GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Mitigasi Bullying di Perguruan Tinggi, UBK Gelar Seminar Kesehatan Mental

Fenomena bullying yang juga menyasar pada dunia pendidikan tingkat perguruan tinggi menjadi sorotan banyak pihak dengan berbagai peristiwa yang belakangan terjadi.
Jumat, 19 Desember 2025 - 03:03 WIB
Upaya Mitigasi Bullying di Perguruan Tinggi, UBK Gelar Seminar Kesehatan Mental
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena bullying yang juga menyasar pada dunia pendidikan tingkat perguruan tinggi menjadi sorotan banyak pihak dengan berbagai peristiwa yang belakangan terjadi.

Menyoroti hal itu, Universitas Bung Karno (UBK) memberi perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa dengan mengadakan sesi presentasi bertema 'Memahami Kesehatan Mental Korban dan Pentingnya Intervensi Dini'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Psikolog, Inas Ngesti Pribadi menyampaikan data mencengangkan terkait fenomena bullying di perguruan tinggi. 

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Indonesia pada tahun 2022, satu dari lima mahasiswa mengaku pernah menjadi korban bullying dengan rincian 34 persen melaporkan mengalami perundungan verbal atau psikologis, sementara 16 persen lainnya menghadapi kekerasan fisik atau seksual. 

Angka ini diperparah dengan laporan Kemendiktistek yang mencatatkan bahwa antara 2021 hingga 2024, kekerasan seksual terjadi sebanyak 49,7 persen, bullying sebanyak 38,7 persen, dan intoleransi mencapai 11,6 persen.

Inas menekankan bahwa kampus harus memiliki peran proaktif dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi mahasiswa, serta melakukan intervensi dini terhadap perundungan dan kekerasan. 

Dalam presentasi ini, Inas memperkenalkan konsep “Duty of Care vs Duty to Do,” yang menggugah institusi pendidikan untuk bertindak sebelum kejadian buruk terjadi, bukan hanya bereaksi setelahnya.

“Bullying tidak hanya berakibat fisik, namun juga dapat menurunkan kesehatan mental korban. Dampak psikologis yang ditimbulkan bisa sangat merusak, seperti penurunan prestasi akademik, hilangnya rasa percaya diri, hingga risiko gangguan mental serius seperti depresi dan kecemasan,” kata Inas, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Inas menegaskan bahwa penanggulangan perundungan bukan hanya tanggung jawab korban atau pelaku, tetapi juga melibatkan teman-teman, dosen, dan pihak kampus. 

“Penting bagi kampus untuk menciptakan sistem pelaporan yang efisien dan menyediakan layanan kesehatan mental yang mudah diakses oleh mahasiswa,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Rektor UBK, Sri Mumpuni Ngesti Rahaju menyampaikan komitmennya untuk terus mengutamakan kesejahteraan mental mahasiswa. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya bertekad untuk menciptakan kampus yang aman dan nyaman bagi semua pihak serta dukungan terhadap pembentukan satuan tugas (satgas) yang bertugas untuk menangani perundungan dan menyediakan bantuan psikologis bagi korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Gubernur Jawa Barat, KDM menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. Dedi Mulyadi kecil kala itu
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Aipda JEB oknum Polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) ditangkap dalam kasus dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkotika. Kapolres Tapteng AK
Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dedi Mulyadi pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. Nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah
Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026, sektor ganda putri yang mempertemukan pasangan Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
Hasil Super League: Persebaya Pesta Gol di Markas Semen Padang, Bajul Ijo Tembus 4 Besar

Hasil Super League: Persebaya Pesta Gol di Markas Semen Padang, Bajul Ijo Tembus 4 Besar

Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang di Super League 2025/2026. Bruno Paraiba mencetak hattrick dan membawa Bajul Ijo naik ke posisi empat.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral