visual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga belas tahun kemudian, Cameron kembali lewat Avatar: The Way of Water yang dirilis pada 2022. Sekuel ini memperluas dunia Pandora ke wilayah laut dan memperkenalkan klan Metkayina, sambil menggeser fokus cerita ke isu keluarga, kehilangan, dan adaptasi. 

Keberhasilan film kedua menegaskan bahwa Avatar bukan proyek nostalgia, melainkan saga jangka panjang yang sudah dirancang sejak awal. 

James Cameron sendiri diketahui telah menulis dan memetakan alur besar film kedua hingga ketiga jauh sebelum film keduanya tayang, demi menjaga kesinambungan cerita.

Avatar: Fire and Ash
Avatar: Fire and Ash
Sumber :
  • Disney

Kini, di akhir tahun 2025, film ketiga, Avatar: Fire and Ash, kembali menjanjikan eksplorasi bioma baru di Pandora. Kali ini, dunia yang diperkenalkan bukan lagi hijau dan biru yang menenangkan, melainkan lanskap yang lebih keras, panas, dan penuh abu. 

Secara plot dan premis, film ini diposisikan sebagai babak yang lebih gelap dan emosional dalam saga Avatar.

Avatar: Fire and Ash melanjutkan kisah Jake Sully dan Neytiri setelah peristiwa di The Way of Water. Konflik tidak lagi semata-mata datang dari manusia, tetapi justru dari sesama Na’vi. 

Film ini memperkenalkan klan baru yang kerap disebut sebagai Ash People tau Klan Mangkwan, kelompok Na’vi yang hidup di lingkungan ekstrem vulkanik berbasis api dan abu, dengan pandangan hidup yang jauh lebih keras dipimpin oleh Tsahik bernama Varang .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberadaan mereka memperlihatkan sisi Pandora yang selama ini jarang disentuh yaitu dunia penuh luka, penuh kemarahan, dan tidak selalu harmonis.

Cerita bergerak ke arah konflik internal, ketika perbedaan nilai, trauma masa lalu, dan cara bertahan hidup menciptakan ketegangan antar klan Na’vi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral