GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NU Murka Tahu Dini Nurdiani Adalah Pacar Suaminya, Sengaja Jebak lalu Bunuh Dini di Tempat Sepi

Kasus pembunuhan Dini Nurdiani (26), warga Cengkareng, Jakarta Barat sudah terungkap. Pelaku yang menghabisi nyawa Dini ialah perempuan berusia 24 tahun berinisial NU.
Minggu, 15 Mei 2022 - 15:18 WIB
Foto korban pembunuhan, Dini Nurdiani
Sumber :
  • sumber dokumen keluarga

Jakarta - Kasus pembunuhan Dini Nurdiani (26), warga Cengkareng, Jakarta Barat sudah terungkap. Pelaku yang menghabisi nyawa Dini ialah perempuan berusia 24 tahun berinisial NU.

Dini Nurdiani yang dikabarkan hilang sejak 26 April 2022 lalu ditemukan dalam keadaan tewas di kawasan Cibubur, Bekasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum Dini ditemukan tewas, kakak korban, Riyan mengatakan, Dini sempat berpamitan untuk acara buka puasa bersama, namun setelahnya tak ada lagi kabar soal Dini.

Adapun yang disesalkan Riyan adalah ia juga saat itu tidak tahu dengan siapa Dini pergi berbuka puasa bersama.

"Dini ngomong sama temannya, mau bukber, tapi nggak dikasih tahu bukber ke mana, sama siapa, nggak dikasih tahu," kata Riyan pada Rabu (11/5/2022).


Korban pembunuhan di Bekasi, Dini Nurdiani (Dok Keluarga)

Dini yang tak kunjung juga pulang untuk mengikuti acara buka puasa bersama mulai membuat keluarga khawatir.

Keluarga pun memutuskan untuk melaporkan ke polisi terkait tak ada kabarnya Dini, sebelum akhirnya menemukan fakta bahwa Dini yang dinantikan ternyata sudah tewas.

Berikut ini Tim Tvone merangkum fakta-fakta terkait tewasnya Dini Nurdiani:
 
Tewas Terbunuh

Kompol Ardhie Demastyo selakuk Kapolsek Cengkareng memberikan pernyataan bahwa Dini Nurdiani ditemukan tewas diduga dibunuh.

Ia juga menyebutkan bahwa jenazah Dini ditemukan tak bernyawa di lahan kosong kawasan Cibubur, Bekasi pada Jumat (13/5). 

"Korban (Ditemukan) di Perumahan CBD Cibubur, Bekasi, di tanah kosong begitu," ujarnya.

Ada Luka Tusuk Pada Tubuh Dini Nurdiani

Polisi memberikan laporan bahwa terdapat beberapa luka tusukan pada jasad Dini Nurdiani. 

"(Kondisi jasad) korban terdapat beberapa luka tusuk," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo pada Sabtu (14/5).

Pelaku diduga Cemburu pada Dini

Diduga motif pembunuhan Dini Nurdiani yang dilakukan oleh NU (24) didasari oleh cinta segitiga. Tersangka NU mengaku bahwa dirinya cemburu dan menuduh korban sebagai orang ketiga perusak rumah tangganya.

"Motifnya sendiri ternyata kecemburuan. Tersangka ini adalah istri pacar korban," ujar Ardhie.

Ardhie Demastyo menyampaikan bahwa NU dan suaminya memiliki tiga anak. NU merasa kesal karena suaminya berselingkuh dengan korban, yang sudah berlangsung selama 4 bulan. 

"Menurut informasi yang kita dapat, hubungannya baru 4 bulan, hubungan antara korban dan suami tersangka. Korban tahu, dia mengetahui bahwa suami tersangka ini sudah berumah tangga dan mempunyai 3 anak " ujar Ardhie.

Pembunuhan Sudah Terencana

NU, seorang perempuan yang ditetapkan sebagai tersangka tega menghabisi nyawa Dini Nurdiani karena dibakar api cemburu. Ia bahkan sudah merencanakan pembunuhan itu setelah chat suaminya, ID (27), dengan korban terbongkar.

"Jadi setelah baca SMS pada malam hari, (Tersangka) melihat adanya komunikasi. Tersangka cemburu dan mempunyai niat untuk menghabisi," ucap Ardhie.

NU pun membuat rencana pembunuhan itu. Pada 26 April 2022, NU memancing Dini Nurdiani untuk bertemu dengannya dengan dalih mengajak bukber. 

NU berpura-pura menjadi suaminya dan mengajak Dini untuk buka puasa bersama. Hingga kemudian NU dan korban bertemu di halte bus di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

"Jadi dia Whatsapp kepada korban bilang mengajak 'kita bukber nanti, yang jemput adalah ponakan saya'," ujar Ardhie.
 
Dini Dijemput Pelaku di Halte
 
NU pun segera melancarkan aksinya dengan menjemput korban di halte bus sekitar TMII. Ketika menjemput Dini Nurdiani, pelaku berpura-pura sebagai keponakan suaminya.

"Pada saat bertemu di halte, korban mengetahui 'itu adalah ponakan dari pacarnya'," ujarnya.

Sebelumnya, tersangka NU sudah membawa peralatan berupa kunci inggris, pisau, dan gunting untuk membunuh korban. Pelaku pun melancarkan aksinya membunuh korban di tanah kosong di perumahan di Jatisampurna, Kota Bekasi.

Ditikam Secara Sadis

NU menjemput Dini Nurdiani dengan sepeda motor dan membawa korban ke Jatisampurna, Kota Bekasi. Lalu, NU berhenti di sebuah tanah kosong di kawasan kompleks perumahan di Jatisampurna.

"Tersangka NU memukul kepala korban sebanyak lima kali. Kemudian korban jatuh, dan ditusuk menggunakan pisau rumput," katanya.

"Karena dilihat masih bernapas, tersangka pun mengulangi lagi dengan menusuk di bagian tangan dan perut dengan pisau dapur," ungkap Ardhie.

Setelah berhasil menghilangkan nyawa Dini Nurdiani, NU berganti baju karena berlumuran darah. Pelaku juga sempat membuang barang bukti di dekat TKP.

"Sebelumnya, dia juga sudah mempersiapkan baju untuk diganti. Jadi tersangka ini sudah menyiapkan baju karena dia berlumur darah. Setelah itu alat-alat yang dipakai untuk melakukan kejahatannya dibuang di dekat TKP," jelas Ardhie.

NU Habisi nyawa Dini Seorang Diri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NU telah ditetapkan sebagai pelaku tunggal atas pembunuhan Dini Nurdiani. IS (27), suami dari tersangka bahkan tidak tahu bahwa NU telah membunuh Dini Nurdiani.

"Pada saat di kejadian TKP, dia melakukan pembunuhan sendiri tanpa ada bantuan orang lain," jelas Ardhie Dimasetyo, Kapolsek Cengkareng Kompol pada Sabtu (14/5/2022). (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Empat Gudang Paket di Kalideres Jakbar, 100 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Empat Gudang Paket di Kalideres Jakbar, 100 Personel Damkar Diterjunkan

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat dikerahkan untuk menjinakkan api yang melahap Kompleks Pergudangan Miami, Tegal Alur, Kalideres, Senin (11/5) malam.
Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Kurang dari 24 jam setelah umumkan kedatangan Megawati Hangestri, jumlah followers Instagram Hyundai Hillstate meroket tajam hingga tembus 100 ribu pengikut.
Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam
Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral