GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma IPK, Ini Cara Perguruan Tinggi RI Mendorong Lulusan Berdaya Saing Global

Daya saing global tidak lahir secara instan, melainkan melalui kolaborasi erat antara kampus, pemerintah, dan dunia kerja. Penguatan pelaksanaan Tri Dharma
Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:53 WIB
Ilustrasi Bukan Cuma IPK, Ini Cara Kampus Mendorong Lulusan Berdaya Saing Global Melalui Model Kolaborasi Pemerintah–Perguruan Tinggi
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perguruan tinggi tak lagi hanya menjadi pusat transfer ilmu, tetapi juga motor pembentuk kompetensi global, karakter profesional, dan kesiapan kerja internasional. 

Di tengah percepatan pembangunan nasional dan arus globalisasi tenaga kerja, universitas di berbagai negara berlomba menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing lintas batas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bank Dunia dan OECD berulang kali menekankan bahwa negara dengan sistem pendidikan tinggi adaptif akan lebih cepat memetik bonus demografi dan memenangkan kompetisi ekonomi global.

Pengalaman negara maju menunjukkan arah yang jelas. Jerman, misalnya, sukses mengintegrasikan pendidikan vokasi dan industri melalui sistem dual system yang membuat lulusan siap kerja di pasar global. 

Sementara Australia dan Kanada mengembangkan skema internasionalisasi mahasiswa yang dibarengi perlindungan hukum serta literasi migrasi tenaga kerja. Praktik-praktik ini menegaskan bahwa daya saing global tidak lahir secara instan, melainkan melalui kolaborasi erat antara kampus, pemerintah, dan dunia kerja.

Melansir dari berbagai sumber, di Indonesia, pendekatan serupa mulai diperkuat. Sejumlah perguruan tinggi mendorong kerja sama lintas kementerian untuk memastikan lulusan tidak hanya kompeten, tetapi juga terlindungi saat memasuki pasar kerja internasional. 

Model inilah yang mengemuka dalam forum Musyawarah Wilayah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat 2025, ketika Universitas Teknologi Bandung (UTB) memaparkan praktik kolaborasi strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/BP2MI.

Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Dr. Muchammad Naseer, S.Kom., M.T. bersama pimpinan kementerian terkait. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, untuk meningkatkan kompetensi, kesiapan kerja, serta pelindungan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dari kalangan mahasiswa dan lulusan. Sejalan dengan MoU, kedua pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan Migrant Center sebagai pusat layanan terintegrasi. 

Fasilitas ini dirancang untuk menyiapkan calon PMI yang kompeten, berkarakter, memahami regulasi, serta memiliki literasi pelindungan sebelum terjun ke luar negeri. Pendekatan ini selaras dengan praktik di negara-negara maju yang menempatkan aspek perlindungan dan kesiapan mental sebagai bagian penting dari mobilitas global tenaga kerja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral