News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produsen Commercial EV Nasional Pemimpin Transformasi: VKTR Perluas Langkah Strategis ke WTE dan Perkuat Posisi Market Leader EV Transjakarta

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
Jumat, 27 Februari 2026 - 23:03 WIB
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi. Sejalan dengan strategi diversifikasi, VKTR juga memperluas pengembangan produknya ke segmen Waste-to-Energy (WTE) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan solusi mobilitas dan teknologi berkelanjutan. Di saat yang sama, VKTR semakin memperkuat posisinya sebagai market leader pemasok bus listrik untuk Transjakarta, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan brand nasional yang berdaya saing global, didukung oleh kesiapan fasilitas produksi, kemitraan dengan principal merk ternama dunia, serta kapabilitas anak usaha dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri manufaktur nasional.

Dari tahun ke tahun, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan penjualan kendaraan listrik komersial, bukti dari peran kuat Perseroan sebagai pendorong adopsi kendaraan listrik di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan dengan milestone pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun mulai dari fase pionir perakitan kendaraan listrik berbasis Completely Knocked Down (CKD), pencapaian TKDN di atas 40%, hingga ekspansi portofolio bus dan truk listrik, VKTR terus menunjukkan akselerasi kinerja baik secara operasional maupun finansial sebagai bagian dari transformasi menuju kendaraan komersial nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan yang kami catatkan dari tahun ke tahun bukan sekadar capaian bisnis, melainkan bukti bahwa transformasi menuju kendaraan komersial listrik di Indonesia sedang berlangsung dan kami berada di garis terdepan. Kami tidak sekadar mengikuti arus perubahan, kami memimpinnya. Misi kami jelas: Championing local EV industry dan menjadikan kendaraan komersial listrik sebagai tulang punggung transportasi nasional yang berkelanjutan demi masa depan mobilitas yang lebih bersih”, ujar Chief Executive Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, A. Ardiansyah Bakrie.

Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5% YoY menjadi Rp1.089 miliar pada tahun 2025, dibandingkan Rp 1.004 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan ini mencerminkan akselerasi penjualan kendaraan listrik seiring peningkatan realisasi pengiriman, serta kontribusi yang relatif stabil dari segmen manufaktur suku cadang. Laba kotor tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp 197 miliar di tahun 2025, dari Rp 178 miliar di tahun 2024, didorong oleh perbaikan pricing di segmen kendaraan listrik yang berkontribusi pada penguatan margin laba kotor secara keseluruhan.

Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan tumbuh 11,8% YoY menjadi Rp 1.798 miliar pada tahun 2025, dari Rp 1.609 miliar di 2024, didorong oleh kenaikan uang muka terkait proyek penjualan kendaraan listrik yang belum diakui sebagai pendapatan, yang diimbangi juga oleh penambahan aset tetap. Di sisi liabilitas, terjadi peningkatan 22,2% YoY menjadi Rp 553 miliar di tahun 2025 dari Rp 453 miliar di tahun 2024 sejalan dengan penambahan pinjaman untuk modal kerja guna mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan.

“Semua momentum positif Perseroan di tahun 2025, baik dari segi performa keuangan maupun pencapaian bisnis, adalah bukti bahwa upaya VKTR dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di berbagai industri terus membawa hasil yang baik. Artinya, langkah ini tidak hanya mengantarkan VKTR ke lini depan dekarbonisasi kendaraan komersial, tapi juga ke tahap pertumbuhan yang berkelanjutan hingga waktu-waktu mendatang”, ujar Direktur dan Chief Financial & Risk Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, A. Amri Aswono Putro.

Kinerja Bisnis dan Produk
Pada akhir tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk operator Transjakarta sebagai bagian dari total pemesanan 80 unit. Sementara itu, 30 unit lainnya telah menyelesaikan tahap perakitan chassis di fasilitas PT VKTR Sakti Industries dan kini tengah memasuki tahap karoseri di perusahaan manufaktur rekanan Perseroan, PT Laksana Bus Manufaktur.

Selanjutnya, di tahun yang sama, Perseroan telah menyelesaikan pengiriman 3 unit bus listrik untuk mobilisasi karyawan ke salah satu perusahaan pertambangan swasta. Perseroan juga telah melakukan serah terima  5 unit compactor kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan 5 unit dump truck kepada Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta. Serah terima ini menandai dukungan Perseroan terhadap efisiensi operasional usaha pemerintah yang rendah emisi melalui pemanfaatan kendaraan listrik yang diproduksi di dalam negeri. Beberapa di antara truk ini akan difungsikan menjadi kendaraan pengangkut sampah perkotaan yang akan diolah menjadi energi listrik guna mendukung implementasi program WTE sekaligus program pengurangan emisi karbon di sektor transportasi serta pengelolaan limbah dan energi di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, VKTR juga mencatat pertumbuhan penjualan kendaraan listrik secara berkelanjutan dari tahun ke tahun, yang mencerminkan semakin meningkatnya tingkat adopsi kendaraan komersial listrik di pasar domestik. Hingga bulan Desember 2025, Perseroan berhasil menjual 69 unit kendaraan listrik yang terdiri dari 53 bus, 10 truk, dan 6 forklift ke berbagai perusahaan swasta lintas industri. Sehingga total kumulatif penjualan kendaraan listrik VKTR yang telah dirampungkan sejak awal berdirinya hingga akhir tahun 2025 mencapai 135 unit bus listrik, 24 unit truk listrik, dan 13 unit forklift. Tren ini menunjukkan penerimaan pasar yang kian positif terhadap solusi mobilitas berbasis listrik, sekaligus memperkuat posisi VKTR sebagai salah satu pemain utama dalam transisi menuju ekosistem transportasi yang lebih berkelanjutan.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
Sumber :
  • Istimewa

