Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Civitas akademika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) sempat diliputi rasa khawatir menyusul munculnya dugaan upaya intimidasi dan pengerahan massa oleh oknum tertentu.
Peristiwa tersebut terjadi di area yayasan kampus pada Rabu (28/1/2026) malam.
Kekhawatiran mencuat setelah sejumlah orang mendatangi kawasan kantor Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP-PT PGRI) Malang.
Kehadiran mereka diduga disertai upaya memasuki kantor yayasan secara paksa, saat aktivitas kampus tengah sepi.
Berdasarkan keterangan di lapangan, beberapa orang tak dikenal datang ke area kantor yayasan pada malam hari. Situasi tersebut langsung direspons oleh satuan pengamanan (Satpam) Unikama yang berjaga dengan melakukan pencegahan dan menutup akses masuk demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah seorang dosen Unikama, Romadon, mengaku kecewa atas peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng nama baik kampus yang berada di Kecamatan Sukun, Kota Malang.
“Kami dari dosen, sudah jengah dengan kondisi kampus kami. Selama lima bulan lamanya, iklim kampus ini dikuasai oleh orang yang tidak punya wewenang di yayasan ini. Secara legalitas, Pak Agus Priyono lah yang merupakan ketua yayasan di Unikama ini,” ujar Romadon.
Ia berharap, dengan tidak adanya lagi kehadiran oknum massa tertentu, konflik dualisme kepemimpinan di lingkungan Unikama dapat segera berakhir.
“Semoga dengan perginya orang-orang ini, suasana di kampus Unikama lebih tentram, damai, dan enggak ada dualisme lagi. Kami seluruh civitas akademika Unikama berdasarkan legalitas yang sah, mengakui Pak Agus lah ketua yayasan kami, dan berikut Pak Nawaji adalah wakilnya,” imbuhnya.
Hingga saat ini, civitas akademika Unikama berharap situasi kampus kembali kondusif agar aktivitas pendidikan dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa gangguan konflik internal.(ant/lgn)
Load more