Kolaborasi Lintas Benua Perkuat Ekonomi Kreator, Platform Ini Manfaatkan AI untuk Analisa Konten
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kreator kini dapat memanfaatkan platform berbasis AI untuk menganalisa konten. Dengan kolaborasi lintas dunia, Fuomo menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisinya sebagai creator tools di awal 2026 ini.
Setelah menjalani fase beta pada 2025, platform ini sudah memasuki tahap pengembangan lanjutan melalui kolaborasi lintas benua dengan bergabungnya Kevin Lee dari Korea Selatan sebagai Chief Financial Officer dan Cornelius dari Eropa sebagai Chief Technology Officer.
Kolaborasi ini menandai keseriusan dalam membangun tools monetisasi kreator berstandar global, namun tetap relevan dengan kebutuhan kreator Indonesia. Sejak awal, tak hannya memosisikan diri bukan sebagai platform, Fuomo pun menjadi alat yang membantu kreator mengelola karya, komunitas, dan pendapatan secara mandiri.
Chief Executive Officer Fuomo, Marcell Tee, menilai bahwa tantangan utama kreator terletak pada sistem monetisasi yang kerap tidak transparan.
“Kami ingin kreator punya kontrol penuh atas pendapatannya dan memahami dengan jelas bagaimana mereka dibayar. Fuomo dibangun sebagai tools yang memberi kepastian, bukan ketergantungan,” ujarnya.
Dari sisi bisnis, Kevin Lee menekankan pentingnya keberlanjutan kreator sebagai fondasi ekosistem digital.
“Model bisnis yang sehat dimulai dari kreator yang memiliki tools tepat untuk tumbuh dan memonetisasi karyanya,” jelasnya.
Sementara itu, Cornelius memastikan Fuomo dikembangkan sebagai creator tools berbasis cloud yang scalable dan aman. Ke depan, Fuomo akan merilis analytics engine berbasis AI untuk membantu kreator memahami performa penjualan, perilaku supporter, serta mengoptimalkan strategi monetisasi berbasis data.
Platform ini menerapkan skema monetisasi yang transparan dengan komisi 10 persen untuk penjualan konten digital dan 3 persen untuk dukungan langsung dari penggemar. Kreator dapat menjual konten eksklusif seperti foto, ilustrasi, dan voice note, dengan rencana penambahan kategori video dan teks.
Chief Marketing Officer Fuomo, Triyanto, melihat masih banyak kreator lokal yang belum memosisikan diri sebagai pelaku bisnis kreatif.
“Monetisasi tidak harus menunggu viral. Dengan tools yang tepat, konsistensi bisa menjadi sumber pendapatan,” ujarnya.
Dari sisi hukum, Chief Legal Officer Fuomo, Oscar Bambang, menegaskan bahwa hak cipta sepenuhnya milik kreator dan menjadi fondasi utama ekosistem Fuomo.
Melalui kolaborasi Indonesia–Korea Selatan–Eropa, Fuomo memasuki fase baru sebagai creator tools yang berfokus pada penguatan ekonomi kreator secara berkelanjutan dengan dukungan teknologi cloud dan kecerdasan buatan.
Load more