Selain itu, Perseroan juga mengembangkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk pelayanan purna jual (after sales) yang unggul, bisnis komponen suku cadang dan aksesori otomotif, perakitan kendaraan listrik berbasis baterai, serta sektor industri pengecoran besi dan baja. Penguatan pelayanan purna jual (after sales) dan sistem manajemen armada mencerminkan komitmen Perseroan dalam menciptakan ekosistem transportasi yang cerdas, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Pada segmen manufaktur suku cadang Perseroan mencatatkan kinerja penjualan yang relatif stabil dengan penurunan tipis. Hal ini sejalan dengan melambatnya pertumbuhan penjualan otomotif nasional. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan otomotif nasional mencatat penurunan sebesar 7% YoY pada 2025.

Outlook dan Strategi Bisnis
Sepanjang 2025, Perseroan secara proaktif memperkuat kapabilitas pengembangan produk melalui perluasan kemitraan strategis dengan OEM global, sekaligus menjalankan berbagai program uji coba produk bersama calon pelanggan di segmen kendaraan komersial. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan tidak hanya mengadopsi teknologi yang relevan, tetapi juga memastikan bahwa setiap pengembangan produk selaras dengan kebutuhan operasional dan dinamika pasar.

Direktur dan Chief Operational Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, V. Bimo Kurniatmoko, menyampaikan,

“Sepanjang 2025, kami secara aktif memperluas kolaborasi dengan berbagai OEM global, sekaligus melakukan serangkaian uji coba produk langsung bersama calon pelanggan di segmen kendaraan komersial. Bagi kami, pengembangan produk tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga memastikan bahwa solusi yang kami hadirkan benar-benar relevan dengan kebutuhan operasional pelanggan dan dinamika pasar.”

Tahun 2025 menjadi fase penting bagi VKTR dalam membangun fondasi inovasi, di mana aktivitas trial dan product development dilakukan secara intensif untuk memperkaya pipeline produk. Memasuki 2026, fokus Perseroan bergeser menuju fase komersialisasi, dengan peluncuran portofolio produk yang lebih matang dan siap pasar, guna menangkap peluang pertumbuhan di pasar kendaraan komersial yang lebih luas.

Mengawali tahun 2026, Perseroan telah memperoleh purchase order bus listrik dari perusahaan pengembang real estate terkemuka di Jakarta dan purchase order Transporter dari perusahaan transportasi antarkota di Malang. Selain itu, Perseroan sedang  memproduksi 2 unit shuttle bus listrik untuk salah satu institusi pendidikan di Jawa Tengah dengan target pengiriman pada akhir kuartal ke-2 tahun 2026.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), produsen kendaraan listrik nasional berbasis baterai (KLBB), terus memimpin transformasi industri melalui penguatan ekosistem Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terintegrasi.
Sumber :
  • Istimewa

Selain itu, pendapatan segmen kendaraan listrik diproyeksikan memberikan kontribusi yang lebih signifikan pada 2026, didukung oleh penyelesaian proyek Transjakarta yang tersisa 30 unit di awal tahun. Dengan demikian, pada awal 2026, VKTR diproyeksikan akan memasok total 152 unit bus listrik dari total armada bus listrik yang beroperasi untuk Transjakarta. Jumlah ini setara dengan sekitar 30% dari armada bus listrik Transjakarta, yang mana Perseroan masuk 3 besar pemasok bus listrik bagi Transjakarta.

Dengan fondasi teknologi yang semakin kuat serta pemahaman pasar yang lebih mendalam, VKTR berkomitmen untuk mengakselerasi transisi segmen EV dari investment phase menuju sustainable profitability melalui disiplin operasional, pengoptimalan utilisasi kapasitas produksi, dan efisiensi biaya untuk memperbaiki struktur margin. Sejalan dengan itu, VKTR akan mengokohkan posisi sebagai pionir kendaraan listrik komersial, re-balancing portofolio produk dari bus ke truk untuk mengakselerasi diversifikasi pendapatan dan menjangkau pasar kendaraan komersial yang lebih besar. Dengan dukungan teknologi dari OEM global dan penyediaan solusi mobilitas listrik yang komprehensif bagi pelanggan, VKTR siap membangun ekosistem EV yang terintegrasi untuk memperluas kontribusi terhadap transformasi mobilitas Indonesia.

Pencegahan Emisi
Tidak hanya menghadirkan produk yang andal, setiap unit kendaraan listrik VKTR dirancang sebagai solusi mobilitas yang inovatif dalam mendukung upaya pengurangan emisi bagi seluruh pemangku kepentingan. Hingga akhir Desember 2025, Perseroan mencatatkan capaian yang positif dalam kontribusi penurunan emisi melalui implementasi produk kendaraan listrik di berbagai lini produk. Berdasarkan kalkulasi internal Perseroan, armada bus listrik yang telah beroperasi mencatatkan total jarak tempuh sekitar 14,8 juta km. Dengan pencapaian tersebut, penggunaan bus listrik VKTR diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga 13 ribu ton CO₂, yang setara dengan penanaman ~600 ribu pohon.

Roadmap Industrialisasi Lokal
Pada Februari 2026, Perseroan memperoleh sertifikasi TKDN lebih dari 40% dari Kementerian Perindustrian untuk bus listrik 8 meter. Capaian ini memperkuat posisi Perseroan sebagai pionir dalam perakitan kendaraan listrik nasional yang mengunggulkan lokalisasi. Sejak 2024, VKTR menjadi satu-satunya pemasok bus listrik berbasis CKD di Indonesia yang telah mencapai TKDN lebih dari 40% untuk lini produk bus 12 meter untuk Transjakarta. 

Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan tingkat lokalisasi produksi, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah, mendorong transfer teknologi, serta memperluas penyerapan tenaga kerja nasional, di mana jumlah tenaga kerja outsource di pabrik VKTS Perseroan tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Rekognisi dan Prestasi 
Sepanjang tahun 2025, Perseroan juga berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan atas kinerja dan pertumbuhan bisnis yang stabil, di antaranya Best Public Company Awards 2025 dari media Warta Ekonomi. Perseroan dinobatkan sebagai The Fastest Growing New Public Company 2025 in Auto Component Products Industry for Precious Earning Performances. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, PT VKTR Sakti Industries juga mendapatkan penghargaan dari Bupati Magelang sebagai perusahaan dengan capaian realisasi investasi tertinggi berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal di Kabupaten Magelang tahun 2025. 

Anak-anak usaha Perseroan, yaitu PT Bakrie Autoparts (BA), PT Braja Mukti Cakra (BMC), dan PT Bina Usaha Mandiri Mizusawa (BUMM) juga mendapatkan sejumlah penghargaan di tahun 2025 dari berbagai perusahaan rekanan ternama seperti PT Hino Motors Manufacturing Indonesia dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia serta instansi-instansi pemerintah, termasuk Menteri Lingkungan Hidup atas kinerja BMC dalam pengelolaan lingkungan hidup serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi atas capaian BMC dalam penyediaan pohon sebagai dukungan program penghijauan Kota Bekasi. Di tahun yang sama, BA dan BMC juga menerima apresiasi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Permintaan Khusus John Herdman ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Duel vs Malaysia di GBK

2 Permintaan Khusus John Herdman ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Duel vs Malaysia di GBK

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan instruksi khusus kepada para penggawa Skuad Garuda menjelang laga panas kontra Malaysia pada matchday kedua ...
KPK Pantau Soal Polemik Lapas Cibinong, Ingatkan Bahaya Fasilitas Istimewa bagi Napi

KPK Pantau Soal Polemik Lapas Cibinong, Ingatkan Bahaya Fasilitas Istimewa bagi Napi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan atensi serius terhadap polemik yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 
81 Tahun KAI Bukan Cuma Cerita! Ini Sejarah Kereta Api Sumut dari Tembakau Deli 1886

81 Tahun KAI Bukan Cuma Cerita! Ini Sejarah Kereta Api Sumut dari Tembakau Deli 1886

Kereta Api Indonesia memperingati 81 tahun perjalanan perkeretaapian Indonesia pada 28 September 2026. Momentum bersejarah ini menandai pengoperasian dan
ITDC Ungkap Progres Persiapan MotoGP Mandalika 2026

ITDC Ungkap Progres Persiapan MotoGP Mandalika 2026

Apakah MotoGP Mandalika 2026 sudah siap digelar?
Aksi Skuad Timnas Republik Irlandia Tolak Jabat Tangan Para Pemain Israel dan Enggan Dengarkan Lagu Kebangsaan

Aksi Skuad Timnas Republik Irlandia Tolak Jabat Tangan Para Pemain Israel dan Enggan Dengarkan Lagu Kebangsaan

Para pemain Timnas Republik Irlandia menolak untuk berjabat tangan dengan para pemain Israel. Mereka juga memalingkan pandangan saat lagu kebangsaan Israel didengungkan.
Bakar Sampah Berujung Petaka, Dua Rumah dan Kandang Ayam di Cakung Terbakar

Bakar Sampah Berujung Petaka, Dua Rumah dan Kandang Ayam di Cakung Terbakar

Dua rumah dan kandang ayam di Pulogebang, Cakung, terbakar diduga akibat sampah kayu yang dibakar. Sebanyak 15 unit damkar dikerahkan.

Trending

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral