GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masif Kekerasan, Pemkot Jakbar Perkuta Kolaborasi Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) menggandeng seluruh pihak dalam mewujdukan lingkungan sekolah yang ramah anak, aman maupun anti kekerasan.
Jumat, 16 Januari 2026 - 04:15 WIB
Masif Kekerasan, Pemkot Jakbar Perkuta Kolaborasi Wujudkan Sekolah Ramah Anak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) menggandeng seluruh pihak dalam mewujdukan lingkungan sekolah yang ramah anak, aman maupun anti kekerasan.

Wali Kota Administrasi Jakbar, Iin Mutmainah mengatakan kolaborasi penting dilakukan oleh seluruh kelompok masyarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah ramah anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya dalam menciptakan lingkungan sekolah ramah anak tak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah melainkan juga menjadi peran bagi setiap masyarakat.

"Tidak semua kondisi bisa langsung dikatakan aman, tetapi tangan kita semua harus ikut bekerja. Fungsi perlindungan anak ini harus kita lakukan bersama, dengan komunikasi yang baik dan kepedulian yang nyata," kata Iin, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Iin menuturkan rasa aman bagi anak dalam menempuh Pendidikan menjadi hal penting mengingat perannya sebagai generasi penerus bangsa.

Ditambah, melalui pendidikan anak akan memiliki karakter sebagai langlah membangun kota yang sehat dan beradab.

Tak hanya itu, Iin juga menyoroti masifnya kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah baik fisik maupun psikis untuk dapt menjadi penanganan dan pencegaham secara serius.

"Pendidikan adalah hak dasar anak dan menjadi poin yang sangat penting. Menjaga kelas pendidikan berarti menjaga masa depan Jakarta Barat. Anak-anak inilah yang kita harapkan menjadi penerus pembangunan," kata Iin.

"Kekerasan seksual menjadi perhatian utama, disusul kekerasan fisik dan psikis. Ini adalah gunung es, artinya yang terlihat di permukaan belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya. Karena itu, pencegahan dan edukasi harus terus kita perkuat," sambungnya.

Selain itu, Iin turut mendorong peran aktif anak muda sebagai agen perubahan melalui pembentukan pusat informasi dan konseling remaja di sekolah, salah satunya dengan menghadirkan Duta Generasi Peduli (Dita Gendung) sebagai pionir perlindungan anak di lingkungan sekolah.

"Anak-anak muda saat ini sudah sangat canggih dengan teknologi dan informasi. Tugas kita adalah membekali mereka dengan pengetahuan yang benar, pendidikan yang berkualitas, jejaring yang positif, serta lingkungan yang aman agar mereka tidak terjebak dalam situasi yang berisiko," tambahnya.
 
Upaya menciptakan sekolah aman juga dihubungkan dengan peran lingkungan sekitar. Pemerintah, sekolah, dan masyarakat diharapkan sama-sama bertanggung jawab dalam menjaga toleransi, keamanan, dan kenyamanan bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui peran pemerintah, kami terus mendorong terwujudnya sekolah yang aman secara fisik maupun psikologis. Ini bukan hanya program, tetapi komitmen bersama untuk melindungi generasi masa depan Jakarta Barat," pungkas Iin.
 
Sementara itu, Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Azis, mengapresiasi program yang diadakan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II dengan mengumpulkan kepala sekolah negeri dan swasta. Kegiatan ini berdampak pada berfungsinya jalur komunikasi antar kepala sekolah, dinas, dan kepolisian untuk menyatukan langkah dalam menangani permasalahan seperti kenakalan remaja dan tawuran yang ramai diperbincangkan baru-baru ini.
 
Umar menekankan perlunya peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) di setiap sekolah sebagai fungsi kontrol, bukan hanya untuk mengidentifikasi kenakalan siswa. Ia berharap nantinya di Pemkot Jakarta Barat ada penambahan Kuota Kebutuhan Instansi (KKI) untuk guru BK, mengingat jumlahnya masih sangat minim di seluruh sekolah di DKI Jakarta.

"Alhamdulillah Jakarta Barat semua berkomunikasi dengan baik dan lancar tiga pilar sehingga angka tawuran dan kenakalan remaja dapat ditekan dengan baik berkat koordinasi yang instan antara tiga instansi yang ada di Jakarta Barat," pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Pria Ditangkap Polisi di Tanah Abang, Keciduk Simpan Ganja 3 Kilogram dalam Kamar Hotel

Dua Pria Ditangkap Polisi di Tanah Abang, Keciduk Simpan Ganja 3 Kilogram dalam Kamar Hotel

Tim Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 3 kilogram di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Timnas Indonesia Kena Imbas Perang Iran, Pemain Naturalisasi Terancam Batal Ikut FIFA Series 2026?

Timnas Indonesia Kena Imbas Perang Iran, Pemain Naturalisasi Terancam Batal Ikut FIFA Series 2026?

Konflik Iran vs Amerika Serikat berdampak pada persiapan Timnas Indonesia jelang FIFA Series Maret 2026. Pemain diaspora dari Eropa terancam batal ikut?
Jadwal Lengkap Semifinal All England 2026: Raymond/Joaquin Tantang Unggulan Pertama

Jadwal Lengkap Semifinal All England 2026: Raymond/Joaquin Tantang Unggulan Pertama

Raymond/Joaquin jadi satu-satunya wakil Indonesia tersisa di semifinal All England 2026
Tanah Nganggur Mau Disikat Negara? Badan Bank Tanah Tegaskan SHM Rakyat Aman

Tanah Nganggur Mau Disikat Negara? Badan Bank Tanah Tegaskan SHM Rakyat Aman

Badan Bank Tanah menegaskan tanah menganggur berstatus SHM tidak akan diambil negara. Penertiban hanya berlaku untuk lahan HGU atau HGB yang telantar lebih dari dua tahun.
Jusuf Kalla Minta Indonesia Harus Bersikap Tegas Soal Konflik Iran

Jusuf Kalla Minta Indonesia Harus Bersikap Tegas Soal Konflik Iran

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengatakan Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia, seharusnya memiliki sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran, terutama jika negara tersebut diserang.
Siap-siap Jakpro Bakal Ubah Konsep Pertunjukan Planetarium seperti XXI dan CGV

Siap-siap Jakpro Bakal Ubah Konsep Pertunjukan Planetarium seperti XXI dan CGV

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengungkapkan akan mengubah konsep pertunjukan Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT